Terbit: 7 Oktober 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Cara mengobati mata ikan berbagai macam, dari yang alami hingga medis. Setiap pengobatan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Mengobati Mata Ikan di Kaki Tanpa Operasi, Bisakah?

Berbagai Cara Mengatasi Mata Ikan

Pada dasarnya, munculnya mata ikan di kulit bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan karena hal tersebut merupakan reaksi alami kulit. Penebalan dan pengerasan kulit ini sering berkembang di kaki atau tangan.

Jika Anda sehat, pengobatan umumnya diperlukan untuk mengurangi ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Sedangkan, jika Anda menderita diabetes atau memiliki kondisi yang menyebabkan gangguan aliran darah ke kaki, konsultasi dengan dokter diperlukan mengenai perawatan yang tepat. Perawatan yang tidak tetap dapat menyebabkan komplikasi.

Berikut adalah berbagai perawatan mata ikan yang bisa dilakukan, di antaranya:

1. Obatan-obatan

Cara mengobati mata ikan di kaki atau bagian tubuh lainnya yang paling umum adalah menggunakan obat medis. Dokter mungkin menyarankan penggunaan patch yang mengandung 40 persen asam salisilat.

Selain itu, dokter mungkin akan menyarankan menggunakan batu apung, kikir kuku, atau ampelas kulit, untuk menghaluskan kulit mati sebelum Anda menggunakan patch yang baru. Anda juga bisa mendapatkan resep asam salisilat dalam bentuk gel untuk dioleskan ke area kulit yang menebal.

Penting untuk diketahui, jangan gunakan batu apung jika Anda menderita diabetes.

2. Menggunakan Shoe Insert

Jika Anda memiliki kelainan bentuk kaki yang mendasarinya, dokter mungkin menyarankan shoe insert yang dibuat khusus (orthotics) untuk mencegah berulangnya kondisi. Anda juga dianjurkan menggunakan sepatu dan kaus kaki yang pas dan empuk sampai mata ikan menghilang.

3. Berendam

Cara mengobati mata ikan secara alami yang mudah dilakukan adalah merendam area kulit yang menebal dan mengeras di air hangat. Hal ini dapat mempermudah untuk menghilangkan kulit yang menebal.

4. Menjaga Kelembapan Kulit

Saat Anda memiliki mata ikan, menjaga area tersebut dan sekitarnya tetap lembap adalah sesuatu yang penting. Oleskan pelembap ke kaki, tangan, atau bagian tubuh yang menebal dan mengeras untuk menjaganya tetap lembut. Gunakan losion atau krim pelembap yang mengandung bahan asam salisilat, amonium laktat, atau urea

Nah, itulah berbagai cara mengatasi mata ikan tanpa operasi yang penting untuk Anda tahu. Dalam kasus yang jarang terjadi, dokter dapat merekomendasikan operasi untuk memperbaiki keselarasan tulang yang menyebabkan gesekan dan tekanan berulang.

Sebagian besar kasus mata ikan secara bertahap akan hilang saat gesekan atau tekanan yang menyebabkannya berhenti. Namun, jika Anda tidak yakin apa yang menyebabkannya atau kulit yang mengeras menjadi sangat menyakitkan, konsultasi dengan dokter diperlukan.

Baca Juga: Mata Ikan di Tangan: Penyebab, Gejala, Pengobatan

Tips Perawatan Mata Ikan Lainnya

Selain menggunakan beberapa cara di atas, terdapat beberapa tips lain yang juga bisa Anda terapkan untuk mempercepat penyembuhan, antara lain:

  • Menggunakan bantalan. Padding membantu melindungi mata ikan dari iritasi, mengurangi rasa sakit, dan tekanan.
  • Jaga agar kuku kaki tetap rapi. Kuku kaki yang panjang dapat membuat jari-jari kaki Anda menekan bagian atas sepatu sehingga menyebabkan gesekan dan peningkatan tekanan.
  • Jika kondisi ini menyebabkan rasa sakit, cobalah untuk berikan kompres dingin pada area kulit yang mengeras dan menebal sekitar 10 menit.
  • Jangan pernah mencoba untuk memotong atau menghilangkan kulit berlebih dengan benda tajam. Melakukannya dapat menyebabkan pendarahan dan infeksi. Memotong kulit yang berlebih hanya boleh dilakukan oleh dokter.

Jika Anda memiliki diabetes, gangguan sirkulasi darah, atau rentan terhadap infeksi, jangan mencoba untuk mengobati mata ikan sendiri, penanganan harus dilakukan oleh dokter.

 

  1. Anonim. Corns and calluses. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/corns-and-calluses/diagnosis-treatment/drc-20355951. (Diakses pada 7 Oktober 2021).
  2. Anonim. Corns and Calluses. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16896-corns-and-calluses. (Diakses pada 7 Oktober 2021).
  3. Anonim. How To Treat Corns And Calluses. https://www.aad.org/public/everyday-care/injured-skin/burns/treat-corns-calluses. (Diakses pada 7 Oktober 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi