Terbit: 14 June 2021 | Diperbarui: 21 March 2022
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Mindfulness adalah salah satu metode meditasi yang memfokuskan perhatian untuk menenangkan pikiran. Ini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental dan tubuh. Lebih lanjut simak manfaat dan cara menerapkannya!

Mindfulness: 10 Manfaat untuk Kesehatan dan Cara Menerapkannya

Apa Itu Mindfulness?

Mindfulness adalah jenis meditasi yang memfokuskan perhatian untuk menjadi sangat sadar akan apa yang Anda rasakan saat ini, tanpa interpretasi atau penilaian. Melakukan perhatian penuh dengan metode pernapasan, pandangan terpandu, dan praktik lain untuk menenangkan tubuh dan pikiran serta membantu mengurangi stres.

Menghabiskan waktu terlalu banyak untuk merencanakan, memecahkan masalah, melamun, atau memikirkan pikiran negatif atau apa pun itu dapat menguras tenaga. Ini juga dapat meningkatkan risiko mengalami stres, kecemasan, dan gejala depresi. Latihan meditasi ini dapat membantu mengalihkan perhatian dari pemikiran tersebut.

Manfaat Mindfulness bagi Kesehatan Jiwa dan Raga

Ini adalah salah satu cara melatih diri untuk memfokuskan perhatian dengan cara tertentu untuk menenangkan pikiran. Jenis meditasi ini dapat membantu dalam kehidupan sehari-hari, pekerjaan, hubungan, dan kebahagiaan secara keseluruhan.

Berikut ini beberapa manfaat dari mindfulness:

1. Meningkatkan Kebahagiaan

Meningkatkan perhatian penuh dapat membantu banyak perilaku yang membuat hidup terasa bahagia. Menjadi sadar akan memudahkan Anda bisa menikmati kesenangan dalam hidup, yang membantu sepenuhnya terlibat dalam aktivitas, dan membangun kemampuan yang lebih besar untuk menghadapi kejadian buruk.

Memusatkan perhatian pada saat ini dengan berlatih mindfulness cenderung tidak menimbulkan kekhawatiran tentang masa depan atau penyesalan atas masa lalu. Terlebih dengan mengurangi kekhawatiran tentang kesuksesan dan kehormatan, akan lebih bisa menjalin suatu hubungan yang mendalam.

2. Menyehatkan Tubuh

Jika kebahagiaan yang lebih besar tidak cukup sebagai motivasi, para ilmuwan telah menemukan bahwa melakukan teknik mindfulness bisa membantu meningkatkan kesehatan fisik dengan beberapa cara.

Beberapa manfaatnya, termasuk membantu menghilangkan stres, mengobati penyakit jantung, menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi), mengurangi rasa sakit kronis, meningkatkan kualitas tidur, dan meringankan masalah gastrointestinal.

3. Meningkatkan Kesehatan Mental

Tak hanya fisik, meditasi kesadaran ini juga bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Dalam beberapa tahun terakhir, psikoterapis telah beralih ke meditasi kesadaran sebagai bagian penting dalam pengobatan sejumlah masalah. Ini termasuk, depresi, penyalahgunaan zat, gangguan makan (eating disorder), konflik dengan pasangan, gangguan kecemasan, dan gangguan obsesif-kompulsif.

4. Memperbaiki Hubungan

Menjadi sadar juga bisa membantu meningkatkan hubungan dengan orang lain. Dalam aktivitas yang sibuk, kemungkinan besar memiliki sedikit waktu atau tidak sama sekali untuk berinteraksi dengan teman dekat dan keluarga yang pada akhirnya menganggapnya biasa saja.

Namun, jika memerhatikan pentingnya hubungan tersebut bagi Anda, kemungkinan besar akan memberi lebih banyak perhatian kepada orang yang Anda cintai.

5. Meningkatkan Kualitas Pekerjaan

Menjadi sadar di tempat pekerjaan berarti memusatkan perhatian secara penuh terhadap satu tugas pada satu waktu, bukan multitasking. Hal ini membuat Anda lebih mungkin dapat melakukan tugas dengan kualitas yang baik.

 

6. Menghilangkan Stres

Kebanyakan orang melakukan meditasi bertujuan untuk mengurangi tingkat stres. Bahkan, satu ulasan menyimpulkan bahwa meditasi mindfulness begitu populer untuk mengurangi stres.

Biasanya, stres mental dan fisik menyebabkan kadar hormon stres kortisol meningkat. Hal ini menghasilkan banyak efek berbahaya dari stres, seperti pelepasan bahan kimia inflamasi yang disebut sitokin. Efek tersebut dapat mengganggu tidur, meningkatkan depresi dan kecemasan, meningkatkan tekanan darah, memicu kelelahan, dan pikiran kacau.

Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa meditasi juga bisa memperbaiki gejala kondisi yang berhubungan dengan stres, termasuk sindrom iritasi usus besar, gangguan stres pasca-trauma, dan fibromyalgia.

7. Meredakan Rasa Sakit dan Nyeri

Jika merasakan nyeri atau sakit di punggung, leher, atau di area tubuh lainnya, bagian dari rasa sakit itu mungkin terjadi di kepala. Ini menurut sebuah penelitian di tahun 2011 dalam Journal of Neuroscience. Penelitian ini menemukan bahwa hanya 80 menit meditasi penuh perhatian dapat mengurangi rasa sakit hampir setengahnya.

8. Meningkatkan Libido

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2011 dalam jurnal Psychosomatic Medicine menemukan bahwa meditasi, dapat meningkatkan pengalaman seksual wanita. Ini juga dapat meningkatkan pengalaman seksual pada beberapa pria.

Berdasarkan penelitian ini, mahasiswi yang bermeditasi lebih cepat terangsang saat melihat foto erotis daripada  wanita yang tidak bermeditasi.

9. Meningkatkan Suasana Hati (Mood)

Dalam sebuah penelitian lain, sekelompok marinir AS menghabiskan dua jam setiap minggu untuk berlatih meditasi mindfulness selama delapan minggu. Hasilnya, marinir ini mengalami peningkatan yang nyata dalam suasana hati dan memori kerja, yang memungkinkan pengambilan dan penyimpanan informasi jangka pendek, daripada dengan marinir yang tidak bermeditasi.

10. Meningkatkan Kreativitas

Ada dua faktor utama yang menentukan tingkat kreativitas, yaitu berpikir divergen (menghasilkan banyak ide) dan berpikir konvergen (memantapkan ide-ide tersebut menjadi satu konsep yang brilian).

Para peneliti di Universitas Leiden yang dipimpin psikolog kognitif Lorenza Colzato mempelajari efek dari dua jenis praktik meditasi yang berbeda pada pemikiran divergen dan konvergen. Peneliti menemukan bahwa meditasi mindfullnes secara signifikan meningkatkan pemikiran divergen dan konvergen.

 

Tips untuk Menerapkan Mindfulness

Ada banyak cara sederhana untuk melatih perhatian untuk menjadi rutinitas dalam kehidupan sehari-hari. Tips untuk menerapkan perhatian, antara lain:

1. Perhatian

Cobalah meluangkan waktu untuk memerhatikan lingkungan dengan semua panca indera, seperti sentuhan, suara, penglihatan, penciuman, dan rasa. Misalnya, ketika Anda makan makanan favorit, luangkan waktu untuk mencium, merasakan, dan benar-benar menikmatinya.

2. Latihan Pernapasan

Duduklah dengan tegap tetapi rileks. Kemudian fokuskan seluruh perhatian ketika menarik dan mengembuskan napas, bagaimana udara masuk dan keluar dari lubang hidung, dan bagaimana perut naik dan turun dengan setiap napas. Jika pikiran mulai melayang, lepaskan dengan lembut dan fokus kembali pada pernapasan.

3. Fokus saat Makan

Ketika makan, fokuslah pada makanan yang anda nikmati. Jangan memainkan smartphone, membaca, atau menonton televisi pada saat yang bersamaan. Cobalah perhatikan penampilan makanan, aroma dan rasanya. Cara ini akan memungkinkan lebih menikmati makanan, dan berhenti makan saat merasa kenyang.

4. Meditasi Berjalan

Selain duduk dengan tegap dan rileks, cobalah meditasi dengan berjalan. Sebelumnya temukan tempat yang tenang dan mulailah berjalan perlahan. Fokus selama berjalan, menyadari sensasi berdiri dan gerakan halus yang menjaga keseimbangan tubuh. Ketika sampai ujung jalan, berbaliklah dan terus berjalan, dan pertahankan kesadaran terhadap sensasi Anda.

5. Meditasi dengan Memerhatikan Tubuh

Berbaringlah telentang dengan kaki terentang dan lengan di samping tubuh, telapak tangan menghadap ke atas. Kemudian fokuskan perhatian secara perlahan dan sengaja pada setiap bagian tubuh, secara berurutan, dari ujung kaki ke ujung kepala atau ujung kepala sampai ujung kaki. Perhatikan dan rasakan setiap sensasi, emosi, atau pikiran yang terkait dengan setiap bagian tubuh.

6. Menghabiskan Waktu di Luar

Menghabiskan sedikit waktu di luar ruangan bisa menjadi cara lain untuk mencapai perhatian penuh, dan tidak perlu pergi jauh untuk mendapatkan hasilnya. Cobalah berjalan-jalan di sekitar lingkungan rumah untuk sekadar menyegarkan pikiran.

Jika ada jalan setapak, taman, atau ruang hijau yang nyaman dan asri, ini menjadi lingkungan yang bagus untuk berhubungan dengan alam. Amati pula apa yang Anda lihat saat berjalan, bagaimana cuacanya, apa yang Anda dengar, dan apa yang Anda hirup.

  1. Anonim. Tanpa Tahun. Benefits of Mindfulness. https://www.helpguide.org/harvard/benefits-of-mindfulness.htm. (Diakses pada 14 Juni 2021)
  2. Anonim. 2019. Benefits of mindfulness. https://www.healthdirect.gov.au/benefits-of-mindfulness (Diakses pada 14 Juni 2021)
  3. Davis, Daphne M dan Hayes, Jeffrey A. 2012. What are the benefits of mindfulness. https://www.apa.org/monitor/2012/07-08/ce-corner (Diakses pada 14 Juni 2021)
  4. Mayo Clinic Staff. 2020. Mindfulness Exercises. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/consumer-health/in-depth/mindfulness-exercises/art-20046356 (Diakses pada 14 Juni 2021)
  5. Thorpe, Matthew. 2020. 12 Science-Based Benefits of Meditation. https://www.healthline.com/nutrition/12-benefits-of-meditation (Diakses pada 14 Juni 2021)
  6. William, David K. Tanpa Tahun. 10 Amazing Benefits of Mindfulness Backed by Science. https://www.lifehack.org/articles/lifestyle/10-amazing-benefits-mindfulness-backed-science.html (Diakses pada 14 Juni 2021)


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi