Terbit: 1 March 2020 | Diperbarui: 18 May 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Desloratadine obat apa? Desloratadine adalah obat golongan antihistamin yang diformulasikan untuk mengatasi gejala alergi seperti bersin, batuk, gatal (pada kulit, hidung, mata), mata memerah, mata berair, hingga gejala sesak napas. Ketahui lebih lanjut mengenai obat Desloratadine mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya berikut ini!

Desloratadine: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Desloratadine

Nama obat Desloratadine
Golongan obat Antihistamin
Kategori obat Obat resep
Manfaat obat Mengatasi gejala alergi seperti:

  • Bersin
  • Batuk
  • Gatal-gatal
  • Ruam
  • Mata merah
  • Mata berair
  • Sesak napas
Kontraindikasi obat
  • Hipersensitivitas
  • Gangguan fungsi hati (liver)
  • Gangguan fungsi ginjal
Dosis obat Oral

  • Dewasa: 5 mg, diminum 1 kali sehari
  • Anak-anak (6-11 bulan): 1 mg, diminum 1 kali sehari.
  • Anak-anak (1-5 tahun): 1.25 mg, diminum 1 kali sehari.
  • Anak-anak (6-11 tahun): 2.5 mg, diminum 1 kali sehari.
Sediaan obat Tablet

Cara Kerja Obat Desloratadine

Desloratadine adalah obat antihistamin yang memiliki mekanisme kerja yakni menghambat aktivitas reseptor histamin H-1 sebagai pemicu munculnya reaksi alergi.

Akan tetapi, cara kerja obat ini dalam menghambat reseptor histamin tersebut tidak seperti obat antihistamin lainnya yang mayoritas dapat menimbulkan efek samping berupa rasa kantuk. Oleh sebab itu, obat ini cocok untuk dikonsumsi oleh Anda yang hendak melakukan sejumlah aktivitas seperti berkendara dan bekerja.

Manfaat Obat Desloratadine

Manfaat obat ini adalah untuk mengatasi reaksi alergi seperti:

  • Bersin
  • Batuk
  • Gatal-gatal
  • Ruam
  • Mata merah
  • Mata berair
  • Sesak napas

Alergi sendiri merupakan suatu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh ‘salah’ dalam mendeteksi benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Benda asing tersebut lantas dianggap sebagai suatu hal yang berbahaya sehingga sistem kekebalan tubuh bereaksi dengan cara melepaskan senyawa kimia yang disebut histamin.

Histamin inilah yang kemudian memunculkan reaksi alergi sebagaimana disebutkan di atas. Beberapa contoh benda asing yang bisa menjadi pemicu reaksi alergi—disebut allergen—antara lain:

  • Debu
  • Cuaca
  • Makanan laut (udang, cumi, dsb.)
  • Telur

Kontraindikasi Obat Desloratadine

Penggunaan obat Desloratadine tidak disarankan pada orang-orang dengan sejumlah kondisi. Pasalnya, hal ini dapat menurunkan efektivitas obat atau bahkan menimbulkan reaksi-reaksi yang bisa saja membahayakan tubuh.

Kondisi-kondisi yang dimaksud meliputi:

  • Hipersensitivitas
  • Gangguan fungsi hati (liver)
  • Gangguan fungsi ginjal

Sampaikan pada dokter sebelum menggunakan obat Desloratadine apabila Anda memiliki salah satu dari kondisi-kondisi di atas agar dokter bisa mencarikan alternatif obat pengganti yang lebih aman untuk digunakan.

Dosis Obat Desloratadine

Melihat dari peruntukannya, obat ini masuk ke dalam kategori obat resep. Itu artinya, penggunaan obat tidak bisa sembarangan dan harus di bawah pengawasan dokter beserta resep yang diberikan.

Berikut ini adalah informasi mengenai aturan dosis obat yang perlu Anda ketahui.

1. Dalam Bentuk Apa Obat Desloratadine Tersedia?

Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dengan berbagai takaran dan merek dagang. Anda bisa mendapatkannya di apotek, rumah sakit, maupun toko obat terdekat.

Pastikan Anda mengonsumsi obat dengan takaran yang sesuai dengan kondisi tubuh Anda saat ini (Ikuti petunjuk dari dokter).

2. Dosis Obat Desloratadine

Oral

  • Dewasa: 5 mg, diminum 1 kali sehari.
  • Anak-anak (6-11 bulan): 1 mg, diminum 1 kali sehari.
  • Anak-anak (1-5 tahun): 1.25 mg, diminum 1 kali sehari.
  • Anak-anak (6-11 tahun): 2.5 mg, diminum 1 kali sehari.

Dosis di atas bisa saja berbeda dengan yang diberikan oleh dokter Anda. Gunakan obat sesuai dengan dosis yang telah ditetapkan oleh dokter. Penggunaan obat yang tidak sesuai dengan dosis berisiko menurunkan efektivitas obat atau bahkan menyebabkan reaksi tubuh yang berbahaya.

Petunjuk Penggunaan Obat Desloratadine

Berikut adalah petunjuk penggunaan obat yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan obat ini:

  • Gunakan obat sesuai dengan dosis yang telah diresepkan oleh dokter.
  • Gunakan obat secara teratur, yakni di rentang waktu yang sama setiap harinya. Contoh, setiap 24 jam sekali. Tentukan jadwal penggunaan obat dan lakukan setiap hari secara konsisten.
  • Apabila lupa menggunakan obat pada jadwal yang sudah ditentukan, segera minum ketika ingat (berlaku jika jarak dengan jadwal pemakaian obat selanjutnya masih jauh, misalnya 10 jam lagi). Hindari pemakaian obat melampaui dosis sebagai pengganti jadwal yang terlewat.
  • Imbangi pemakaian obat dengan minum air putih yang banyak, istirahat yang cukup, dan aktivitas lainnya sesuai arahan dokter.

Petunjuk Penyimpanan Obat Desloratadine

Obat ini harus disimpan di tempat yang benar untuk agar kualitas obat tetap terjaga. Berikut adalah petunjuk penyimpanan obat yang perlu Anda terapkan:

  • Simpan obat di tempat bersuhu 15 – 30 derajat celcius.
  • Hindari menyimpan obat di tempat lembap.
  • Hindari menyimpan obat di tempat yang terpapar sinar matahari langsung.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  • Segera buang obat apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa.

Efek Samping Obat Desloratadine

Penggunaan obat kemungkinan akan menimbulkan gejala efek samping. Gejala efek samping yang dimaksud antara lain sebagai berikut:

  • Mulut kering
  • Kelelahan
  • Sakit kepala
  • Kepala pusing
  • Gangguan tidur (insomnia)
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Peningkatan nafsu makan
  • Demam
  • Batuk
  • Otitis media
  • Bronkitis

Gejala efek samping di atas umumnya tidak memerlukan penanganan medis karena akan mereda dengan sendirinya setelah beberapa saat. Akan tetapi, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter apabila gejala-gejala tersebut berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

Apakah Obat Desloratadine Aman bagi Ibu Hamil dan Menyusui?

Obat ini masuk ke dalam kategori C dalam hal tingkat keamanan bagi ibu hamil dan menyusui berdasarkan klasifikasi dari United States Food and Drugs Administration (USFDA).

Kategori C diberikan pada jenis obat yang berdasarkan penelitian—dengan objek hewan—menunjukkan adanya dampak negatif pada janin. Akan tetapi, belum dapat dipastikan apakah efek yang sama juga terjadi pada manusia.

Atas dasar hal tersebut, obat dengan kategori C dapat diberikan pada ibu hamil HANYA jika manfaat yang diberikan lebih besar ketimbang risiko yang ditimbulkan.

Interaksi Obat Desloratadine

Obat ini akan berinteraksi jika digunakan bersamaan dengan sejumlah jenis obat-obatan lainnya. Interaksi yang terjadi berdampak pada menurunnya efektivitas kinerja obat maupun menimbulkan reaksi-reaksi tertentu pada tubuh.

Obat-obatan yang dimaksud di antaranya sebagai berikut:

  • Azithromycin
  • Cimetidine
  • Erythromycin
  • Fluoxetine
  • Ketoconazole

Sampaikan pada dokter apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan di atas agar dokter bisa mencarikan alternatif obat pengganti yang lebih aman.

Peringatan dan Perhatian Obat Desloratadine

Peringatan! Sebelum menggunakan obat, perhatikan juga hal-hal berikut ini:

  • Jangan mengonsumsi obat apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini.
  • Hentikan penggunaan obat jika dirasa mengalami sejumlah efek samping seperti kepala pusing, mual, muntah, insomnia, dan gejala efek samping lainnya sebagaimana telah disebutkan di atas.
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi obat, atau memiliki riwayat suatu penyakit.

 

  1. Desloratadine. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/desloratadine?mtype=generic (Diakses pada 1 Maret 2020)
  2. Desloratadine. https://www.drugs.com/mtm/desloratadine.html (Diakses pada 1 Maret 2020)


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi