Finasteride merupakan obat untuk mengatasi pembesaran prostat dan kebotakan pada pria. Lebih lanjut ketahui tentang obat ini mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya dalam ulasan di bawah ini!

Rangkuman Informasi Obat Finasteride
Nama Obat | Finasteride |
Kandungan Obat | Finasteride 5 mg |
Kelas Obat | Hormon Kelamin dan 5-Alpha Reductase Inhibitor |
Kategori Obat | Obat resep |
Kategori Kehamilan dan Menyusui | Kategori X:
Penggunaan obat ini bagi ibu hamil memiliki risiko lebih besar dari manfaatnya. Bagi ibu menyusui, belum diketahui apakah obat ini terserap ke dalam ASI. |
Manfaat Obat |
|
Kontraindikasi |
|
Sediaan Obat | Tablet salut selaput dan kapsul lunak |
Harga obat | Rp100.000-Rp180.000 per strip (10 tablet) |
Finasteride Obat Apa?
Finasteride adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gejala Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau pembesaran prostat jinak dan androgenetic alopecia atau pola rambut rontok pada pria.
Obat Finasteride bekerja dengan memblokir aksi enzim yang disebut 5-alpha-reductase. Enzim ini mengubah hormon testosteron menjadi hormon lain yang menyebabkan prostat membesar. Ini akan meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh, yang menurunkan ukuran prostat. Efek obat ini hanya akan bertahan selama obat diminum.
Obat ini dapat digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan obat lain seperti alpha-blocker untuk mengobati BPH. Bagi pria yang mengalami kerontokan rambut, obat Finasteride akan meningkatkan jumlah rambut di kulit kepala namun tidak akan menambah jumlah rambut di tubuh.
Manfaat Obat Finasteride
Manfaat utama obat Finasteride adalah untuk mengobati pembesaran kelenjar prostat tingkat ringan dengan cara mencegah perkembangan ukuran prostat. Obat ini juga bermanfaat untuk mengatasi gejala penyakit Hiperplasia Prostat Ringan.
Penggunaan obat Finasteride akan mencegah penderita Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) terlalu sering buang air kecil termasuk pada malam hari atau mencegah kesulitan buang air kecil secara tiba-tiba.
Obat Finasteride dengan kandungan Finasteride 5 mg juga dapat mengobati kebotakan rambut pada pria. Obat ini mampu menghambat produksi hormon tertentu yang menyebabkan penghentian pertumbuhan rambut.
Manfaat Finasteride hanya bisa didapatkan oleh pria dewasa. Hal demikian karena obat ini merupakan bahan aktif yang masuk ke dalam kelas terapi hormon laki-laki. Kebotakan pada anak-anak atau wanita memerlukan obat dengan kandungan yang berbeda.
Dosis Obat Finasteride
Jika Anda sudah mendapatkan izin dokter untuk menggunakan Finasteride, maka ikutilah dosis yang dianjurkan dokter. Berikut ini panduan dosis obat Finasteride yang perlu Anda perhatikan:
Benign Prostatic Hyperplasia:
- Dewasa (usia 18 tahun ke atas): 5 mg tablet per hari.
- Dosis anak (usia 0–17 tahun): Dosis untuk usia ini belum diketahui. Obat ini tidak diresepkan untuk digunakan pada anak-anak.
Pola Rambut Rontok pada Pria:
- Dosis dewasa (usia 18 tahun ke atas): 1 mg per hari.
- Dosis anak (usia 0-17 tahun): Dosis untuk usia ini belum diketahui. Obat ini tidak diresepkan untuk digunakan pada anak-anak.
Petunjuk Penggunaan Obat Finasteride
Menggunakan obat ini dengan benar dapat membantu penyembuhan penyakit menjadi efektif dan optimal. Untuk itu, berikut ini petunjuk penggunaan obat ini yang perlu Anda perhatikan:
- Obat ini diminum sekali sehari dengan atau tanpa makanan.
- Minum obat ini pada waktu yang sama setiap hari.
- Ikuti petunjuk penggunaan pada label resep dengan hati-hati.
- Jangan mengonsumsi obat ini melebihi dosis atau lebih sedikit atau meminumnya lebih sering dari yang dianjurkan oleh dokter.
- Lanjutkan penggunaan Finasteride meskipun Anda sudah merasa sehat. Jangan berhenti mengonsumsi obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Petunjuk Penyimpanan Obat
Simpanlah obat ini di tempat yang benar untuk mencegah obat rusak dan menjaga kualitas obat. Berikut ini adalah petunjuk penyimpanannya:
- Simpan dalam wadahnya dan tertutup rapat.
- Simpan pada ruang bersuhu 20°C-25°C.
- Jauhkan dari pandangan atau jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
- Jauhkan dari kelembapan berlebih (bukan di kamar mandi).
- Jauhkan dari cahaya atau paparan sinar matahari langsung.
- Jangan membuang sisa obat atau obat kedaluwarsa secara sembarangan karena akan mencemari lingkungan. Tanyakanlah kepada apoteker tentang cara pembuangan obat ini.
Efek Samping Obat Finasteride
Seperti obat lain pada umumnya, obat ini dapat menyebabkan menimbulkan efek samping. Namun, obat ini tidak menyebabkan rasa kantuk.
Efek Samping yang Lebih Umum
Efek samping yang lebih umum yang mungkin dapat terjadi setelah menggunakan Finasteride meliputi:
- Penurunan gairah seks.
- Kesulitan mendapatkan atau mempertahankan ereksi.
- Gangguan ejakulasi.
- Peningkatan ukuran dan nyeri payudara.
- Ruam kulit.
Jika efek samping tersebut ringan, kemungkinan akan hilang dalam beberapa hari atau beberapa minggu. Jika gejalanya lebih parah atau tidak kunjung hilang, konsultasikan dengan dokter atau apoteker.
Efek Samping yang Serius
Segera hubungi dokter jika Anda memiliki gejala efek samping yang serius. Efek samping yang yang dimaksud sebagai berikut:
- Pembengkakan pada bibir, lidah, tenggorokan, atau wajah.
- Depresi.
- Benjolan atau nyeri di payudara.
- Keluarnya cairan dari puting.
Interaksi Obat Finasteride
Interaksi obat dapat terjadi apabila obat FInasteride digunakan secara bersamaan dengan jenis obat lain tertentu. Interaksi obat bisa memicu efektivitas obat menurun dan meningkatkan risiko terjadinya efek samping.
Informasi ini tidak memuat semua kemungkinan interaksi obat. Oleh karena itu, beri tahu dokter atau apoteker tentang semua obat yang Anda gunakan (termasuk obat resep/nonresep dan produk herbal).
Obat Finasteride dapat mengganggu tes laboratorium tertentu (seperti kadar PSA), sehingga mungkin menyebabkan hasil tes yang salah. Jadi pastikan petugas laboratorium dan semua dokter Anda mengetahui bahwa Anda menggunakan obat ini.
Peringatan dan Perhatian Obat Finasteride
Sebelum menggunakan obat ini, ada beberapa hal yang menjadi peringatan dan perhatian yang perlu Anda ketahui berikut ini:
- Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap Finasteride, obat lain, atau bahan apa pun dalam Finasteride.
- Beri tahu dokter dan apoteker tentang obat resep dan nonresep, vitamin, suplemen nutrisi, dan produk herbal yang sedang Anda konsumsi.
- Pria yang mengalami obstruksi kemih, penyakit hati, atau menderita penyakit kanker prostat harus berhati-hati dalam menggunakan obat yang mengandung Finasteride.
- Obat ini hanya untuk digunakan pada pria. Wanita, terutama mereka yang sedang atau mungkin hamil sebaiknya tidak menggunakan obat ini.
- Obat Finasteride dapat menurunkan kesuburan pada pria, termasuk penurunan hasrat seksual, masalah ejakulasi, dan ketidakmampuan untuk memiliki atau mempertahankan ereksi.
- Pasien yang menjalani terapi dengan Finasteride juga perlu menggunakan kondom terutama bila pasangan sedang hamil atau sedang program hamil. Pasalnya, kandungan Finasteride bisa memicu kecacatan pada bayi baru lahir.
Harga Obat Finasteride
Obat ini bisa Anda dapatkan di berbagai apotek dan toko obat baik secara online maupun offline. Harga obat atenolol di setiap toko obat dan apotek mungkin berbeda-beda bergantung nama dagang dan lokasi. Biasanya obat ini dijual dengan kisaran harga Rp100.000-180.000/ strip.
Setiap satu strip berisi 10 tablet. Obat ini bisa Anda peroleh dalam satuan dos di mana setiap 1 dos berisi 3 strip. Jadi kisaran harga obat Finasteride per dos adalah Rp300.000-540.000.
Demikian ulasan lengkap tentang Finasteride, obat yang digunakan untuk mengatasi mengobati gejala pembesaran prostat ringan dan mengatasi kebotakan pada pria dewasa. Informasi kesehatan ini tidak menggantikan konsultasi langsung dengan apoteker atau dokter.