Terbit: 11 January 2023
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Aloisia Permata Sari Rusli

Terapi urine disebut-sebut mampu membantu menyehatkan kulit wajah dan mengobati masalah kulit seperti jerawat. Namun, efektifkah air kencing untuk menjaga kesehatan kulit? Simak penjelasannya berikut ini.

Terapi Urine untuk Kesehatan Kulit Wajah, Benarkah Ada Manfaatnya?

Mengenal Terapi Urine dan Cara Kerjanya

Terapi urine adalah perawatan menggunakan urine atau air kencing, baik melalui topikal (oles) maupun oral (dikonsumsi). Terapi ini sudah lama digunakan di India untuk mengobati kondisi kulit tertentu.

Setelah itu, sejarah mengungkap bahwa bangsa Mesir Kuno, Romawi, dan Yunani mulai mengenal terapi ini di abad pertengahan atau Renaisans.

Metode terapi menggunakan air kencing ini kemudian berkembang mulai abad ke-18 melalui dua konferensi yang diselenggarakan di India pada tahun 1996 dan di Jerman tahun 1999.

Baca Juga10 Cara yang Bisa Anda Lakukan untuk Meremajakan Kulit Wajah

Cara melakukan terapi urine bisa dilakukan sendiri di rumah, yaitu dengan mengoleskannya ke kulit secara langsung dengan kapas ataupun kain. Selain itu, gunakan urine di pagi hari karena kualitasnya dinilai lebih baik.

Setelah selesai mengoleskannya, tinggal seka wajah, lalu tunggu hingga benar-benar kering. Barulah bilas wajah menggunakan air.

Metode ini dianggap mampu membersihkan kulit, mengencangkan pori-pori layaknya toner, dan mengobati berbagai masalah kulit, seperti eksim, psoriasis, dan jerawat.

Selain mengoleskan ke kulit, terapi urine juga kabarnya dapat dilakukan melalui oral pada kasus yang ekstrem. Ini artinya, air kencing yang sudah dipilih bisa langsung diminum untuk memperoleh khasiatnya.

Efektifkah Terapi Urine untuk Kesehatan Kulit Wajah?

Air kencing terdiri dari 90 persen air. Tentu saja komponen yang satu ini tidak memiliki kemampuan apa pun untuk menyehatkan wajah ataupun mengobati jerawat.

Dugaan manfaat urine untuk perawatan wajah kemungkinan berasal dari kandungan urea di dalamnya. Kandungan ini merupakan humektan yang mampu menjaga kelembapan kulit.

Urine juga diduga dapat menjadi eksfolian yang mampu membantu menghilangkan sel-sel kulit mati di permukaan kulit.

Di sisi lain, air kencing bersifat asam sehingga dianggap bermanfaat untuk mengeringkan jerawat. Khasiatnya diduga serupa dengan cuka apel.

Namun, benarkah terapi urine untuk kesehatan wajah bisa diandalkan? Faktanya, tidak demikian. Para ahli bahkan meragukan bahwa metode ini ampuh untuk menjaga kesehatan kulit.

Baca JugaPerawatan Kulit dengan Cara Dermabrasi, Amankah Dilakukan?

Sebuah studi melaporkan bahwa penggunaan air kencing untuk jerawat dapat memperparah kondisi jerawat yang sudah ada.

Menurut studi tersebut, urine segar yang dioleskan ke kulit memberikan hasil yang efektif pada awalnya. Namun, setelah air kencing yang disimpan (tidak di lemari pendingin) digunakan selama beberapa bulan, terjadi perburukan pada jerawat.

Ini artinya, urine yang sudah berada di luar tubuh dalam jangka waktu yang lama dapat menjadi tempat bagi bakteri untuk berkembang biak.

Oleh karena itu, terapi ini tidak direkomendasikan untuk dilakukan, mengingat risiko infeksi bakteri yang dapat terjadi pada kulit.

Terlepas dari itu, terapi urine untuk kesehatan kulit wajah belum terbukti secara klinis. Lagi pula, kandungan urea di dalamnya tidak banyak, yakni hanya sekitar lima persen.

Itulah penjelasan mengenai terapi urine yang disebut-sebut bermanfaat untuk kesehatan kulit. Daripada menggunakan metode yang belum jelas, pilihlah perawatan kulit dan terapi yang sudah terbukti aman.

Anda juga bisa berkonsultasi kepada dokter kulit mengenai pengobatan yang sesuai bila mengalami masalah pada kulit, seperti jerawat dan eksim yang mengganggu.

 

  1. Gander, Kashmira. 2016. Urine Facials: What are They and Do They Work? https://www.independent.co.uk/life-style/urine-facials-what-are-they-do-they-work-why-do-they-exist-a7350671.html. (Diakses pada 10 Januari 2023).
  2. Palmer, Angela. 2022. Can Urine Really Clear Acne? https://www.verywellhealth.com/can-urine-clear-acne-15720. (Diakses pada 10 Januari 2023).
  3. Savica, Vincenzo, dkk. 2011. Urine Therapy Through the Centuries. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21614793/. (Diakses pada 10 Januari 2023).
  4. Torti, Christine R., dkk. 2015. Kids These Days: Urine as a Home Remedy for Acne Vulgaris? https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4633214/. (Diakses pada 10 Januari 2023).


DokterSehat | © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi