Terbit: 21 January 2020
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak hanya memberikan rasa kenyang saja. Kita juga harus memperhatikan apa saja nutrisi yang akan didapatkan. Tanpa nutrisi yang seimbang, tubuh bisa saja kekurangan vitamin dan mineral tertentu. Bahkan, seseorang bisa saja mudah sakit karena antioksidan tidak didapatkan dalam jumlah banyak.

10 Makanan Tinggi Antioksidan yang Cocok untuk Mencegah Sakit

Makanan Sehat yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Makanan yang mengandung antioksidan bermanfaat untuk mencegah radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Kalau tubuh sampai tidak memiliki pertahanan, sel di tubuh akan terganggu dan rusak. Dampaknya Anda akan mudah sakit. Berikut beberapa jenis makanan yang kaya antioksidan untuk mencegah sakit.

  1. Cokelat Hitam

Cokelat hitam adalah salah satu bahan makanan yang mengandung antioksidan yang tinggi. Cokelat hitam yang berkualitas akan memberikan cukup banyak manfaat pada tubuh seperti menurunkan risiko mengalami gangguan jantung. Selanjutnya, Anda juga bisa menurunkan inflamasi yang berbahaya, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan kolesterol baik.

Karena cokelat hitam memiliki cukup banyak manfaat, ada baiknya untuk mengonsumsinya secara rutin. Anda bisa menyeduhnya langsung dengan air hangat atau dibuat menjadi berbagai jenis minuman. Apa pun jenis minuman yang Anda buat, ada baiknya untuk tidak menggunakan gula pasir terlalu banyak.

  1. Blueberry

Blueberry mengandung cukup banyak nutrisi untuk tubuh. Kalau Anda mengonsumsinya secara rutin, kemungkinan besar tubuh akan terlindung dari berbagai bahaya seperti kolesterol buruk yang tinggi hingga tekanan darah yang cukup tinggi.

Mengonsumsi blueberry juga menyuplai cukup banyak antioksidan di tubuh, Antioksidan ini memiliki manfaat dalam menjaga daya tahan tubuh dan juga sel. Antioksidan yang masuk ke dalam tubuh juga mencegah terjadinya penuaan dini yang terjadi di kulit tubuh khususnya di bagian wajah.

  1. Stroberi

Stroberi adalah salah satu buah yang kaya akan antioksidan. Antioksidan yang sangat bermanfaat itu bernama anthocyanins. Rutin mengonsumsi stroberi dalam bentuk buah, jus, atau selai bisa membuat Anda mendapatkan cukup banyak anthocyanins yang terbukti mampu melindungi kesehatan tubuh.

Dari penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 lalu, seseorang yang diberi suplemen anthocyanins secara rutin memiliki level kolesterol baik yang tinggi. Dengan kolesterol yang terjaga dengan baik kemungkinan terjadi masalah dengan jantung bisa diminimalkan tanpa perlu mengonsumsi obat kimia.

  1. Kubis Merah atau Ungu

Kubis merah atau ungu memiliki kandungan antioksidan yang besar seperti halnya stroberi. Kandungan antioksidan ini berbentuk anthocyanins. Antioksidan ini mampu mencegah terjadinya kanker di tubuh dan juga mengatasi inflamasi yang berlebihan lalu memicu penyakit lain.

Selain dua manfaat di atas, penggunaan kubis merah atau ungu secara rutin juga menyebabkan gula darah di dalam tubuh lebih terjaga dengan baik. Kontrol pada berat badan juga lebih terjaga. Kalau Anda sedang berusaha menurunkan berat badan, olah kubis ini sebagai salad atau dibuat jus dengan buah lainnya.

  1. Kacang Polong

Kacang polong dan sejenisnya mengandung cukup banyak antioksidan seperti kaempferol. Antioksidan ini mampu menekan dan mencegah terjadinya pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh. Selain itu inflamasi juga akan dicegah sehingga gangguan di sel tubuh tidak akan terus membesar dan sulit dikendalikan.

Beberapa jenis kanker yang akan dicegah kalau Anda mengonsumsi berbagai jenis kacang polong adalah payudara, ginjal, paru-paru, dan kandung kemih. Konsumsi kacang polong dan sejenisnya secara rutin setiap hari.

  1. Raspberry

Salah satu manfaat dari raspberry yang sangat besar dan dibutuhkan oleh tubuh adalah kemampuannya dalam membantu membunuh sel kanker. Antioksidan yang terkandung di dalamnya akan membantu tubuh melawan beberapa sel tumor atau kanker berbahaya yang muncul di payudara dan beberapa bagian tubuh lainnya.

  1. Anggur Ungu dan Merah

Anggur merah dan ungu mengandung cukup banyak antioksidan yang bermanfaat serta vitamin C. Selain memiliki rasa manis asam yang nikmat, anggur juga bisa digunakan untuk mencegah terjadinya kanker di tubuh dan masalah lain yang berkaitan dengan jantung.

  1. Bayam

Bayam mengandung cukup banyak nutrisi seperti zeaxanthin dan lutein. Dua antioksidan ini bermanfaat untuk melindungi sel di tubuh dari berbagai kerusakan termasuk kerusakan dari sinar UV. Kulit akan lebih terlindungi dan kesehatan mata juga akan terjaga dan macular degeneration atau mata tua tidak terjadi.

  1. Sayuran Oranye

Sayuran dengan warna oranye atau agak kemerahan juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Selain mengandung vitamin A, sayuran jenis ini juga mengandung phytochemicals yang membantu tubuh dalam menjaga kesehatan jantung dan juga bisa mencegah terjadinya kanker.

Sayuran dengan warna oranye yang memiliki cukup banyak nutrisi terdiri dari ubi oranye, wortel, dan berbagai jenis labu kuning. Anda bisa menggunakan sayuran ini untuk membuat berbagai jenis makanan yang alami. Usahakan untuk mengolahnya dalam kondisi segar dan tidak membeli dalam bentuk kemasan jadi seperti sayur kalengan.

  1. Akar Bit

Akar bit yang memiliki warna ungu juga memberikan cukup banyak antioksidan. Kalau Anda rutin mengonsumsinya, antioksidan seperti betalains akan didapatkan dengan mudah. Zat aktif ini berguna untuk mencegah terjadinya kanker kolon dan masalah pencernaan lainnya.

Selain digunakan untuk mencegah terjadinya kanker, akar bit juga mengandung cukup banyak serat, zat besi, folat, dan potasium. Kandungan beberapa mineral ini akan mencegah terjadinya inflamasi yang berlebihan di dalam tubuh.

Inilah beberapa jenis makanan yang mampu menurunkan radikal bebas di dalam tubuh. Dengan mengonsumsi beberapa makanan di atas, Anda bisa dengan mudah memaksimalkan daya tahan tubuh dengan maksimal. Bahkan, Anda tidak perlu mengonsumsi suplemen makanan yang mudah didapatkan di pasaran.

 

 

Sumber:

  1. Raman, Ryan. 2018. 12 Healthy Foods High in Antioxidants. https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-antioxidants. (Diakses pada 21 Januari 2020)
  2. Fletcher, Jenna. 2019. A guide to antioxidant foods. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325873.php. (Diakses pada 21 Januari 2020)

DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi