Terbit: 7 October 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Kita tentu pernah melihat tips kesehatan yang menyebutkan bahwa ada baiknya kita mengonsumsi buah saat perut masih kosong. Jika kita mengonsumsinya terlalu dekat dengan waktu makan, dikhawatirkan hal ini bisa mengganggu pencernaan atau menyebabkan beberapa nutrisi tidak bisa diserap dengan baik. Hanya saja, terkadang kita tanpa sengaja justru memilih buah yang masih masam. Sebagai contoh, buah jeruk, nanas, atau mangga yang sudah terlanjur kita kupas ternyata masih memiliki rasa yang masam. Sebenarnya, apakah buah masam ini aman untuk dikonsumsi saat perut masih kosong?

Makan Buah Masam Saat Perut Kosong, Berbahayakah?

Pakar kesehatan Dr. Muhammad Suwardi menyebutkan bahwa rasa asam atau manis pada buah ternyata hanyalah terkait dengan penggolongan secara botani saja. Dalam dunia kesehatan, buah-buahan ini akan bersifat basa tatkala masuk ke dalam lambung atau setelah kita telan. Memang, buah yang masih belum matang akan memiliki rasa yang cenderung masam atau kecut sehingga kita tidak bisa benar-benar menikmatinya. Hal ini berarti, jika kita mengonsumsi buah masam saat perut masih kosong, kita tidak akan mengalami gangguan pencernaan yang parah.

Dr. Muwardi menyarankan kita untuk memilih buah yang sudah matang di pohon karena memiliki kadar fruktosa yang sudah sempurna sehingga memiliki rasa yang manis untuk dikonsumsi.

Lantas, bagaimana dengan buah yang sebenarnya belum matang di atas pohon namun kemudian dipetik dan ditempatkan di dalam tempat khusus agar matang? Dr. Muwardi menyebut buah ini tidak berbahaya untuk dikonsumsi, namun tidak memberikan nutrisi sebaik buah yang matang di atas pohon. Meskipun begitu, terdapat beberapa jenis buah yang tetap mengalami proses enzim khusus di dalamnya sehingga bisa tetap masak meski sudah dipetik dari pohonnya. Buah-buahan ini adalah apel, avokad, pisang, mangga, dan melon.

Beberapa jenis buah lain seperti anggur dan buah beri cenderung tidak mampu untuk matang dengan sendirinya setelah dipetik dari pohon. Proses enzim yang ada di dalam buah ini langsung berhenti setelah kita memetiknya dari pohon sehingga jika kita memetiknya dalam kondisi masam, maka buah ini tidak akan bisa matang.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi