Terbit: 11 January 2022
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Tophi adalah kristal asam urat (monosodium urate) yang bisa menumpuk di sekitar persendian dan bagian tubuh lainnya sebagai akibat dari artritis gout yang tidak mendapatkan perawatan. Simak penjelasan mengenai tophi asam urat, selengkapnya di bawah ini.

Tophi, Komplikasi Asam Urat yang Harus Diwaspadai

Apa itu Tophi?

Tophi sering terlihat seperti pembengkakan atau benjolan pada persendian tepat di bawah kulit. Benjolan tophi terjadi ketika senyawa yang dikenal sebagai monosodium urate monohydrate atau asam urat menumpuk di sekitar sendi.

Asam urat dapat menyebabkan episode nyeri parah. Tanpa pengobatan, penyakit ini bisa menjadi kondisi kronis dan meningkatkan risiko Anda terkena tophi dan kerusakan sendi.

Keadaan ini dapat mengikis tulang dan menghancurkan tulang rawan, menyebabkan peradangan kronis yang menyakitkan dan melemahkan.

Meski bisa diatasi dengan obat asam urat, penanganan tergantung pada ukuran dan lokasi. Apabila ukurannya besar, prosedur pembedahan mungkin diperlukan. Benjolan umumnya memengaruhi 12-35 % orang dengan asam urat.

Kapan dan Mengapa Tophi Berkembang?

Pada dasarnya, tophi tidak langsung berkembang meski Anda memiliki artritis gout. Asam urat sendiri terdiri dari empat tahap, di antaranya:

  • Hiperurisemia Tanpa Gejala

Hiperurisemia adalah kondisi dimana kadar asam urat dalam darah yang berlebih tetapi tidak menimbulkan gejala

  • Artritis Gout Akut

Penumpukan asam urat (atau kristal) mulai terbentuk di persendian, kondisi ini dapat menyebabkan peradangan dan rasa sakit yang parah. Keadaan ini bisa membuat sendi terasa hangat saat disentuh (gout attack).

  • Interval Gout (Intercritical)

Ini adalah tahap tanpa gejala yang terjadi diantara serangan asam urat. Tahap ini dapat berlangsung selama beberapa hari, bulan, hingga beberapa tahun.

  • Chronic Tophaceous Gout     

Ini adalah tahap di mana tophi berkembang di persendian dan jaringan sekitarnya. Keadaan ini biasanya terjadi jika Anda tidak mengobati asam urat untuk waktu yang lama (sekitar 10 tahun atau lebih). Kondisi ini juga bisa terbentuk di telinga.

Baca Juga: 6 Sayuran Penurun Asam Urat dan Tips Menurunkan Asam Urat

Bagian Tubuh yang Sering Muncul Tophi

Asam urat biasanya dikeluarkan dari darah melalui urine. Akan tetapi, diet atau kondisi tertentu dapat membuat tubuh sulit untuk mengeluarkannya. Hal inilah yang membuat asam urat menumpuk di sekitar persendian.

Selain itu, benjolan tophi juga dapat terbentuk di salah satu bagian tubuh lain, seperti:

Sementara, jenis jaringan di mana asam urat paling sering terbentuk untuk membentuk tophi meliputi:

  • Tendon yang menghubungkan sendi dengan otot.
  • Tulang rawan di sekitar sendi.
  • Membran sinovial yang melapisi tulang rawan sendi.
  • Jaringan lunak apa pun yang ada di persendian, seperti lemak atau ligamen.
  • Bursae, kantung kecil yang menciptakan penghalang seperti bantal antara tulang dan jaringan lunak lainnya.

Keadaan ini juga dapat terbentuk di jaringan ikat yang tidak ditemukan di persendian. Beberapa lokasi tersebut antara lain:

  • Sklera, bagian berwarna putih dan keras pada bola mata.
  • Renal pyramid, bagian berbentuk segitiga dari ginjal yang terdiri dari saluran dan nefron yang membantu menyerap nutrisi sebelum melepaskan limbah sebagai urine.
  • Katup jantung, seperti aorta (namun kasus ini sangat jarang terjadi).

Pada akhirnya, asam urat harus diobati sedini mungkin untuk mencegah gejala nyeri dan komplikasi yang disebabkan oleh tophi. Bahkan, jika Anda hanya mengalami satu kali serangan asam urat dan sudah lama terjadi.

Jika dokter mendiagnosis terjadi peningkatan kadar asam urat dalam darah Anda, ikuti instruksi yang diberikan untuk menurunkan risiko mengembangkan tophi, kerusakan sendi, atau keterbatasan gerak.

 

  1. Eustice, Carol. 2021. An Overview of Tophi in Gout. https://www.verywellhealth.com/gout-tophi-tophus-what-is-it-189830. (Diakses pada 11 Januari 2022).
  2. Jewell, Tim. 2018. Why Tophi Develop and How to Remove Them. https://www.healthline.com/health/tophus. (Diakses pada 11 Januari 2022).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi