Terbit: 2 April 2025 | Diperbarui: 27 March 2025
Ditulis oleh: Mutia Isni Rahayu | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Katergi adalah obat antihistamin yang digunakan untuk mengatasi reaksi alergi. Selengkapnya kenali obat ini mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya dalam ulasan di bawah ini!

Katergi: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Katergi

Nama Obat Katergi
Kandungan Obat Mebhydrolin
Kelas Terapi Obat Antihistamin
Kategori Obat keras (harus menggunakan resep dokter)
Tingkat keamanan untuk wanita hamil dan ibu menyusui Wanita hamil dan ibu menyusui harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dulu sebelum menggunakan obat Katergi.
Manfaat Obat Mengatasi reaksi alergi
Kontraindikasi
  • Serangan asma akut
  • Bayi prematur
Sediaan Obat Tablet/kaplet
Harga obat Rp38.000/boks 

 

Katergi Obat Apa?

Katergi adalah obat yang digunakan untuk mengobati gejala alergi, termasuk ruam yang gatal, hidung berair, mata merah, hidung tersumbat dan sesak napas. 

Obat Katergi memiliki kandungan bahan aktif mebhydrolin atau mebhidrolin napadisilat. Obat ini masuk ke dalam golongan obat antihistamin. Obat ini bekerja dengan cara menghambat senyawa histamin yang memicu timbulnya reaksi alergi.

Manfaat Obat Katergi

Berdasarkan cara kerjanya, obat ini secara umum digunakan untuk membantu mengatasi gejala alergi seperti:

  • Rhinitis alergi yang ditandai dengan gejala pilek, mata gatal, bersin, dan tekanan pada sinus.
  • Urtikaria atau biduran merupakan reaksi pada kulit yang ditandai dengan ruam kemerahan, bentol-bentol, atau papula yang gatal.

Dosis Obat Katergi

Obat ini hadir dalam bentuk tablet dan setiap tabletnya mengandung sebanyak 50 mg mebhidrolin napadisilat. Berikut adalah dosis obat Katergi yang disarankan:

  • Dewasa: 100-300 mg per hari atau 1-2 tablet diberikan 3 kali sehari.
  • Anak usia di atas 2 tahun: 50-100 mg per hari atau 1-2 tablet per hari, diberikan dalam dosis terbagi.
  • Anak usia 2-5 tahun: 50-150 mg per hari, diberikan dalam dosis terbagi.
  • Anak usia di 5-10 tahun: 100-200 mg per hari, diberikan dalam dosis terbagi.
  • Anak usia di atas 10 tahun: sama seperti dosis dewasa.

Dosis di atas adalah aturan dosis yang lazim diberikan. Mungkin dosis obat dapat berubah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasien. Jadi jangan pernah mengganti dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelumnya.

Petunjuk Penggunaan Obat Katergi

Obat Katergi harus digunakan sesuai resep dokter atau sesuai dengan petunjuk penggunaannya. Berikut adalah aturan minum dan penggunaan obat Katergi yang benar:

  • Konsumsi obat ini dengan segelas air setelah makan.
  • Gunakan obat ini sesuai dengan dosis yang sesuai dengan petunjuk penggunaan dari dokter.
  • Gunakan obat ini pada waktu yang sama setiap harinya agar dosis tidak terlewat. Jika dosis terlewat, segera konsumsi obat saat ingat. Namun jika lebih dekat dengan dosis selanjutnya, maka cukup konsumsi dosis selanjutnya saja dan jangan pernah menggandakan dosis.
  • Jika tidak sengaja mengonsumsi obat ini melebihi dosis yang disarankan, segera konsultasikan ke dokter.
  • Jangan berbagi katergi dengan orang lain, meskipun mereka memiliki kondisi yang sama dengan Anda.

Petunjuk Penyimpanan Obat Katergi

Simpan obat di tempat yang benar agar kinerja obat tetap terjaga dan melindungi obat dari kerusakan. Berikut adalah petunjuk penyimpanan obat ini yang harus diperhatikan:

  • Simpan obat ini pada ruang dengan suhu di bawah 25°C.
  • Simpan obat ini di tempat kering dan hindari tempat lembap, serta jangan simpan obat ini di kamar mandi.
  • Simpan obat di dalam kotak P3K khusus atau wadah tertutup rapat.
  • Hindari obat dari paparan cahaya atau sinar matahari langsung.
  • Simpan obat dalam kemasan aslinya agar mudah mengecek tanggal kedaluwarsanya.
  • Hindari obat dari pandangan atau jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Efek Samping Obat Katergi

Obat Katergi dapat menimbulkan efek samping ringan hingga sedang seperti obat-obatan lain pada umumnya. Berikut ini adalah efek samping Katergi yang mungkin terjadi, meliputi:

  • Sakit kepala
  • Gangguan psikomotorik
  • Mulut kering
  • Sekresi saluran pernapasan menebal
  • Penglihatan kabur
  • Kesulitan atau retensi urine
  • Peningkatan refluks lambung
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Nyeri ulu hati
  • Kelainan darah
  • Kejang
  • Berkeringat
  • Mialgia
  • Kesemutan
  • Tremor
  • Gangguan tidur
  • Depresi
  • Kebingungan
  • Tinnitus (telinga berdering)
  • Hipotensi
  • Kerontokan rambut
  • Reaksi alergi

Daftar efek samping di atas tidak selalu terjadi. Gejala efek samping ringan biasanya akan hilang dengan sendirinya saat penggunaan obat dihentikan.

Efek samping ini juga mungkin terjadi akibat penggunaan obat berlebihan, interaksi obat, penggunaan jangka panjang, atau karena kondisi tertentu dari setiap pasien.

Jika Anda merasakan gejala efek samping berat atau reaksi alergi dari penggunaan obat ini, maka sebaiknya segera hentikan penggunaan obat dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Interaksi Obat Katergi

Interaksi obat merupakan reaksi yang terjadi ketika obat Katergi digunakan bersama dengan jenis obat-obatan lain tertentu tanpa resep dokter. Interaksi obat dapat menyebabkan efektivitas obat menurun dan dapat meningkatkan risiko efek samping.

Berikut adalah beberapa jenis interaksi obat yang mungkin terjadi:

  • Sedasi meningkat apabila dikonsumsi bersama dengan alkohol atau depresan SSP (sistem saraf pusat).
  • Menyebabkan efek antimuskarinik aditif apabila dikonsumsi bersama MAOI (monoamine oxidase inhibitors), atropin, atau TCA (trichloroacetic acid).
  • Dapat menutupi gejala peringatan yang disebabkan oleh agen ototoksik seperti antibiotik aminoglikosida.

Daftar obat-obatan di atas kemungkinan bukan merupakan daftar yang lengkap. Oleh karena itu, sebaiknya beri tahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi atau belakangan mengonsumsi obat-obatan tertentu baik obat resep, nonresep, vitamin, suplemen hingga produk herbal.

Mengonsumsi minuman beralkohol juga dapat menyebabkan interaksi obat, maka sebaiknya dihindari. Konsultasikan juga dengan dokter tentang jenis makanan atau minuman yang sebaiknya dihindari selama penggunaan obat ini untuk menghindari efek interaksi obat.

Peringatan dan Perhatian Obat Katergi

Obat Katergi termasuk ke dalam jenis obat keras yang berarti penggunaannya hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Selain itu hati-hati dalam penggunaan obat ini dan ikuti petunjuk dokter dengan seksama.

Berikut ini adalah beberapa hal penting yang menjadi peringatan dan perhatian selama penggunaan obat Katergi:

  • Jangan gunakan obat Katergi pada pasien yang hipersensitif pada mebhydrolin dan komponen lain yang terkandung dalam obat ini. Waspada jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap obat sejenisnya.
  • Obat Katergi tidak boleh digunakan untuk mengobati serangan asma akut. Guna menghindari hal yang tidak diinginkan, beri tahu dokter apabila Anda memiliki  asma. 
  • Jangan berikan obat ini pada bayi yang lahir prematur dan bayi baru lahir.
  • Hati-hati penggunaan obat pada penderita glaukoma sudut tertutup, retensi urine, hiperplasia prostat, hingga epilepsi.
  • Hati-hati penggunaan pada lansia karena di usia ini sering kali lebih rentan terhadap efek samping yang terjadi pada penggunaan obat tertentu.
  • Wanita hamil dan ibu menyusui harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.
  • Obat ini dapat menyebabkan rasa kantuk, maka sebaiknya jangan mengemudi atau melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan.

Harga Obat Katergi

Obat resep ini bisa Anda dapatkan di apotek dan toko obat, baik secara online maupun offline. Harga obat ini mungkin berbeda-beda tergantung pada lokasi daerah, jenis apotek, dan lainnya. Umumnya obat Katergi dijual dengan kisaran harga  Rp38.000/boks (10 strip atau 100 tablet).

Demikian ulasan lengkap mengenai Katergi, obat yang digunakan untuk mengatasi gejala alergi. Informasi kesehatan ini tidak menggantikan konsultasi langsung dengan apoteker atau dokter.

 

 

  1. Drugs. Mebhydrolin (International). https://www.drugs.com/international/mebhydrolin.html (Diakses pada 18 September 2024)
  2. MIMS. Mebhydrolin. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/mebhydrolin?mtype=generic (Diakses pada 18 September 2024)
  3. Medchemexpress. Mebhydrolin. https://www.medchemexpress.com/Mebhydrolin.html?srsltid=AfmBOoqRlVw59hSg7WfJu_v_Y0GPkctIMrkC2bWXgZvMfGJ0qGzW3MV8 (Diakses pada 18 September 2024)


DokterSehat | © 2025 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi