Terbit: 27 Mei 2018 | Diperbarui: 31 Mei 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Makanan manis apa yang paling sering Anda konsumsi saat berbuka puasa? Kebanyakan makan manis yang identik dikonsumsi saat berbuka puasa tentu adalah kurma ya, namun tak sedikit pula olahan makanan manis yang dianjurkan dikonsumsi saat berbuka adalah kurma dan buah.

Mana yang Lebih Baik untuk Berbuka, Kurma, Madu atau Buah?

Kira-kira, mana nih yang lebih baik saat berbuka, antara kurma, madu atau buah?

Berbuka dengan yang manis memang merupakan ungkapan yang tepat, namun manis yang dianjurkan bukanlah makanan yang asal manis ya. Makanan manis yang dianjurkan dikonsumsi adalah manis alami dari buah atau kurma, beberapa pakar juga menganjurkan mengganti penggunaan gula saat berbuka hingga sahur dengan menggunakan madu.

Yuk, kita simak, apa saja sih keunggulan dari ketiga makanan manis tersebut

1. Kurma, tinggi kalori dan padat gizi

Kurma sudah tak bisa lepas lagi dari bulan puasa, selain merupakan makanan yang tepat untuk berbuka, kurma menjadi salah satu makanan yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.

Kurma memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi pada 2-3 buah kurma ukuran sedang, hal ini diringi dengan kandungan gula dan vitamin serta mineral yang juga ada cukup banyak pada buah kurma. Kandungan gula yang ada pada buah kurma dapat diserap dengan lebih baik karena merupakan karbohidrat kompleks yang ada pada buah.

Kurma tidak menyebabkan kadar gula menjadi naik drastis saat awal berbuka puasa, hal ini sangat baik karena energi dalam tubuh bisa segera terganti serta penyerapan gizi lain dalam kurma, seperti vitamin B dan magnesium bisa diserap maksimal oleh tubuh saat awal berbuka puasa.

Akan tetapi, konsumsi kurma secara berlebihan juga tidak dianjurkan lho. Hal ini disebabkan kandungan gula dan karbohidrat yang cukup tinggi pada buah kurma yang harus tetap dibatasi karena dapat meningkatkan risiko kegemukan hingga diabetes, sehingga konsumsi kurma sebaiknya sebanyak 3-6 buah ukuran sedang dalam satu porsinya.

2. Buah, memiliki kandungan gula alami dan yang akan vitamin dan mineral

Buah menjadi salah satu pilihan sehat yang dianjurkan dikonsumsi utnuk berbuka puasa, mengapa?

Mirip dengan kurma, buah memiliki kandungan gula alami yang bukan berasal dari karbohidrat sederhana, sehingga dapat memberikan asupan gula yang tidak meningkatkan kadar gula darah secara drastis dalam tubuh.

Selain itu, buah juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk menggantikan elektrolit dalam tubuh yang hilang setelah seharian berpuasa yang juga akan mudah diserap karena energi dalam tubuh telah tergantikan oleh kandungan gula pada buah.

Konsumsi buah untuk berbuka puasa tetap harus diwasapadai yaitu dengan menghindari buah yang terlalu asam, belum matang sempuna atau buah yang bergas. Pemilihan buah yang asam, belum matang dan bergas akan sangat mengganggu produksi asam lambung sehingga risiko muncul rasa tidak nyaman saat mengonsumsi buah saat berbuka akan meningkat.

3. Madu tinggi antioksidan

Madu cukup sering dianjurkan pada bulan puasa karena memiliki kandungan antioksidan serta mampu mengontrol kadar darah dalam tubuh.

Menggunakan madu sebagai penggganti gula pasir atau sirup lebih dianjurkan selama bulan puasa terbukti baik untuk menjaga kadar gula darah, kolesterol dan meningkatkan antioksidan dalam tubuh.

Akan tetapi, tetap perhatikan bahwa madu adalah pemanis yang kandungan gulanya sangat mudah diserap dan dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh dengan cepat jika dikonsumsi berlebihan, sehingga porsi menjadi hal penting yang diperhatikan saat mengonsumsi madu agar manfaatnya bisa kita rasakan dengan maksimal.

Lalu, mana yang paling baik diantara ketiganya?

Seperti yang telah dibahas, konsumsi ketiga makanan manis di atas memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.

Cara paling tepat agar tubuh dapat merasakan semua manfaatnya adalah dengan memvariasikan atau bergantian dalam mengonsumsi bahan makanan di atas.

Selain itu, hal paling penting adalah selalu batasi porsi.

Sebaiknya Anda tidak mengonsumsi kurma lebih dari 3-4 porsi dalam sehari, buah tidak dikonsumsi lebih dari 5 porsi, masing-masing porsi 80-100 gram buah dan madu dikonsumsi tidak lebih dari 5 sendok makan dalam satu hari, ya.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi