Terbit: 28 September 2022
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Hemoglobin (Hb) yang tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan, baik yang ringan hingga kondisi yang memerlukan perawatan medis. Hb yang tinggi dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Apa saja penyebab dan bagaimana cara menormal Hb yang tinggi? Simak selengkapnya di bawah ini!

9 Penyebab Hemoglobin Tinggi dan Cara Menurunkannya

Apa itu Hemoglobin Tinggi?

Jumlah hemoglobin (Hb) yang tinggi dapat menandakan kadar protein dalam sel darah merah di atas normal. Hb adalah komponen yang memberi warna merah pada darah dan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Kadar Hb dapat diketahui dengan tes darah.

Normalnya laki-laki dewasa memiliki kadar hemoglobin 13-16,5 gram (g) per desiliter (dL) dan wanita dewasa antara 12-16 g/dL.

Hemoglobin yang tinggi dapat menimbulkan gejala seperti pusing, sakit kepala, mudah memar atau berdarah, keringat berlebihan, kelelahan, pembengkakan sendi, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, dan penyakit kuning (jaundice).

Penyebab Hemoglobin Tinggi

Kadar hemoglobin yang tinggi paling sering terjadi ketika tubuh membutuhkan peningkatan kapasitas pembawa oksigen, biasanya akibat gaya hidup yang tidak sehat dan kondisi medis tertentu.

Berikut ini berbagai penyebab Hb tinggi, di antaranya:

1. Merokok

Perokok aktif berisiko mengalami peningkatan kadar hemoglobin. Hal ini terjadi akibat sel darah merah dan hemoglobin akan meningkat untuk mengimbangi tingginya kadar karbon monoksida dalam asap rokok.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa merokok terus menerus memiliki efek buruk pada parameter hematologis, misalnya hemoglobin, jumlah sel darah putih, dan volume sel rata-rata.

2. Tinggal di Dataran Tinggi

Tinggal di dataran tinggi dan produksi sel darah merah secara alami akan meningkat untuk mengimbangi pasokan oksigen yang lebih rendah.

Tekanan oksigen yang lebih rendah di dataran tinggi akan membuat tubuh membutuhkan lebih banyak hemoglobin untuk menjaga kebutuhan oksigen.

3. Polisitemia Vera

Polisitmeia vera (PV) adalah kondisi yang jarang terjadi dan biasanya disebabkan oleh perubahan gen JAK2, yang dapat menyebabkan sel sumsum tulang memproduksi terlalu banyak sel darah merah dan menyebabkan kadar hemoglobin tinggi.

Sel sumsum tulang yang terkena juga dapat berkembang menjadi sel lain yang terdapat dalam darah, yang berarti bahwa penderita PV mungkin juga memiliki jumlah trombosit dan sel darah putih yang sangat tinggi.

4. Obat-obatan

Mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat penambah hormon; paling sering eritropoietin (EPO) yang berguna merangsang produksi sel darah merah.

Anda tidak akan mendapatkan jumlah hemoglobin yang tinggi dari EPO jika memiliki penyakit ginjal kronis. Namun, doping EPO dapat menyebabkan jumlah hemoglobin yang tinggi.

5. Penyakit Paru Obstruktif Kronik

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) adalah istilah umum untuk berbagai penyakit paru-paru progresif. Bronkitis kronis dan emfisema dapat menyebabkan PPOK, ini ditandai dengan kerusakan paru-paru.

Dampak kerusakan tersebut dapat menyebabkan terganggunya pertukaran oksigen dan karbon dioksida di paru-paru. Kondisi ini membuat tubuh kekurangan oksigen dan menyebabkan tubuh membuat sel darah merah lebih banyak. Inilah yang menyebabkan kadar hemoglobin tinggi.

6. Penyakit Ginjal

Orang dengan penyakit ginjal kronis kemungkinan mengalami peningkatan kadar sel darah merah dan hemoglobin. Jenis penyakit ginjal yang menyebabkan hal ini adalah penyakit ginjal polikistik.

Pengobatan penyakit ginjal seperti transplantasi ginjal juga dapat memicu peningkatan hemoglobin. Kondisi ini dapat terjadi karena penggunaan obat erythropoietin.

7. Emfisema

Emfisema adalah masalah paru-paru yang dapat menyebabkan sesak napas. Penderita emfisema dapat mengalami kerusakam pada kantung udara di paru-paru (alveoli).

Dinding bagian dalam kantung udara melemah dan pecah seiring waktu, yang kemudian membentuk ruang udara lebih besar.

Kondisi tersebut mengurangi luas permukaan paru-paru dan menyebabkan jumlah oksigen yang mencapai aliran darah berkurang. Sebagai respons alami, tubuh akan meningkatkan kadar Hb dalam darah.

8. Penyakit Jantung Bawaan

Penyakit jantung bawaan adalah cacat lahir yang memengaruhi cara kerja normal jantung. Penyakit ini dapat berkembang sejak lahir.

Cacat jantung bawaan dapat menyebabkan gumpalan darah melewati jantung dan menuju ke otak, yang dapat mengurangi atau menghalangi suplai darah. Cacat jantung bawaan akan menyuplai lebih banyak darah ke paru-paru, menyebabkan tekanan meningkat dan hemoglobin tinggi.

9. Kanker Ginjal

Meskipun sangat jarang, kanker ginjal dapat membuat hormon yang disebut eritropoietin. Hormon ini dapat menyebabkan sumsum tulang memproduksi terlalu banyak sel darah merah.

Hitung darah lengkap akan memungkinkan dokter mengetahui jika pasien memiliki jumlah sel darah merah yang lebih tinggi dari biasanya.

Cara Menurunkan Hemoglobin Tinggi

Menurunkan kadar hemoglobin yang tinggi tergantung pada penyebabnya. Mungkin penderitanya hanya memerlukan perawatan untuk kondisi yang mendasarinya, atau mungkin memerlukan perawatan tambahan.

Hemoglobin yang tinggi, terutama pada polisitemia vera, bisanya diberikan terapi dengan flebotomi terapeutik. Terapi ini dilakukan dengan mengeluarkan satu unit darah (mirip dengan donor darah). Prosedur ini mungkin perlu dilakukan beberapa kali.

Hemoglobin tinggi juga bisa diobati menggunakan obat-obatan untuk mengurangi jumlah sel darah merah, yang akan mengurangi efek dan komplikasi dari kondisi tersebut.

Selain itu, perubahan pola makan dan gaya hidup akan membantu menurunkan hemoglobin yang tinggi. Untuk itu, penting bagi Anda untuk menjaga pola makan yang sehat.

Tidak ada rekomendasi diet khusus yang ditetapkan, tetapi ada langkah-langkah yang bisa Anda lalukan, berikut di antaranya:

  • Berhenti merokok.
  • Perbanyak minum agar tubuh tetap terhidrasi.
  • Hindari konsumsi minuman beralkohol.
  • Hindari makanan yang tinggi gula atau lemak.
  • Perbanyak makan buah, sayuran, dan protein tanpa lemak.

 

  1. Anonim. 2022. High Hemoglobin Count. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17789-high-hemoglobin-count. (Diakses pada 27 September 2022)
  2. Anonim. Diagnosis of kidney cancer. https://cancer.ca/en/cancer-information/cancer-types/kidney/diagnosis. (Diakses pada 27 September 2022)
  3. Anonim. 2020. High hemoglobin count. http://www.etranslator.ro/indonesian-english-online-translator.php. (Diakses pada 27 September 2022)
  4. Jewell, Tim. 2019. Hemoglobin (Hgb) Test Results. https://www.healthline.com/health/hgb. (Diakses pada 27 September 2022)
  5. Moawad, Heidi. 2022. High Hemoglobin Count: What It Means and How It’s Treated. https://www.verywellhealth.com/high-hemoglobin-5211560. (Diakses pada 27 September 2022)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi