Terbit: 24 Juni 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Apabila Anda sulit tidur dan merasa lelah ketika bangun pagi, mulai sekarang ubahlah posisi tidur. Selain bisa membuat Anda lebih segar ketika bangun pagi, posisi yang baik juga berguna untuk mengatasi masalah kesehatan. Lantas, bagaimana posisi yang terbaik? Yuk, cari tahu selengkapnya dalam artikel ini!

Ragam Posisi Tidur yang Baik, Kurangi Dengkuran hingga Heartburn

Posisi Tidur yang Baik untuk Kesehatan

Tidur adalah waktu istirahat bagi tubuh dan berperan penting bagi kesehatan secara keseluruhan. Selain waktu tidur yang ideal (biasanya selama 7-9 jam), posisi yang berbeda juga memberikan manfaat yang berbeda bagi tubuh.

Berikut berbagai pilihan posisi tidur yang baik bagi kesehatan, berikut di antaranya:

1. Posisi meringkuk

Meringkuk adalah posisi di mana tidur miring dengan kaki tertekuk seperti janin dalam kandungan. Ini adalah posisi paling populer yang memberikan manfaat untuk tubuh.

Tidak hanya bagus untuk nyeri punggung bawah atau ibu hamil, posisi meringkuk juga dapat membantu mengurangi dengkuran.

Namun, tidur meringkuk memiliki beberapa kelemahan. Oleh sebab itu, pastikan postur tubuh jangan terlalu meringkuk; karena posisi ini dapat membatasi pernapasan dalam saat tidur. Jika mengalami nyeri atau kekakuan sendi, tidur terlalu meringkuk mungkin membuat tubuh sakit di pagi hari.

2. Posisi menyamping

Tidur menyamping mirip dengan posisi meringkuk, tetapi kaki tidak menekuk ke arah tubuh. Seperti meringkuk, tidur menyamping cukup baik untuk tubuh. Selain mengurangi dengkuran, menyamping bagus untuk pencernaan dan bisa mengurangi mulas.

Terlepas dari manfaatnya, tidur menyamping mungkin tidak selalu menjadi posisi yang terbaik. Tidak hanya dapat menyebabkan kekakuan pada bahu, tetapi juga menyebabkan rahang kaku.

Tergantung dengan kondisi tubuh, tidur menyamping ke kanan maupun ke kiri sama-sama memberikan manfaat. Misalnya, tidur menyamping ke kiri bermanfaat untuk penderita GERD dan ibu hamil. Sedangkan menyamping ke kanan bagus untuk penderita gagal jantung.

3. Posisi telentang

Tidur telentang memberikan manfaat kesehatan yang paling banyak. Posisi tidur yang baik ini melindungi tulang belakang dan dapat membantu meredakan nyeri pinggul dan lutut.

Tidur telentang menggunakan gravitasi untuk menjaga tubuh tetap sejajar dengan tulang belakang. Posisi ini dapat membantu mengurangi tekanan yang tidak perlu pada punggung atau persendian. Menggunakan bantal di bawah lutut bisa membantu menopang lekukan alami punggung.

Tidur telentang juga dapat melindungi kulit wajah dari kerutan karena tidak terkena tekanan selama tidur.

Di sisi lain, tidur telentang mungkin bisa menjadi sulit bagi seseorang yang memiliki kebiasaan mendengkur atau sleep apnea. Ini juga bisa sulit bagi siapa saja memiliki sakit punggung, itulah sebabnya penting untuk memastikan posisi dengan benar.

Baca Juga: 5 Posisi Tidur yang Nyaman untuk Penderita Hernia

4. Posisi tengkurap

Meskipun tengkurap adalah posisi yang baik untuk mendengkur atau sleep apnea, manfaatnya tidak signifikan.

Bahkan, tidur tengkurap mungkin dapat menyebabkan sakit leher dan punggung. Posisi ini juga dapat menambah banyak ketegangan yang tidak perlu pada otot dan persendian, itulah sebabnya saat terbangun merasa sakit dan lelah.

Untuk menyiasatinya, taruhlah bantal di bawah perut bagian bawah untuk membantu mengurangi nyeri punggung.

5. Posisi spooning

Spooning adalah posisi menyamping ke arah pasangan. Ini adalah posisi di mana orang yang di belakang menyamping memeluk pasangan yang di depan.

Seperti posisi lainnya, posisi ini memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Adapun kelebihannya dapat merangsang pelepasan oksitosin, merupakan hormon yang meningkatkan ikatan, mengurangi stres, dan membantu tidur lebih cepat. Memeluk selama 10 menit cukup untuk memicu pelepasan oksitosin.

Sedangkan kekurangannya mungkin membuat Anda atau pasangan bangun lebih sering, karena secara tidak sadar didesak dari belakang.

6. Posisi log

Posisi log adalah tidur menyamping dengan badan lurus seperti batang pohon. Meskipun posisi ini tampaknya kaku, tetapi bagus untuk kesehatan Anda.

Tidur menyamping dengan punggung sebagian besar lurus ini membantu mengurangi sleep apnea. Posisi ini juga bisa menghilangkan sakit leher dan punggung karena tulang belakang tetap sejajar.

Cobalah taruh bantal atau selimut lipat di antara lutut untuk mengurangi tekanan pada pinggul.

Baca Juga: 4 Posisi Tidur Ibu Hamil Muda (Bumil Wajib Baca)

Posisi Tidur yang Baik untuk Masalah Kesehatan Tertentu

Bagi orang muda yang sehat, posisi tidur mungkin tidak begitu berpengaruh. Tetapi seiring bertambahnya usia dan memiliki lebih banyak masalah medis, posisi berbaring bisa menjadi sesuatu yang penting.

Berikut ini posisi tidur terbaik untuk masalah kesehatan tertentu:

1. Sakit punggung dan leher

Untuk mengurangi rasa sakit di kedua bagian tubuh ini, tidurlah dengan posisi telentang. Sementara tidur telentang akan sangat membantu untuk mengurangi nyeri punggung bawah.

Jika mengalami nyeri di tulang belakang, bereksperimenlah dengan berbagai posisi dan penggunaan bantal untuk menemukan posisi yang cocok untuk Anda.

2. Mendengkur dan sleep apnea

Obstructive sleep apnea dapat menyebabkan saluran udara kolaps ketika tidur, ini menyebabkan jeda dalam bernapas. Gangguan tidur ini sering kali berlangsung seiring dengan mendengkur.

Oleh karena itu, tidur dengan posisi menyamping atau tengkurap dapat membantu saluran udara tetap terbuka untuk mengurangi dengkuran dan mengurangi sleep apnea ringan.

3. Refluks asam dan heartburn

Jika mengalami heartburn, jangan tidur menyamping ke kanan karena dapat memperburuk gejalanya. Ini berlaku bagi orang yang memiliki penyakit gastroesophageal reflux (GERD) dan untuk orang yang mengalami heartburn karena alasan lain, seperti wanita hamil.

Sebagai solusinya, cobalah posisi menyamping ke kiri untuk mengurangi gejala dari beberapa kondisi seperti di atas.

4. Mengurangi masalah kulit wajah

Jika tidur dengan posisi menyamping atau tengkurap, mungkin Anda memiliki kerutan di wajah saat bangun tidur. Seiring waktu, posisi tersebut juga dapat menyebabkan wajah berjerawat atau menyebabkan perubahan kronis pada kulit.

Jadi, jika ingin kulit wajah terhindar dari kerutan atau jerawat, posisi tidur terbaik untuk mencegahnya adalah dengan posisi tidur telentang.

 

  1. Anonim. 2021. Sleep: What Are the Best Sleeping Positions?. https://www.onhealth.com/content/1/best_sleeping_positions_sleep. (Diakses pada 24 Juni 2022)
  2. Anonim. Choosing the Best Sleep Position. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/choosing-the-best-sleep-position. (Diakses pada 24 Juni 2022)
  3. Anonim. Best Sleeping Positions for a Good Night’s Sleep. https://www.healthline.com/health/best-sleeping-position. (Diakses pada 24 Juni 2022)
  4. Leicht, Laurel. 2021. What’s the Best Position to Sleep In?. https://www.webmd.com/sleep-disorders/best-sleep-positions. (Diakses pada 24 Juni 2022)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi