Terbit: 27 December 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Tidur memiliki peran penting dalam berbagai aspek kesehatan, seperti berat badan, sistem imun, dan kerja otak. Selain itu, tidur juga berperan memengaruhi kadar gula darah tubuh. Lantas, apakah tidur setelah makan bisa menyebabkan diabetes? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa Benar Tidur Setelah Makan Bisa Sebabkan Diabetes? Ini Faktanya

Benarkah Tidur Setelah Makan Picu Diabetes?

Rasa kantuk kerap kali hadir setelah makan. Perut kenyang dan tubuh rileks membuat rasa kantuk sulit untuk dilawan. Lantas, bagaimana jika kondisi ini terjadi jelang waktu tidur? apakah Anda akan langsung merebahkan tubuh di kasur?

Jika keinginan tersebut muncul, cobalah untuk melawannya. Jika sudah menjadi kebiasaan, tidur setelah makan terutama dalam porsi besar bisa menjadi pemicu diabetes.

Tidur segera setelah makan membuat tubuh akan kehilangan kesempatan untuk membakar kalori dari makanan menjadi energi. Akibatnya, kalori ini akan disimpan sebagai cadangan energi dalam bentuk lemak. 

Selain itu, makan pada malam hari mendekati waktu tidur akan membuat ritme sirkadian dalam tubuh menjadi kacau. Ritme sirkadian ini merupakan jam internal tubuh yang mengatur siklus tidur dan bangun. Ritme yang kacau akan meningkatkan risiko diabetes dan penyakit jantung.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Tidur Setelah Makan

Sebagai pedoman umum, para ahli gizi menyarankan untuk menunggu tiga jam setelah makan jika ingin tidur. Sebagai contoh, jika Anda makan malam jam 6 sore, usahakan untuk tidak tidur sampai jam 9 malam. 

Selama waktu tunggu ini, proses pencernaan akan terjadi dan semua makanan di lambung bisa berpindah ke usus halus.

Makan mendekati waktu istirahat malam dapat mengganggu kualitas tidur. Hal ini disebabkan oleh hormon insulin yang dilepaskan untuk membantu mengubah kalori menjadi energi. Proses ini dapat mengacaukan ritme sirkadian.

Baca JugaBolehkah Penderita Diabetes Makan Pisang? Ini Aturannya

Makanan yang Boleh Dimakan Sebelum Tidur

Saat Anda merasa lapar setelah makan malam, coba untuk minum segelas air terlebih dahulu karena biasanya tubuh bisa salah menangkap sinyal haus menjadi sinyal lapar. 

Meskipun disarankan untuk tidak makan sebelum tidur, tetapi jika Anda tetap merasa lapar, Anda bisa konsumsi makanan yang rendah karbohidrat atau snack yang rendah kalori tetapi tinggi protein atau serat. 

Beberapa snack yang boleh dikonsumsi sebelum tidur, antara lain:

  • Kacang-kacangan.
  • Susu sapi hangat dan madu.
  • Selai kacang.
  • Yogurt rendah lemak dengan buah.
  • Sebutir telur.
  • Wortel mini (baby carrot).
  • Salad dari sayuran hijau dengan mentimun dan sedikit minyak dan cuka.

Selain memperhatikan waktu makan, jenis makanan dan jumlah yang dimakan juga penting untuk diperhatikan karena bisa memengaruhi kualitas tidur dan menyebabkan penumpukan lemak.

Baca Juga: Penderita Diabetes Minum Susu, Bolehkah? Cek Jawabannya di Sini

Makanan yang Perlu Dihindari Sebelum Tidur

Jika Anda ingin konsumsi snack malam, sebaiknya hindari makanan yang bisa memicu sakit perut, seperti makanan pedas dan asam. Makanan ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu kualitas tidur.

Selain itu, Anda juga perlu menghindari makanan yang mengandung karbohidrat atau gula tinggi agar tidak terjadi kenaikan berat badan. Bagi penderita diabetes, makanan ini juga akan menyebabkan kadar gula darah yang tinggi pada pagi hari setelahnya. 

Makanan yang mengandung kafein juga sebaiknya dihindari. Pasalnya, kafein akan memblokir zat kimia yang bisa membuat Anda merasakan kantuk. Kafein juga dapat membuat Anda ingin buang air kecil pada malam hari, sehingga bisa mengganggu tidur Anda. 

Beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari sebelum tidur, antara lain:

  • Es krim.
  • Permen.
  • Minuman beralkohol.
  • Kopi.
  • Teh.
  • Minuman berenergi.
  • Cokelat.

Pada akhirnya, kebiasaan tidur segera setelah makan kenyang dapat meningkatkan risiko diabetes. Oleh sebab itu, Anda perlu memberikan jarak selama 3 jam antara waktu makan terakhir dan waktu tidur. 

 

  1. Anonim. 2022. Is it Bad to Sleep After a Meal?. https://share.upmc.com/2015/11/is-it-bad-to-sleep-after-a-meal/. (Diakses pada 26 Desember 2022).
  2. Biel, Laura. 2021. How Sleep Affects Your Blood Sugar. https://www.webmd.com/diabetes/sleep-affects-blood-sugar. (Diakses pada 26 Desember 2022). 
  3. Castro, Regina M. 2021. Late-Night Eating: Ok If You Have Diabetes? https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/expert-answers/diabetes/faq-2005837. (Diakses pada 26 Desember 2022).
  4. Curley, Christopher. 2021. How Eating at Night Affects Your Health, Risk for Diabetes. https://www.healthline.com/health-news/how-eating-at-night-affects-your-health-risk-for-diabete. (Diakses pada 26 Desember 2022).
  5. Peters, Brandon. 2022. How Long to Wait Between Eating and Bed. https://www.verywellhealth.com/eating-before-bed-3014981. (Diakses pada 26 Desember 2022).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi