Terbit: 29 March 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Aloisia Permata Sari Rusli

Hampir semua orang pernah melakukan olahraga atletik, baik secara resmi atau tidak. Sebagai olahraga tertua di dunia, atletik memiliki ragam cabang olahraga yang cukup banyak. Apa saja cabang olahraga atletik? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. 

Mengenal Berbagai Cabang Olahraga Atletik dan Penjelasannya

Sejarah Atletik

Sebelum membahas macam-macam cabang olahraga atletik, perlu Anda ketahui bahwa atletik adalah olahraga yang paling tua di dunia dan dikenal sejak Olimpiade pertama pada tahun 776. Kata atletik sendiri berasal dari bahasa Yunani (athlon atau athlum) yang artinya perlombaan.

Pada tahun 1829 di acara Lughnasadh Festival Tailteann Games, beberapa cabang olahraga atletik dipertandingkan,  seperti lari dan lempar lembing. Seiring waktu, cabang olahraga atletik terus bertambah.

Sementara pada tahun 1912, bertepatan dengan Olimpiade Stockholm, didirikan induk organisasi atletik dunia yang bernama International Amateur Athletic Federation (IAAF). Kini organisasi tersebut berganti nama menjadi World Athletics.

Baca Juga: 12 Jenis Cedera Olahraga yang Umum Terjadi

Cabang Olahraga Atletik

Sebanyak 25 cabang olahraga (cabor) di bawah payung atletik dipertandingkan secara internasional. Secara garis besar cabor dibagi dalam 4 kategori yaitu lari, jalan, lempar dan lompat. Cabang olahraga atletik diantaranya adalah:

Cabor Lari

Pada cabor lari, kecepatan, ketangkasan dan ketahanan tubuh atlet sangat diuji. Cabor ini dibagi lagi dalam tiga cabang, yaitu:

  • Lari jarak pendek

Nomor lari jarak pendek dalam cabang olahraga atletik adalah 100 meter, 200 meter, dan 400 meter. Cabang ini juga disebut sprint run

  • Lari jarak menengah dan jauh

Atlet lari jarak menengah dan jauh harus bisa menempuh lintasan sepanjang 800 meter, 5.000 meter, dan 10.000 meter. Dalam nomor-nomor ini kecepatan bukan satu-satunya senjata. Ketahanan tubuh dan kekuatan mental juga sangat diuji. 

  • Lari halang rintang

Nama lainnya adalah steeplechase dan panjang lintasannya adalah 3.000 meter. Secara umum lari halang rintang juga termasuk dalam lari jarak menengah. Atlet harus melompati empat buah rintangan dalam satu putaran dan salah satunya adalah lompatan air. 

  • Lari estafet

Lari estafet atau disebut juga dengan nama relay race adalah salah satu jenis lari jarak pendek. Pada cabang ini satu grup pelari terdiri dari empat orang. 

Pelari pertama akan membawa tongkat dari garis start dan menyerahkannya pada pelari berikutnya setelah satu putaran. Begitu seterusnya hingga pelari keempat berhasil melintasi garis finish. Nomor yang dipertandingkan secara internasional adalah 4×100 meter dan 4×400 meter.

  • Lari gawang

Dalam lari gawang, seorang pelari harus berlari sekencang mungkin lalu melompati sepuluh gawang dengan ketinggian dan jarak tertentu. Atlet tidak boleh mengenai gawang karena penghalang itu akan roboh dan menghambat kecepatan larinya.

Nomor yang dipertandingkan dalam cabor ini ada tiga: 110 meter putra, 100 meter putri, dan 400 meter putra/putri.

  • Lari maraton

Lari marathon adalah cabor lari yang paling jauh jaraknya. Nama marathon terinspirasi dari legenda Pheidippides, prajurit Yunani yang berhasil menempuh perjalanan dari kota Marathon ke Athena dengan berlari tanpa henti.

Dalam cabor ini atlet yang bertanding bisa berjumlah banyak sekaligus. Jalur yang ditempuh sepanjang 42,195 km. Namun ada juga cabor marathon yang berjarak 21, 0975 km dan disebut half marathon.

Baca Juga: 13 Jenis Olahraga di Rumah agar Tubuh Tetap Sehat

Cabor Jalan

Dalam cabor jalan, nomor yang dipertandingkan adalah jalan cepat atau race walking. Pada nomor ini jarak yang ditempuh ada dua, yaitu 20 km dan 50 km. Sesuai dengan namanya, atlet yang bertanding harus berjalan secepat mungkin namun tetap sesuai peraturan, yaitu kedua telapak kaki harus selalu menyentuh tanah.

Cabor Lempar

Jika pada tiga cabor sebelumnya atlet sangat bertumpu pada kekuatan kaki, maka pada cabor lempar kekuatan tanganlah yang diutamakan. Jenis cabor lempar pada atletik adalah:

  • Lempar lembing

Pada lempar lembing, atlet menggunakan sejenis tombak berukuran tertentu untuk membantu mendorong tubuhnya ke udara. Ukuran lembing adalah 800 gram dan 2,7 meter untuk putra. Serta 600 gram dan 2,3 meter untuk putri.

  • Lempar cakram

Di cabor ini atlet harus melempar cakram logam sejauh mungkin. Berat cakram adalah 2 kg dan 22 cm untuk putra, 1 kg dan 18 cm untuk putri.

  • Lempar martil

Seperti namanya, yang dilempar adalah sebuah martil dari bola logam yang dipasangkan ke pegangan dengan kawat baja. Untuk pria bobot bola logamnya 7,26 kg, sedangkan untuk wanita 4 kg.

  • Tolak peluru

Pada tolak peluru atlet meletakkan bola besi di pundak dengan bantuan telapak tangan lalu mendorong bola tersebut sejauh mungkin. Beban peluru yang digunakan sama beratnya dengan ukuran bola logam pada lempar martil.

Cabor Lompat

Cabor ini membutuhkan kecepatan, ketangkasan, kekuatan otot kaki, serta ketangkasan atlet. Berikut adalah beberapa nomor cabor lompat dalam atletik:

  • Lompat tinggi

Cabor lompat tinggi mengandalkan kekuatan kaki untuk berlari sekencang mungkin dan melompat. Juga ketangkasan untuk mengatur titik berat tubuh dan melompati mistar. Atlet tidak boleh menjatuhkan mistar agar lompatannya sah.

  • Lompat galah

Mirip dengan lompat tinggi, pada cabor ini atlet juga harus melompat setinggi mungkin tanpa menjatuhkan mistar. Namun ada galah yang menjadi alat untuk membawa tubuh melayang ke udara. 

  • Lompat jauh

Pada lompat jauh atlet harus berlari sekencang mungkin lalu pada titik tolak meloncat sejauh mungkin lalu mendarat di atas bak pasir. 

  • Lompat jangkit

Lompat jangkit sekilas mirip dengan lompat jauh. Namun setelah berlari, atlet harus melakukan dua kali tolakan dahulu sebelum melompat dan mendarat di bak pasir. Sementara pada lompat jauh atlet hanya melakukan satu kali tolakan.

Selain cabor-cabor di atas, ada juga cabang olahraga gabungan pada atletik, di mana atlet mengumpulkan poin dari setiap jenis cabor. Misalnya decathlon yang mempertandingkan sprint 100 meter, lompat jauh, lompat tinggi, tolak peluru, lari 400 meter, lari gawang 110 meter, lompat galah, lempar lembing, dan lari 1.500 meter.

 

  1. Muhajir dan Budi Santosa. 2022. PJOK. http://repositori.kemdikbud.go.id/7033/1/buku%20siswa%20PJOK_resize.pdf. (Diakses tanggal 26 Maret 2022).
  2. Nelson, Bert. 2022. athletics. https://www.britannica.com/sports/athletics. (Diakses tanggal 26 Maret 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi