Terbit: 13 Desember 2020 | Diperbarui: 28 Oktober 2021
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Ticagrelor adalah obat golongan antiplatelet yang berfungsi sebagai pengencer darah. Ketahui lebih lanjut mengenai obat ini mulai dari fungsi, efek samping, hingga dosis pemakaiannya.

Ticagrelor: Fungsi, Efek Samping, Dosis, dll

Rangkuman Informasi Obat Ticagrelor

 Nama obat  Ticagrelor
 Golongan obat  Antiplatelet
 Kategori obat  Obat keras
 Tingkat keamanan obat bagi ibu hamil dan menyusui menurut FDA  C
 Fungsi obat  Mengencerkan darah
 Kontraindikasi obat
  • Hipersensitivitas kandungan obat
  • Riwayat perdarahan intrakranial
  • Gangguan fungsi hati (liver)
 Dosis obat  Dewasa: 180 mg, diminum 1 kali per hari (Diminum bersama dengan aspirin)
 Sediaan obat  Tablet

 

Ticagrelor Obat Apa?

Ticagrelor adalah obat golongan antiplatelet. Obat ini digunakan bersama dengan aspirin dosis rendah untuk membantu mencegah serangan jantung dan stroke pada orang dengan riwayat penyakit jantung, stroke, atau jika memiliki faktor risiko dua penyakit kardiovaskular tersebut (misalnya menderita diabetes atau riwayat serangan iskemik sementara). Obat ini juga dapat mencegah pembekuan darah setelah operasi jantung tertentu (seperti pemasangan stent).

Sebagai obat antiplatelet, ticagrelor bekerja dengan cara memblokir platelet agar tidak saling menempel dan mencegahnya membentuk gumpalan yang berbahaya. Dengan mekanisme kerja tersebut, darah akan mengalir dengan lancar di tubuh Anda.

Fungsi Obat Ticagrelor

Obat ticagrelor memiliki fungsi yakni mengencerkan darah pada kasus serangan jantung maupun stroke. Pastikan untuk menggunakan obat ini sesuai dengan peruntukannya. Penggunaan obat yang tidak sesuai dapat menurunkan efektivitas obat atau bahkan berujung pada reaksi tubuh yang bisa saja berbahaya.

Peringatan dan Perhatian Obat Ticagrelor

Dalam menggunakan obat ticagrelor, ada sejumlah hal penting yang perlu Anda ketahui dan pahami.

1. Kontraindikasi Obat Ticagrelor

Penggunaan obat tidak disarankan pada orang-orang dengan kondisi tertentu. Pasalnya, hal ini dikhawatirkan akan menurunkan efektivitas obat atau bahkan menimbulkan reaksi-reaksi yang bisa saja membahayakan tubuh. Kondisi yang dimaksud meliputi:

  • Hipersensitivitas kandungan obat
  • Riwayat perdarahan intrakranial
  • Gangguan fungsi hati (liver)

Sementara itu, penggunaan obat harus mendapat izin dari dokter apabila mengalami kondisi-kondisi berikut ini:

  • Gangguan perdarahan
  • Bradikardia
  • Riwayat asma
  • Arthritis
  • Hamil dan menyusui

Sebaiknya tanyakan terlebih dahulu pada apoteker maupun dokter sebelum menggunakan obat ini apabila Anda memiliki salah satu dari kondisi-kondisi di atas.

2. Peringatan dan Perhatian Obat Ticagrelor Lainnya

Sementara itu, peringatan dan perhatian lainnya yang harus diketahui sebelum mengonsumsi obat ini adalah sebagai berikut:

  • Jangan menggunakan obat apabila Anda juga sedang menggunakan obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini.
  • Hentikan penggunaan obat untuk sementara waktu jika dirasa mengalami sejumlah efek samping seperti nyeri dada, ruam, dan reaksi hipersensitivitas berupa angioedema.
  • Beri tahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi obat, atau memiliki riwayat suatu penyakit.

Apakah Obat Ticagrelor Aman bagi Ibu Hamil dan Menyusui?

Menurut United States Food and Drug Administration (US FDA), obat ini masuk ke dalam kategori C untuk tingkat keamanan penggunaan bagi wanita hamil dan menyusui. Kategori C merujuk pada jenis obat-obatan yang setelah dilakukan uji klinis terhadap hewan, terbukti berbahaya. Akan tetapi, belum ada studi terkontrol terhadap manusia. Oleh sebab itu, penggunaan obat pada wanita hamil dan menyusui harus mendapat persetujuan dan pemantauan dari dokter.

Interaksi Obat Ticagrelor

Obat ini akan berinteraksi dengan sejumlah jenis obat-obatan tertentu. Interaksi yang terjadi berdampak pada menurunnya efektivitas kinerja obat maupun menimbulkan reaksi-reaksi tertentu pada tubuh. Obat-obatan yang berinteraksi dengan ticagrelor adalah sebagai berikut:

  • Rifampicin
  • Phenytoin
  • Carbamazepine
  • Phenobarbital
  • Ciclosporin
  • Cisapride
  • Simvastatin
  • Lovastatin
  • Ketoconazole
  • Clarithromycin
  • Ritonavir
  • Atazanavir
  • Nefazodone

Selain obat-obatan tersebut, mungkin masih ada jenis obat lainnya yang akan berinteraksi dengan obat ini. Sampaikan pada apoteker atau dokter apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan tersebut maupun obat-obatan lainnya agar bisa mencarikan alternatif obat pengganti yang lebih aman untuk dikonsumsi.

Efek Samping Obat Ticagrelor

Obat ini dapat menimbulkan efek samping walaupun jarang terjadi. Efek samping obat tersebut terjadi pada kulit, yakni sebagai berikut:

  • Sakit kepala
  • Kepala pusing
  • Batuk
  • Mual
  • Nyeri dada
  • Nyeri punggung
  • Diare
  • Tekanan darah rendah (hipotensi)
  • Kelelahan
  • Ruam kulit
  • Pruritus
  • Gangguan pencernaan
  • Angioedema

Gejala efek samping biasanya akan mereda setelah beberapa saat. Anda sebaiknya segera mengunjungi dokter apabila gejala yang terasa tak kunjung mereda setelah beberapa lama.

Dokter akan menentukan apakah kemunculan gejala tersebut terkait dengan penggunaan obat atau bukan. Jika ya, dokter bisa menyarankan Anda untuk menghentikan penggunaan obat dan mencarikan obat alternatif yang lebih aman untuk dikonsumsi.

Dosis Obat Ticagrelor

Obat ini masuk ke dalam kategori obat keras. Penggunaan obat HARUS dengan resep dokter. Namun, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu mengenai penggunaan obat dengan apoteker sebelum membelinya.

Berikut ini adalah informasi mengenai aturan dosis obat yang perlu Anda ketahui.

1. Dalam Bentuk Apa Obat Ticagrelor Tersedia?

Obat ini tersedia dalam bentuk tablet oral. Obat tersedia di apotek dan toko obat.

2. Dosis Obat Ticagrelor

Berikut adalah dosis umum obat ini untuk mencegah komplikasi serangan jantung maupun stroke:

  • Dewasa: 180 mg, diminum 1 kali per hari (Diminum bersama dengan aspirin).

Pastikan untuk mengonsumsi obat sesuai dengan dosis yang ditetapkan oleh dokter. Penggunaan obat yang tidak sesuai dosis bisa saja menimbulkan reaksi tubuh yang berbahaya.

Cara Pemakaian Obat Ticagrelor

Gunakan obat dengan benar agar efektivitasnya terasa, pun menghindari hal-hal seperti overdosis yang bisa membahayakan tubuh. Berikut ini adalah petunjuk atau cara pakai obat yang perlu Anda ketahui dan pahami:

  • Pastikan obat dalam keadaan baik dari segi kemasan maupun fisik obat itu sendiri.
  • Minumlah obat sesuai dengan dosis.
  • Gunakan obat ini secara teratur, yakni di rentang waktu yang sama setiap harinya yakni setiap 24 jam sekali (untuk dosis 1 kali sehari). Tentukan jadwal penggunaan obat dan lakukan setiap hari secara konsisten.
  • Apabila lupa menggunakan obat sesuai jadwal, segera gunakan ketika ingat (berlaku jika jarak dengan jadwal pemakaian obat selanjutnya masih jauh, misalnya 20 jam lagi). Hindari pemakaian obat melampaui dosis sebagai pengganti jadwal yang terlewat.
  • Jika dalam kurun waktu beberapa minggu kondisi Anda tidak juga membaik, segera periksakan diri Anda ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mencari tahu penyebabnya.

 Petunjuk Penyimpanan Obat Ticagrelor

Simpan obat ini pada tempat yang benar untuk agar kualitas obat tetap terjaga. Berikut adalah petunjuk penyimpanan obat yang perlu Anda terapkan:

  • Simpan obat pada tempat bersuhu 25 derajat celcius.
  • Hindari menyimpan obat pada tempat lembap.
  • Hindari menyimpan obat pada tempat yang terpapar sinar matahari langsung.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  • Obat ini memiliki masa kedaluwarsa. Segera buang obat apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa.

 

  1. Ticagrelor. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-156513/ticagrelor-oral/details (accessed on 13 December 2020)
  2. Ticagrelor. https://www.mims.com/philippines/drug/info/ticagrelor?mtype=generic (accessed on 13 December 2020)
  3. Ticagrelor. https://www.drugs.com/cdi/ticagrelor.html (accessed on 13 December 2020)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi