Terbit: 18 Maret 2018 | Diperbarui: 7 Juni 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Apakah Anda pernah atau sedang mengalami sindrom usus iritabel? Irritabel bowel syndrome atau IBS ini ditunjukkan dengan gangguan pada pencernaan. Untuk itu penting bagi penderitanya mengetahui apa saja makanan yang baik dipilih saat mengalami IBS.

Ini Makanan yang Harus Dihindari Penderita IBS

Berdasarkan data dari Crhon’s and Colitis Foundation of American, penyebab umum IBS adalah gangguan pada pencernaan yang bisa disebabkan oleh adanya bakteri pada pencernaan.

Sebagian besar penderita IBS menyebutkan bahwa kondisi tersebut bisa diperparah dengan adanya asupan makanan yang tidak tepat.

Untuk itu, penting bagi kita mengetahui bagaimana pengaturan makan bagi penderita IBS agar kebutuhan gizi tetap terpenuhi tanpa harus memperparah kondisi penyakit.

Menurut, Meropi Kontogiani, dietitian dari Harokopia University, dalam bukunya, beberapa bahan makanan yang harus diperhatikan untuk mengatasi IBS adalah:

 

  • Mengihindari susu

 

    1. Misalnya susu, laktosa dan gula tambahan yang mungkin ditambahkan pada susu. Susu merupakan bahan makanan yang bisa menyebabkan reaksi alergi yang mungkin masih belum diketahui oleh penderita.
  • Menghindari makanan bergas

 

    1. Makanan penghasil gas akan menyebabkan pencernaan semakin tidak nyaman, contoh makanan yang bergas adalah kacang, kecambah, bawang merah, seledri, wortel, kismis, pisang dam aprikot.
  • Pilih makanan berserat yang tepat

 

    Jika penderita mengalami diare maka kurangi asupan serat, sedangkan jika penderita mengalami konstipasi maka tingkatkan asupan serat. Penderita IBS yang mengalami konstipasi dianjurkan mengonsumsi makanan berserat dari serat utuh misalnya roti gandum.

Beberapa studi menunjukkan bahwa IBS tidak selalu disebabkan oleh makanan atau alergi makanan. Namun asupan makanan tertentu bisa meningkatkan keparahan penyakit pada beberapa orang.

Untuk itu penderita IBS dianjurkan mencatat makanan apa saja yang dikonsumsinya selama minimal 3 hari, agar bisa melacak makanan apa yang mungkin menjadi pencetus kekambuhan jikia sewaktu-waktu gejala IBS muncul.

Jadi agar dapat mengontrol asupan makan penderita IBS, selain pemilihan makanan diatas, pencatatan makanan juga penting dilakukan ya.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi