Terbit: 27 May 2017
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan hasilnya dalam The Journal of the American Heart Association menunjukkan fakta dimana jika kita kerap kurang tidur, maka resiko untuk meninggal dunia kerna penyakit jantung atau stroke bisa meningkat hingga dua kali lipat. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Kurang Tidur Meningkatkan Resiko Kematian Akibat Penyakit Jantung

Dalam penelitian yang dilakukan pada 1.344 orang dewasa dengan usia rata-rata 49 tahun dari negara bagian Pennsylvania yang dipilih secara acak ini, diketahui bahwa resiko untuk meninggal karena penyakit ini juga meningkat andai orang dewasa memiliki masalah diabetes, obesitas, hingga masalah kolesterol atau tekanan darah tinggi.

Para partisipan dari penelitian ini diminta untuk melakukan serangkaian tes kesehatan dan tidur di dalam laboratorium selama semalam. Diketahui bahwa 39 persen dari total partisipan ternyata memiliki setidaknya tiga faktor resiko penyakit jantung dan termasuk dalam penyakit metabolik layaknya indeks massa tubuh yang lebih tinggi dari angka 30, kadar kolesterol yang tinggi, tekanan darah tinggi, kadar gula darah yang tinggi, dan masalah pada kadar trigliserida.

16 tahun setelah pemeriksaan awal tersebut, diketahui bahwa 22 persen dari partisipan ternyata meninggal dunia. Dari partisipan yang sudah meninggal dunia, diketahui bahwa mereka yang memiliki penyakit metabolik dan tidur kurang dari waktu enam jam saat berada di laboratorium ternyata 2,1 kali lebih besar untuk meninggal dunia gara-gara penyakit jantung atau stroke. Sementara itu, mereka yang memiliki penyakit metabolik dan kurang tidur juga 1,99 kali lebih berpeluang untuk meninggal dari penyakit lainnya. Hal ini sangat kontras jika dibandingkan dengan mereka yang memiliki penyakit metabolik namun tidur dengan waktu lebih dari enam jam yang ternyata hanya meningkatkan resiko meninggal karena penyakit jantung atau stroke 1,49 kali saja dibandingkan dengan mereka yang sehat.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita tidak lagi menyepelekan waktu tidur yang cukup agar tidak meningkatkan resiko meninggal dunia akibat penyakit yang mengerikan ini.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi