Terbit: 24 Januari 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Memiliki jantung sehat menandakan tubuh yang prima dan fit serta minim risiko penyakit berbahaya. Anda bisa mengetahui apakah tubuh sehat dari ciri-ciri jantung sehat berikut ini!

10 Tanda Jantung Sehat dan Minim Risiko Penyakit

Yakin Sudah Sehat? Ini Tanda Jantung Sehat

Jika Anda ingin menikmati hidup yang panjang umur dan tetap aktif, maka Anda harus menjaga kesehatan jantung. Semua kegiatan sepanjang hari melibatkan jantung yang sehat, mulai dari berjalan-jalan hingga melakukan olahraga.

Namun, bagaimana memastikan kesehatan jantung tetap prima? Berikut adalah tanda jantung sehat yang perlu Anda ketahui:

1. Detak Jantung yang Normal

Dalam kondisi normal atau santai, detak jantung berkisar antara 60 hingga 100 detakan per menit. Jika rajin berolahraga, seseorang dapat memiliki detak jantung yang normal, yaitu di bawah 40 detakan per menit. Tingkat ini mengindikasikan kondisi jantung yang prima.

Anda bisa memeriksa detak jantung sendiri. Seseorang dapat memeriksanya sendiri menggunakan jam tangan. Sebelumnya, beristirahatlah sekitar 10-15 menit, lalu letakkan dua jari di bagian dalam pergelangan tangan untuk merasakan denyutan pembuluh darah di sana.

Setelah mendapatkan denyutan yang jelas, ambil jam tangan Anda dan mulailah menghitung jumlah detakan selama 20 detik. Kalikan jumlahnya dengan angka tiga untuk mendapat hasil yang benar.

2. Tekanan Darah yang Normal

Tanda jantung sehat adalah tekanan darah normal, berkisar di bawah 120/80 mmHg. Angka 120 menunjukkan tekanan arteri sementara angka 80 menunjukkan tekanan pada otot jantung.

Jika berada di atas angka tersebut, artinya tekanan darah terlalu tinggi dan dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Seseorang yang berusia di bawah 60 tahun seharusnya memiliki tekanan darah maksimal 140/90 mmHg.

3. Hasil EKG yang Baik

Saat sudah berusia minimal 40 tahun, sebaiknya seseorang melakukan general check up setahun sekali. Termasuk memeriksa kondisi jantung menggunakan EKG atau ECG.

EKG atau elektrokardiogram adalah alat yang digunakan untuk menilai kondisi jantung. Pemeriksaan ini biasanya tidak tercakup di dalam pemeriksaan rutin kesehatan, namun Anda dapat memintanya secara khusus kepada dokter.

Pemeriksaan EKG sangat sederhana dan tidak sakit sama sekali. Pengukuran akan menggunakan gelombang elektronik yang disalurkan dari dada menuju jantung.

Dokter akan menempelkan elektroda di tempat-tempat tertentu pada dada, lengan atas dan kaki. Elektroda tersebut terhubung dengan kabel ke mesin EKG dan memindai kondisi kelistrikan jantung.

4. Level Energi yang Bagus

Jika jantung bekerja dengan baik, maka organ ini akan menyuplai oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh dengan baik pula. Hal ini akan membuat tubuh terasa segar, bersemangat, dan berenergi.

Level energi yang baik akan membuat Anda dapat menjalani aktivitas seharian dengan baik pula. Sebaliknya, kondisi tubuh yang cepat lelah dan rasa sakit pada dada yang berkelanjutan dapat mengindikasikan kondisi jantung yang lemah.

Jika Anda merasa kurang berenergi, mudah lelah dan sering merasa sakit, artinya jantung tidak mampu memompa darah dengan baik ke seluruh tubuh. Nutrisi dan oksigen yang sangat diperlukan tubuh pun jadi terhambat. Hal ini dapat disebabkan oleh pengerasan arteri atau tersumbatnya aliran darah.

5. Cepat Pulih dari Rasa Lelah

Kemampuan Anda untuk pulih dari rasa lelah dengan cepat menandakan ciri-ciri jantung sehat dan prima. Begitu pun jika detak jantung Anda cepat normal kembali setelah melakukan latihan intensif.

Anda dapat mengetesnya dengan  mengukur detak jantung setelah melakukan olahraga, lalu mengeceknya kembali satu menit kemudian. Jika detak jantung menurun 20 detakan atau lebih, artinya jantung dalam kondisi sehat.

6. Kesehatan Gigi dan Gusi yang Baik

Ternyata ada hubungan erat antara kesehatan organ mulut dengan kondisi jantung, terutama kesehatan gigi dan gusi. Jika terjadi infeksi bakteri pada gigi dan gusi, akan terjadi pendarahan serta peradangan.

Hal ini adalah risiko gejala awal penyakit jantung. Bakteri di mulut dapat memasuki aliran darah, terbawa hingga ke jantung, dan menyebabkan inflamasi serta penumpukan kerak di pembuluh arteri. Hal ini akan mengakibatkan risiko penyakit jantung meningkat hingga dua kali.

7. Kadar Kolesterol Rendah

Kolesterol dan kaitannya dengan masalah jantung memang telah lama diketahui. Tingkat kolesterol akan memberitahu Anda banyak hal mengenai kondisi jantung. Karenanya selalu periksa tingkat kolesterol secara teratur paling tidak lima tahun sekali.

Jika memiliki risiko lebih seperti jantung koroner, diabetes, masalah ginjal, atau tekanan darah yang tinggi, pemeriksaan harus lebih sering lagi.

Kadar total kolesterol harus berada di bawah angka 200 mg/dL, agar dapat dikatakan baik. Kadar LDL harus berada di bawah angka 100 mg/dL dan kadar HDL 60 mg/dl atau lebih tinggi.

Tanda jantung sehat adalah kadar kolesterol stabil. Kolesterol yang terlalu tinggi dapat menyumbat arteri dan menghambat peredaran darah. Artinya, risiko stroke dan penyakit kardiovaskular otomatis meningkat.

8. Napas Panjang dan Bebas dari Rasa Sesak

Jika seseorang dapat bernapas dengan normal saat berjalan kaki atau dapat menarik napas panjang saat berenang, artinya kondisi jantungnya sehat dan prima. Hal ini menunjukkan sistem kardiovaskular bekerja dengan normal, menyuplai tubuh dan paru-paru dengan oksigen yang cukup.

Sementara jika Anda jika mudah terengah-engah, dada terasa sakit dan sempit saat menarik napas panjang, hal tersebut mengindikasikan adanya masalah pada jantung. Apalagi jika ditambah dengan rasa nyeri pada dada dan rahang, maka segera periksakan jantung ke dokter ahli.

9. Pemeriksaan Glukosa Menunjukkan Hasil yang Baik

Penderita diabetes atau kadar glukosa yang tinggi dapat meningkatkan risiko mengalami kerusakan saraf dan pembuluh darah. Hal ini akan membuat seseorang rentan terkena penyakit jantung dan stroke.

Karenanya, periksa dengan teratur kadar glukosa darah, paling tidak tiga tahun sekali apalagi jika Anda berusia di atas 40 tahun.

Bila tidak memungkinkan periksa ke dokter, Anda dapat memeriksa sendiri di rumah menggunakan alat pengecek gula darah yang banyak dijual bebas. Hasil yang baik adalah 100 mg/dL atau lebih rendah untuk gula darah puasa, atau antara 100-150 mg/dL untuk gula darah non puasa.

10. Tes Tekanan Memiliki Hasil Sempurna

Seberapa baik jantung menerima tekanan dapat diukur di dokter spesialis jantung menggunakan treadmill dan mesin yang memonitor detak jantung, pernapasan, tekanan darah, EKG, dan tingkat kelelahan. Mesin ini akan menunjukkan performa jantung Anda melalui aktivitasnya memompa darah ke seluruh tubuh.

Hasil tes dikatakan baik jika tekanan darah Anda tidak terlalu rendah maupun terlalu tinggi. Tidak ada lonjakan detak jantung yang tiba-tiba, tidak terdeteksi aritmia, serta berbagai indikasi kesehatan lainnya. Jika Anda meraih hasil 80% hingga 90% maka dapat dikatakan jantung Anda dalam kondisi baik.

Demikian 10 tanda jantung sehat yang harus Anda ketahui. Jika semua ciri-ciri jantung sehat ada pada diri Anda, berarti Anda memiliki jantung yang cenderung prima. Silakan periksa kembali ke dokter untuk hasil yang lebih valid.

 

  1. Bible, Adam. 2017. 10 Surefire Signs Your Heart Is Super Strong. https://bestlifeonline.com/signs-healthy-heart/. (Diakses pada 20 Januari 2022).
  2. Integra Urgent Care. 2018. 7 Signs of a Healthy Heart. https://integrauc.com/blog/7-signs-healthy-heart/. (Diakses pada 20 Januari 2022).
  3. Sachdev, Geetika. 2021. Want to know how healthy your heart is? Keep an eye on these 5 things. https://www.healthshots.com/preventive-care/self-care/5-signs-of-a-healthy-heart/. (Diakses pada 20 Januari 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi