Terbit: 29 September 2021
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Tennis elbow adalah kondisi nyeri yang menyerang ketika tendon pada siku kelebihan beban, biasa akibat gerakan berulang lengan dan pergelangan tangan. Ketahui apa itu penyakit tennis elbow, gejala, penyebab, dan cara mengatasinya dalam pembahasan ini.

Tennis Elbow: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, dll

Apa Itu Tennis Elbow?

Tennis elbow adalah kondisi tendinitis atau pembengkakan pada tendon yang menyebabkan nyeri pada siku dan lengan akibat gerakan berulang pada tangan. Tendon tersebut adalah pita jaringan kerang yang menghubungkan otot lengan bawah dengan tulang. Tennis elbow menjadi penyebab utama sebagian besar orang yang datang ke dokter dengan keluhan sakit pada siku.

Gejala Tennis Elbow

Gejala tennis elbow adalah nyeri dan kelemahan pada kenop tulang di bagian luar siku. Kenop ini adalah tempat dimana tendon yang terluka terhubung dengan tulang. Rasa nyeri ini dapat menyebar ke lengan atas atau bawah.

Rasa nyeri dapat muncul ketika Anda melakukan beberapa kegiatan seperti:

  • Mengangkat benda atau beban berat.
  • Mengepalkan tangan atau menggenggam suatu benda, misalnya raket tenis.
  • Membuka pintu atau berjabat tangan.
  • Mengangkat tangan atau meluruskan pergelangan tangan.

Kapan Harus ke Dokter?

Kurangi aktivitas yang memberikan beban berlebih pada siku. Jika terasa nyeri, segera istirahatkan siku dan hentikan semua aktivitas yang membutuhkan pergerakan tangan. Lakukan perawatan mandiri seperti mengompres lokasi nyeri dengan es batu, menggunakan penyangga siku, dan mengkonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas.

Jika semua cara tersebut tidak meringankan nyeri yang menyerang siku, maka Anda harus segera menemui dokter. Dokter akan mengecek pembengkakan dan kelemahan pada siku, lalu menyarankan beberapa pemeriksaan tambahan bila ada kecurigaan kondisi yang lebih serius.

Penyebab Tennis Elbow 

Tennis elbow disebabkan oleh gerakan tangan yang konstan seperti saat melakukan gerakan olahraga atau jenis pekerjaan lain yang melibatkan banyak gerakan tangan. Pada perkembangannya, gerakan berulang itu menyebabkan beban pada siku dan lengan. 

Misalnya, saat seseorang menggenggam raket yang diayunkan dalam waktu yang panjang, itu dapat menyebabkan ketegangan otot dan memberikan banyak tekanan pada tendon. Tarikan otot yang terus menerus tersebut akhirnya menyebabkan robekan mikroskopis pada jaringan dan mengembangkan gejala tennis elbow

Baca Juga: Nyeri Leher: Gejala, Penyebab, Diagnosis, Pengobatan, dll

Faktor Risiko Tennis Elbow

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan resiko terkena tennis elbow adalah:

  • Usia. Tennis elbow dapat menyerang segala usia, namun kasusnya paling banyak ditemukan pada orang dewasa antara usia 30 hingga 50 tahun.
  • Pekerjaan. Orang-orang dengan pekerjaan yang membutuhkan gerakan lengan dan pergelangan tangan berulang secara terus menerus seperti tukang ledeng, pelukis, tukang kayu, koki, atau tukang daging.
  • Olahraga tertentu. Segala bentuk olahraga yang bertumpu pada kekuatan tangan seperti tennis, badminton, angkat beban, atau anggar.

Diagnosis Tennis Elbow

Diagnosis tennis elbow biasanya dapat dilakukan melalui pemeriksaan fisik. Dokter akan bertanya tentang aktivitas, pekerjaan, olahraga yang sering dilakukan, dan bagaimana perkembangan gejala yang dirasakan. Kemudian, dokter akan melakukan beberapa tes sederhana untuk membantu mereka membuat diagnosis yang tepat.

Misalnya, menekan lokasi tendon yang terhubung dengan tulang untuk memeriksa rasa nyeri. Posisi siku diluruskan dan pergelangan tangan ditekuk ke arah dalam. Pada penderita tennis elbow, rasa nyeri akan muncul ketika pergelangan tangan diluruskan kembali.

Pemeriksaan X-ray dan MRI terkadang dibutuhkan untuk menyingkirkan kemungkinan kondisi lain yang lebih parah seperti arthritis atau cedera sendi siku. Namun, pemeriksaan ini sangat jarang karena tanpa bantuan keduanya diagnosis tennis elbow sudah bisa dilakukan.

Cara Mengatasi Tennis Elbow

Tennis elbow adalah sebuah kondisi yang bisa sembuh dengan sendirinya. Jika siku terasa nyeri, Anda disarankan untuk berhenti melakukan pergerakan tangan yang berat selama beberapa waktu saja. 

Berbagai cara lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi atau meredakan nyeri siku tennis elbow, antara lain:

  • Perawatan di Rumah. Kompres es batu untuk meredakan nyeri dan bengkak. Para ahli menyarankan kompres es batu pada lokasi nyeri selama 20 hingga 30 menit setiap 3 sampai 4 jam sekali selama 2-3 hari sampai nyeri benar-benar hilang.
  • Penyangga siku. Untuk melindungi tendon yang nyeri atau terluka dari ketegangan lebih lanjut.
  • Obat oral. Beberapa obat sakit tennis elbow yang bisa dikonsumsi adalah obat non-steroid anti inflamasi seperti ibuprofen, naproxen, atau aspirin, untuk mengatasi nyeri dan pembengkakan. Obat-obatan tersebut dapat menyebabkan efek samping seperti perdarahan dan sariawan dan penggunaannya harus atas petunjuk dokter.
  • Terapi fisik. Melalui latihan pergerakan tangan yang bertujuan untuk mengurangi kekakuan sendi dan meningkatkan fleksibilitas. Anda juga bisa mendapatkan terapi fisik untuk menguatkan dan melenturkan otot.
  • Injeksi. Injeksi steroid atau penghilang nyeri dapat meredakan nyeri dan bengkak untuk sementara waktu, namun tidak dapat bertahan lama.
  • Operasi. Jika gejala tidak membaik setahun setelah perawatan, dokter mungkin akan menyarankan untuk operasi. Terdapat 2 prosedur operasi untuk tennis elbow, yaitu operasi terbuka dan operasi dengan artroskopi. 

Tennis elbow bisa berlangsung selama 6 bulan sampai 2 tahun, namun pemulihan kondisi secara keseluruhan membutuhkan waktu sekitar satu tahun pada setiap 9 dari 10 kasus tennis elbow yang ada.

Baca Juga: 13 Obat Nyeri Sendi di Apotek yang Efektif untuk Meredakan Gejala

Cara Mencegah Tennis Elbow

Sebagai sebuah kondisi yang bisa mereda dengan sendirinya, tennis elbow dapat dicegah dengan tidak memberikan tekanan yang terlalu berat pada otot di sekitar siku. Beberapa cara lain yang dapat dilakukan untuk mencegah tennis elbow adalah:

  • Memastikan penggunaan teknik dan peralatan yang tepat dalam olahraga atau kegiatan lain yang banyak menggunakan tangan.
  • Melakukan latihan fisik yang dapat menjaga kekuatan dan fleksibilitas lengan.
  • Mengompres siku dengan es setelah aktivitas fisik yang berat.
  • Mengistirahatkan siku ketika terasa nyeri saat ditekuk atau diluruskan.

Itulah pembahasan tentang apa itu Tennis elbow. Tennis elbow adalah istilah medis lain untuk kondisi nyeri dan sakit pada siku akibat gerakan dan tekanan berulang pada tangan. Bila mencurigai gejala nyeri siku dan tangan yang tidak kunjung sembuh dengan perawatan di rumah, sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

 

  1. Kraft, Sy. 2017. All you need to know about tennis elbow. https://www.medicalnewstoday.com/articles/175848. (Diakses pada 3 September 2021).
  2. Mayo Clinic. 2021. Tennis elbow. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/tennis-elbow/symptoms-causes/syc-20351987. (Diakses pada 3 September 2021).
  3. NHS. 2020. Tennis elbow. https://www.nhs.uk/conditions/tennis-elbow/. (Diakses pada 3 September 2021). (Diakses pada 3 September 2021).
  4. Web MD. 2020. Tennis Elbow (Lateral Epicondylitis). https://www.webmd.com/fitness-exercise/tennis-elbow-lateral-epicondylitis#1. (Diakses pada 3 September 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi