Terbit: 20 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Keputihan adalah munculnya cairan putih bening kadang kehijau-hijuan dengan bau tidak sedap. Cairan ini muncul karena mekanisme perlindungan vagina. Cairan yang keluar akan membuang bakteri atau radikal bebas sehingga wanita tidak akan mengalami infeksi pada vaginanya.

Risiko Sering Keputihan pada Wanita

Selain melindungi vagina, keputihan yang terjadi secara tidak normal atau karena ada infeksi bakteri sangat berbahaya. Kalau keputihan jenis ini kerap terjadi, risiko wanita alami kanker serviks menjadi besar, berikut penjelasannya.

Keputihan abnormal tanda kanker serviks
Keputihan yang normal memberikan manfaat pada tubuh, tapi keputihan abnormal menyebabkan banyak masalah. Wanita yang kerap alami keputihan abnormal kerap alami rasa sakit pada perut, infeksi, dan rasa gatal yang sangat mengganggu. Lebih lanjut, gangguan ini juga merupakan gejala kanker serviks yang berbahaya untuk wanita.

Mengurangi risiko kanker serviks
Kanker serviks memang berbahaya untuk wanita karena bisa menurunkan fungsi seksual dan reproduksi. Meski demikian, kanker jenis ini bukan tidak mungkin untuk dihindari. Berikut beberapa cara untuk mengurangi risiko terkena kanker serviks.

1. Melakukan hubungan seksual dengan aman
Melakukan hubungan seks dengan aman menurunkan risiko vagina terkena penyakit menular. Untuk itu, hubungan seks yang berisiko tetap disarankan menggunakan kondom agar kanker serviks tidak terbentuk seiring dengan berjalannya waktu.

2. Melakukan tes Pap Smear
Tes Pap Smear akan mengetahui keadaan terkini dari vagina dan organ di dalamnya. Dengan tes ini, perubahan sekecil apa pun akan terlihat sehingga kalau ada kemungkinan terjadi kanker serviks bisa diminimalkan atau disembuhkan.

3. Melakukan vaksin HPV
Vaksin HPV akan membantu wanita memiliki antibodi yang melawan virus HPV. Wanita dengan usia 9-45 tahun disarankan untuk melakukan vaksin ini agar kehidupannya saat menikah berjalan dengan lancar dan risiko gangguan kehamilan akibat kanker serviks bisa dihindari.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi