Terbit: 15 November 2021 | Diperbarui: 27 Desember 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Apakah peranakan turun menghambat kehamilan? Ini menjadi salah satu pertanyaan pasangan suami istri yang sudah menantikan kehadiran buah hati. Untuk jawaban selengkapnya, simak penjelasannya berikut ini!

Bisakah Hamil Lagi Walau Rahim Turun (Prolaps Rahim)?

Apa Itu Peranakan Turun?

Peranakan turun atau dalam istilah medis disebut prolaps rahim, adalah kondisi ketika otot dan jaringan di panggul melemah. Kelemahan ini memungkinkan rahim turun ke dalam vagina. Terkadang, ini keluar melalui lubang vagina. Hampir setengah dari semua wanita antara usia 50 dan 79 tahun memiliki kondisi ini.

Apakah Peranakan Turun Menghambat Kehamilan?

Wanita dengan rahim turun dapat mengalami kesulitan untuk hamil. Kebanyakan dokter spesialis dapat menjelaskan fenomena ini dengan fakta bahwa prolaps uterus dekat, pada, atau di luar pembukaan vagina.

Rahim dan vagina mengalami prolaps membuat lingkungan yang tidak bagus untuk kelangsungan hidup sperma. Hal ini karena sperma yang disimpan agak keluar ketika terkena udara akan mengering dan mati.

Penting untuk Anda ketahui, sperma dapat hidup dengan baik di tempat yang lembap dan hangat seperti bagian dalam vagina. Jika rahim keluar dari vagina biasanya banyak sperma yang disimpan didorong keluar dari vagina dan terkena udara dan akan mati. Kondisi demikian mengurangi kemungkinan untuk hamil.

Peninggian rahim memungkinkan dapat mebantu penyimpanan sperma yang lebih dalam dan ini mengoptimalkan lingkungan sehingga sperma akan berkembang hingga 5 hari.

Berapa Peluang Kesuburan jika Peranakan Turun?

Mengingat penyebab infertilitas sangat banyak dan beragam dan dapat memengaruhi baik wanita maupun pria. Tidak mungkin dokter memberitahu pasien berapa tingkat keberhasilan hamil setelah suspensi uterus.

Tidak ada yang bisa memprediksi peluang keberhasilan kesuburan. Namun jika mencurigai apakah peranakan turun menghambat kehamilan dan telah mencoba perawatan sesuatu seperti yang disarankan oleh ginekolog atau ahli endokrinologi reproduksi atau spesialis infertilitas, maka pertimbangkan untuk melakukan operasi suspensi uterus.

 

Wanita dengan Peranakan Turun bisa Melahirkan Normal atau Operasi Caesar?

Sebagian besar ahli bedah rekonstruktif akan memberitahu persalinan yang aman dan melakukan operasi caesar. Alasannya karena trauma persalinan pervaginam (persalinan normal) berpotensi membahayakan jaringan yang menopang rahim dan kemudian memiliki peluang lebih tinggi mengalami prolaps kembali dan akan memerlukan operasi lain.

Dengan melahirkan melalui operasi caesar, kemungkinan kompromi dukungan rahim berkurang dan ini mengurangi kebutuhan untuk operasi prolaps lain.

Pengobatan Peranakan Turun

Pengobatannya tergantung pada tingkat keparahan prolaps rahim. Dokter mungkin akan  merekomendasikan langkah berikut ini:

1. Perawatan mandiri

Jika prolaps rahim menyebabkan sedikit atau tanpa gejala, tindakan perawatan diri yang sederhana bisa membantu mencegah prolaps yang memburuk. Langkah-langkah perawatan mandiri, termasuk:

  • Melakukan latihan kegel untuk memperkuat otot panggul.
  • Menurunkan berat badan.
  • Mengobati sembelit.

2. Alat pencegah kehamilan

Vaginal pessary adalah cincin plastik atau karet yang dimasukkan ke dalam vagina untuk menopang jaringan yang menonjol. Alat ini harus dilepas secara teratur untuk dibersihkan.

3. Operasi

Dokter mungkin merekomendasikan operasi untuk memperbaiki prolaps rahim. Minimal invasif (pembedahan minimal sayatan atau nyeri) seperti laparoskopi atau operasi vagina mungkin menjadi pilihan.

Operasi dapat melibatkan prosedur berikut:

  • Perbaikan jaringan dasar panggul yang melemah. Operasi ini biasanya dilakukan melalui vagina tetapi terkadang melalui perut. Dokter bedah mungkin akan mencangkokkan jaringan pasien itu sendiri, jaringan donor, atau bahan sintetis ke struktur dasar panggul yang lemah untuk menopang organ panggul.
  • Pengangkatan rahim (histerektomi). Histerektomi mungkin dianjurkan untuk prolaps rahim dalam kasus tertentu. Prosedur ini biasanya sangat aman, tetapi dengan tindakan operasi apa pun mungkin menimbulkan risiko komplikasi.

 

Cara Mencegah Prolaps Rahim

Tidak ada cara yang pasti untuk mencegah prolaps rahim. Namun, berikut ini langkah-langkah yang dapat membantu menurunkan risiko:

  • Menurunkan berat badan, jika memiliki kelebihan berat badan (obesitas).
  • Menjalani diet tinggi serat dan cairan untuk mencegah sembelit dan mengejan.
  • Hindari mengangkat benda berat.
  • Berhenti merokok, jika seorang perokok.
  • Mencari pengobatan segera untuk batuk kronis, yang dapat memberi tekanan berlebih pada organ panggul.
  • Melakukan latihan kegel untuk memperkuat otot dasar panggul.

Langkah-langkah ini juga dapat membantu jika wanita sudah mengalami prolaps rahim.

Itulah pembahasan tentang bisakah hamil lagi walau rahim turun. Segera temui dokter ketika gejala pertama kali mulai mengganggu. Sebaiknya jangan menunggu sampai ketidaknyamanan ini menjadi parah. Pemeriksaan panggul secara teratur bisa membantu mendeteksi prolaps rahim pada tahap awal.

 

  1. Anonim. Tanpa Tahun. Uterine Prolapse. hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/uterine-prolapse (Diakses pada 15 November 2021)
  2. Anonim. Tanpa Tahun. Prolapse and Infertility. https://www.miklosandmoore.com/prolapse-and-infertility/ (Diakses pada 15 November 2021)
  3. Mayo Clinic Staff. 2020. Uterine prolapse. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/uterine-prolapse/symptoms-causes/syc-20353458 (Diakses pada 15 November 2021)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi