Terbit: 2 May 2017
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Pakar kesehatan menyebutkan bahwa golongan darah ternyata memang bisa mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Sebagai contoh, pemilik golongan darah tertentu ternyata memang memiliki resiko lebih besar untuk terkena beberapa jenis penyakit, salah satunya adalah serangan jantung.

Pemilik Golongan Darah Ini Memiliki Resiko Lebih Besar Terkena Serangan Jantung

Sebagaimana kita ketahui, serangan jantung adalah penyakit yang sangat mematikan dan bisa menyerang siapa saja. Namun, menurut sebuah hasil penelitian yang dilakukan oleh pakar kesehatan dari University Medical Center yang ada di kota Groningen, Belanda, diketahui bahwa mereka yang memiliki golongan darah A, B, dan juga AB cenderung lebih beresiko terkena serangan jantung jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki golongan darah O.

Dalam hasil penelitian yang hasilnya dipresentasikan dalam acara European Society of Cardiology ini, diketahui bahwa serangan jantung ternyata terjadi pada 15 dari seribu orang yang memiliki golongan darah A, B, dan juga AB. Sementara itu, mereka yang memiliki golongan darah O ternyata memiliki resiko yang lebih sedikit, dimana kasus serangan jantung ini hanya terjadi pada 14 dari seribu orang.

Meskipun terlihat tidak seberapa, perbedaan ini bisa bermakna lebih jika kita perhitungkan dengan populasi. Sebagaimana diketahui, jumlah pemilik golongan darah O cenderung lebih banyak sehingga rasio dari kasus serangan jantung pada pemilik golongan darah selain O pun menjadi lebih sering terjadi. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan golongan darah selain O untuk memiliki level protein penggumpal darah yang lebih banyak daripada golongan darah O. Hal ini tentu akan meningkatkan resiko terkena penyumbatan pada pembuluh darah, pemicu utama dari serangan jantung.

Dengan adanya fakta ini, ada baiknya pemilik golongan darah selain O mulai menerapkan gaya hidup sehat, khususnya dalam hal memperbaiki pola makan, rutin berolahraga, dan juga tidak merokok.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi