Terbit: 26 January 2018 | Diperbarui: 3 November 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Salah satu super food atau makanan yang mengandung nutrisi lengkap adalah telur. Di dalam telur, kita bisa mendapatkan protein, lemak, dan karbohidrat. Sayangnya, meski telur dibutuhkan oleh tubuh, mengonsumsinya secara berlebihan justru menyebabkan penyakit-penyakit ini muncul.

Jangan Makan Telur Secara Berlebihan, Penyakit Ini Bisa Muncul!

1. Batu ginjal
Mengonsumsi telur secara berlebihan setiap hari bisa menyebabkan batu ginjal. Menurut dr. Sara Elise Wijono MRes, telur mengandung purin yang bisa menghasilkan asam urat setelah mengalami metabolisme. Saat asam urat dalam tubuh naik, batu asam urat akan terbentuk di ginjal.

Untuk menghindari pembentukan batu asam urat yang merupakan salah satu batu ginjal, dr. Sara Elise Wijono MRes menyarankan untuk mengurangi konsumsi telur. Dalam satu hari, maksimal 3 butir saja.

2. Kolesterol
Telur mengandung kolesterol yang cukup tinggi. Seseorang yang jarang olahraga atau memiliki riwayat kolesterol disarankan untuk tidak mengonsumsi telur dalam jumlah banyak.

Kalau telur terus dikonsumsi setiap hari tanpa ada batasan, aliran darah bisa tersumbat dan aliran oksigen terhambat. Dampak dari penyumbatan ini adalah tubuh sering nyeri dan paling parah tubuh bisa stroke.

3. Hipertensi
Telur yang dikonsumsi secara berlebihan khusus digoreng bisa menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Saat mengonsumsi telur, lemak akan terkumpul dalam jumlah banyak. Akibatnya pembuluh darah akan sempit atau tersumbat sehingga alirannya akan terhambat.

Saat darah susah mengalir pada pembuluh, jantung akan memompa dengan lebih cepat. Akibat pompaan yang lebih cepat ini, seseorang akan mengalami pusing berlebihan, mudah marah, dan jantung akan mudah lelah sehingga kelainan yang tidak diinginkan bisa saja terjadi.

Mengonsumsi telur tidak dilarang sama sekali. Hanya saja, pembatasan harus dilakukan agar efek sampingnya tidak merugikan. Kalau Anda susah berhenti mengonsumsi telur, imbangi dengan banyak mengonsumsi sayur segar serta perbanyak olahraga.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi