Terbit: 7 Mei 2020
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Ifidex adalah obat untuk mengobati berbagai indikasi terkait peradangan pada tubuh seperti gejala alergi dan gangguan kulit. Ketahui Ifidex itu obat apa, fungsi, dosis, efek samping, aturan pakai, dll.

Ifidex: Fungsi, Dosis, Aturan Penggunaan, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Ifidex

Berikut ini adalah informasi umum obat Ifidex:

Nama Obat Ifidex
Kandungan Obat Dexamethasone 0.5 mg
Kelas Obat Hormon kortikosteroid
Kategori Obat Obat resep
Manfaat Obat Mengatasi peradangan pada tubuh
Kontraindikasi Obat Infeksi jamur sistemik
Sediaan Obat Kaplet
Harga Obat Ifidex 0,5 Rp135.000/botol @100 kaplet boks

Harga obat Ifidex mungkin berbeda di setiap apotek. Anda dapat membeli obat ini di apotek atau toko obat online.

Ifidex Itu Obat Apa?

Ifidex adalah merek dagang dari obat dexamethasone. Obat ini termasuk dalam kelas obat hormon kortikosteroid untuk mengobati berbagai gejala peradangan seperti peradangan akibat reaksi alergi dan masalah kulit tertentu. Obat ini juga digunakan untuk mengatasi indikasi kolitis ulserativa, radang sendi, lupus, psoriasis, dan gangguan pernapasan.

Cara kerja obat ini adalah dengan membantu memblokir respon sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan peradangan saat sedang melawan infeksi. Kandungan dexamethasone akan membantu mencegah kerusakan tubuh akibat respon peradangan tersebut.

Selain itu, obat Ifidex juga digunakan untuk mengatasi kekurangan adrenal. Fungsi kelenjar adrenal adalah untuk mengontrol fungsi tubuh, termasuk mengelola glukosa darah, melawan infeksi, dll. Tubuh pasien yang kekurangan adrenal akan melepaskan sejumlah hormon tertentu. Kandungan dexamethasone inilah yang akan membantu menggantikan hormon-hormon yang hilang tersebut.

Merek Dagang Ifidex

Obat ini dijual dengan sebagai obat generik Dexamethasone. Merek dagang lain yang serupa dengan obat ini adalah:

  • Baycadron
  • Cendo Xitrol
  • Cortidex
  • Decadron
  • Dexamethasone
  • Dexamethasone Intensol
  • DexPak
  • Dextaf
  • Dexaharsen
  • Dexaton
  • Dextaco
  • TaperDex
  • Exitrol
  • Tobroson
  • Zema-Pak
  • ZoDex
  • Zonacort
  • Dextaco

Obat dengan kandungan dexamethasone mungkin juga dijual dengan merek dagang lain yang belum dicantumkan dalam informasi ini.

Fungsi Obat Ifidex

Peradangan adalah respon alami dari tubuh saat sistem imun sedang melawan infeksi. Respon peradangan ini umumnya berupa rasa nyeri, bengkak, dan demam.

Obat Ifidex digunakan untuk membantu meredakan respon peradangan akibat berbagai indikasi. Pasalnya, peradangan yang terlalu parah akan memicu sistem kekebalan menjadi terlalu aktif hingga mungkin merusak jaringan tubuh yang sehat.

Ketahui lebih banyak lagi Ifidex itu obat apa:

  • Mengatasi artritis reumatoid (peradangan sendi akibat sistem imun menyerang jaringan tubuh yang sehat).
  • Mengatasi psoriasis arthritis (peradangan pada penderita psoriasis).
  • Mengatasi radang sendi akibat asam urat.
  • Mengatasi peradangan akibat lupus sistemik.
  • Mengatasi peradangan pada usus besar.
  • Mengatasi peradangan pada penyakit Crohn.
  • Mengatasi peradangan akibat alergi parah.
  • Mengatasi peradangan asma bronkial.
  • Mengatasi peradangan akibat rhinitis alergi (alergi serbuk sari).
  • Mengatasi peradangan akibat dermatitis atopik dan dermatitis kontak.

Obat dengan kandungan dexamethasone juga digunakan untuk mengatasi peradangan akibat kondisi kulit kronis, seperti:

  • Dermatitis herpetiformis (penyakit autoimun pada kulit dengan gejala utama ruam kulit).
  • Pemfigus (penyakit autoimun pada kulit dengan gejala kulit melepuh).
  • Psoriasis berat.
  • Dermatitis seboroik parah.

Fungsi obat Ifidex lainnya adalah untuk mengatasi peradangan pada:

  • Uvea
  • Iris
  • Konjungtiva
  • Saraf mata

Obat ini mungkin digunakan untuk indikasi peradangan lainnya yang tidak tercantum dalam informasi ini. Bicarakan lagi dengan apoteker tentang fungsi dan penggunaan obat ini.

Peringatan Obat Ifidex

Sebelum menggunakan obat ini, harap perhatikan beberapa peringatan penting, meliputi:

  • Ikut semua petunjuk penggunaan sesuai dengan anjuran dokter atau petunjuk label obat.
  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi kandungan dexamethasone sebelumnya.
  • Beri tahu dokter bila Anda memiliki riwayat alergi obat apapun.
  • Beri tahu dokter semua riwayat medis Anda dan daftar obat yang mungkin sedang digunakan saat ini.

Konsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini apabila Anda memiliki riwayat:

  • Penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Penyakit serangan jantung atau jenis penyakit jantung lainnya.
  • Penyakit liver atau gangguan fungsi liver.
  • Penyakit diabetes.
  • Penyakit glaukoma.
  • Penyakit kelenjar tiroid atau kelenjar tiroid kurang aktif.
  • Penyakit osteoporosis.
  • Kondisi terkait kelemahan otot (disebut myasthenia gravis).
  • Penyakit tukak lambung.
  • Penyakit usus atau gangguan usus.
  • Penyakit terkait kesehatan mental.
  • Penyakit tuberkulosis (TBC).
  • Penyakit terkait pembekuan darah baik di arteri atau vena.

Selain itu, jangan menggunakan obat ini apabila Anda sedang mengalami:

  • Hamil.
  • Menyusui.
  • Merencanakan kehamilan.
  • Baru menggunakan vaksin apapun.

Gunakan obat sesuai dengan petunjuk penggunaan untuk mencegah risiko efek samping dan memaksimalkan fungsi obat untuk menyembuhkan gejala peradangan yang Anda alami.

Baca Juga: 4 Makanan yang Ampuh Cegah Inflamasi

Interaksi Obat Ifidex

Interaksi obat adalah reaksi obat saat bertemu dengan kandungan obat lainnya apabila Anda minum dua obat atau lebih di waktu yang sama, termasuk vitamin atau obat herbal lainnya. Reaksi tersebut mungkin saja melemahkan atau meningkatkan cara kerja salah satu atau kedua obat yang Anda gunakan.

Berikut ini reaksi kandungan obat dexamethasone:

  • Menurunkan konsentrasi plasma bila digunakan bersamaan dengan induser CYP3A4 (barbiturat, karbamazepin, efedrin, fenitoin, rifabutin, dan rifampisin).
  • Meningkatkan konsentrasi plasma bila digunakan bersamaan dengan inhibitor CYP3A4 (mis. erythromycin, ketoconazole, ritonavir).
  • Meningkatkan pembersihan salisilat ginjal.
  • Meningkatkan efek hipokalaemik diuretik (acetazolamide, loop, thiazide), injeksi amfoterisin B, kortikosteroid, karbenoksolon, dan agen penipisan K.
  • Meningkatkan efek antikoagulan warfarin.
  • Mengurangi efek terapi dari vaksin virus hidup.

Selain itu, obat ini mungkin akan memiliki interaksi bila digunakan bersamaan dengan obat:

  • Aspirin
  • Ativan
  • Benadryl
  • Ciprofloxacin
  • Clomid
  • Cymbalta
  • Docetaxel
  • Fentanyl
  • Hydrocodone
  • Ibuprofen
  • Keppra
  • Lasix
  • Loratadine
  • Lyrica
  • MiraLAX
  • Naproxen
  • Norco
  • Oxycodone
  • Panadol
  • Paracetamol
  • Prednisone
  • Revlimid
  • Synthroid
  • Tramadol
  • Tylenol
  • Vicodin
  • Vitamin B12
  • Vitamin C
  • Vitamin D3
  • Xanax
  • Zofran
  • Zyrtec

Disarankan untuk tidak minum dua jenis obat di waktu yang sama kecuali sesuai dengan resep dokter. Beri tahu dokter apabila Anda sedang menggunakan obat lain untuk mengurangi risiko interaksi obat.

Efek Samping Ifidex

Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin terjadi:

  • Pusing
  • Mual dan muntah
  • Penurunan jumlah urine
  • Napas berisik
  • Perubahan emosi
  • Mati rasa
  • Kesemutan
  • Denyut nadi atau detak jantung cepat
  • Gugup
  • Sesak napas
  • Penambahan berat badan
  • Sulit bicara atau berjalan
  • Bengkak pada jari atau tangan

Efek samping lain yang mungkin terjadi namun jarang, yaitu:

  • Nyeri perut
  • Nyeri punggung
  • Batuk
  • Suara serak
  • Diare
  • Mulut kering
  • Sakit mata
  • Kelelahan
  • Kedinginan
  • Kulit kering
  • Ruam kulit
  • Menstruasi tidak lancar
  • Sulit tidur

Informasi ini tidak memuat semua risiko efek samping obat dexamethasone. Efek samping lain mungkin terjadi. Segera hentikan penggunaan obat dan hubungi dokter bila efek samping parah terjadi.

Baca Juga: 25 Obat Nyeri Otot yang Bisa Anda Gunakan (Alami & Medis)

Dosis Obat Ifidex

Dosis setiap orang berbeda-beda tergantung pada:

  • Usia.
  • Jenis kelamin.
  • Tingkat keparahan penyakit.
  • Kondisi kesehatan saat ini.
  • Reaksi tubuh pada dosis pertama.

Berikut ini informasi tentang dosis obat Ifidex untuk mengatasi peradangan umum:

  • Dosis Awal: 0,02 mg hingga 0,3 mg / kg / hari ATAU 0,6 hingga 9 mg / m2 / hari secara oral dalam 3 atau 4 dosis terbagi
  • Dewasa (18 Tahun ke Atas): 0.75–9 mg setiap hari tergantung pada gejala peradangan yang sedang ditangani.
  • Anak (Di Bawah 17 Tahun): 0.02–0.3 mg/BBkg setiap hari. Dosis dibagi menjadi 3-4 kali sehari tergantung pada gejala peradangan yang sedang ditangani.
  • Lansia (65 Tahun Lebih): Dosis disesuaikan dengan gejala peradangan yang sedang ditangani dan kondisi kesehatan pasien.

Informasi ini tidak menggantikan resep dokter. Harap gunakan dosis sesuai dengan petunjuk dokter.

Cara Pakai Ifidex

Berikut ini cara pakai Ifidex:

  • Baca resep dokter atau label penggunaan obat dengan teliti.
  • Minum obat sesuai resep, tidak lebih dan tidak kurang.
  • Obat ini diminum sesudah makan.
  • Bila lupa minum obat, segera minum obat setelah Anda mengingatnya.
  • Bila saat Anda mengingatnya sudah masuk waktu ke dosis berikutnya, maka lewatkan dosis yang terlupakan dan lanjutkan minum obat seperti biasa.
  • Tetap minum obat tersebut sesuai jadwal.
  • Jangan berhenti menggunakan obat ini tiba-tiba, terutama bila Anda belum sembuh.

Apabila masih ada pertanyaan terkait penggunaan obat ini, harap hubungi dokter, apoteker, atau penyedia layananan kesehatan Anda.

Petunjuk Penyimpanan Ifidex

Menyimpan obat di tempat yang benar akan berpengaruh pada kinerja obat. Berikut ini panduan cara menyimpan obat dengan benar agar tidak rusak:

  • Paparan cahaya, panas, air dan kelembapan dapat merusak kandungan obat.
  • Simpan obat-obatan Anda di tempat yang sejuk dan kering atau di bawah suhu 30°C.
  • Gunakan jarum dan alat suntik hanya sekali dan kemudian masukkan ke dalam wadah “benda tajam” anti-tusukan.
  • Anda dapat menyimpan obat di kotak obat khusus, kotak P3K, atau laci lemari.
  • Jauhi obat dari kompor, wastafel, dan semua peralatan panas.
  • Selalu simpan obat dalam wadah aslinya.
  • Jangan membuang obat sembarangan karena akan mencemari lingkungan.
  • Selalu simpan obat Anda di luar jangkauan dan di luar jangkauan anak-anak.
  • Tanyakan apoteker Anda tentang instruksi penyimpanan spesifik.

Itulah pembahasan lengkap tentang aturan penggunaan obat Ifidex (dexamethasone) untuk mengatasi peradangan. Informasi kesehatan ini tidak menggantikan resep dokter. Harap hanya menggunakan obat ini sesuai dengan aturan dokter demi perawatan dan penyembuhan yang lebih efektif. Semoga informasi ini bermanfaat!

  1. Drugs. 2019. Dexamethasone. https://www.drugs.com/dexamethasone.html.  (Diakses pada 7 Mei 2020).
  2. MIMS. 2020. Dexamethasone. http://www.mims.com/indonesia/drug/info/dexamethasone?mtype=generic.  (Diakses pada 7 Mei 2020).
  3. University of Illinois-Chicago, Drug Information Group. 2018. Dexamethasone, Oral Tablet. https://www.healthline.com/health/dexamethasone-oral-tablet. (Diakses pada 7 Mei 2020).
  4. Stewart, Michael. 2019. Dexamethasone. https://patient.info/medicine/dexamethasone.  (Diakses pada 7 Mei 2020).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi