Terbit: 16 Februari 2018
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Apakah penis Anda bengkok ke kiri atau ke kanan saat areksi? Hal ini biasa terjadi pada banyak pria, namun jika Anda memiliki penis bengkok dan mengalami rasa sakit yang lebih signifikan atau kesulitan berhubungan seks, itu bisa berarti Anda menderita penyakit Peyronie.

Penis Bengkok Rawan Mengidap Penyakit Peyronie! Kenali 5 Gejala Ini

Penyakit Peyronie adalah suatu kondisi yang menyebabkan penis menjadi melengkung saat sedang ereksi.

Pria berusia di atas 40 tahun kebanyakan bisa mangalami, tapi bisa terjadi pada usia berapapun. Penyebabnya belum sepenuhnya dipahami, tapi kadang kala terjadi setelah luka pada penis saat ereksi atau bisa keturunan dari keluarga.

Lalu apa saja gejala yang harus diwaspadai?
National Health Service (NHS) mencantumkan lima tanda yang terkait dengan penyakit Peyronie, seperti dilansir dari Express, berikut ini:

  • Area yang menebal atau benjolan keras (plak) di batang penis (jarang sekali mendapatkan lebih dari satu plak)
  • Penis bengkok saat ereksi (biasanya melengkung ke atas)
  • Nyeri pada penis, biasanya saat ereksi (nyeri pada penis yang tidak ereksi jarang terjadi)
  • Penis terlihat cacat
  • Penis pendek atau penis menebal

Badan kesehatan menyatakan bahwa beberapa pria dengan kondisi ini merasakan sakit di penis mereka, sementara yang lainnya tidak mendapatkan apapun. Jika Anda merasa sakit, mungkin akan membaik seiring berjalannya waktu.

Namun, pada kasus yang parah, penis bengkok bisa membuat hubungan seks menjadi sulit, menyakitkan atau bahkan tidak mungkin. Penyakit Peyronie juga bisa menyebabkan disfungsi ereksi.

Bagaimana Mengobati Penyakit Peyronie?
Banyak pria tidak membutuhkan perawatan karena mereka tidak mengalami rasa sakit atau fungsi seksual mereka tidak terpengaruh.

Kondisinya juga terkadang bisa membaik tanpa pengobatan. Obat-obatan dan suntikan steroid tersedia namun ada sedikit bukti efektivitasnya. Pada kasus yang parah, mungkin saja mengobati penyakit Peyronie dengan pembedahan.

Namun NHS mengatakan bahwa dokter merekomendasikan untuk menunggu setidaknya 12 bulan sebelum mempertimbangkan pembedahan, karena kondisinya dapat membaik pada beberapa pria tanpa perawatan.

Pembedahan mungkin melibatkan:

  • Melepaskan atau memotong plak dan menempelkan sepetak kulit atau pembuluh darah untuk meluruskan penis
  • Melepaskan area penis di seberang plak untuk meluruskan penis (ini bisa menyebabkan sedikit pemendekan pada penis)
  • Implanting —alat untuk meluruskan penis

Ilmuwan baru-baru ini mengungkapkan bahwa pria dengan penis bengkok bisa berisiko tinggi terkena kanker perut dan testis.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi