Terbit: 26 March 2022
Ditulis oleh: Wulan Anugrah | Ditinjau oleh: dr. Aloisia Permata Sari Rusli

Asam hialuronat terkenal bermanfaat untuk kulit. Maka tidak heran, zat ini banyak terdapat dalam produk kecantikan. Namun jangan salah, asam hialuronat juga memiliki manfaat bagi kesehatan secara keseluruhan. Simak penjelasan lengkapnya melalui ulasan berikut.

Manfaat Asam Hialuronat bagi Kulit dan Kesehatan

Apa itu Asam Hialuronat?

Asam hialuronat atau hyaluronic acid (HA) adalah zat bening dan lengket yang diproduksi secara alami oleh tubuh. HA ini termasuk salah satu zat yang ikut membantu merekatkan sel-sel dan jaringan di dalam tubuh manusia.

Hyaluronic acid memiliki sifat ‘mempertahan air’ sehingga bertanggung jawab terhadap kelembapan kulit, sekaligus menjaga jaringan tetap utuh. Tak hanya itu, HA juga berperan dalam regenerasi sel di dalam jaringan.

Asam hialuronat banyak terdapat di kulit, jaringan, dan mata Anda. Zat ini memiliki banyak kegunaan, terutama bagi kecantikan. Oleh karena itu, selain diproduksi oleh tubuh, HA juga banyak terdapat dalam berbagai produk, misalnya suplemen, serum wajah, obat tetes mata, dan injeksi.

Jenis-jenis Asam Hialuronat

Melansir Everyday Health, terdapat tiga jenis asam hialuronat. Berikut rinciannya:

  • Hydrolyzed hyaluronic acid. Tipe ini sudah dipecah menjadi bagian kecil sehingga memudahkan untuk menembus kulit. HA ini akan cocok bagi orang yang memiliki kulit berminyak karena akan melembapkan secukupnya.
  • Sodium hyaluronate. Zat ini memberikan hasil melembapkan yang lebih baik dari tipe sebelumnya. Kendati begitu, efeknya tidak berlangsung lama. Pemilik kulit normal akan cocok menggunakan tipe HA ini.
  • Sodium acetylated hyaluronate. Tipe ini memiliki hasil serupa dengan sodium hyaluronate. Bedanya, zat ini bisa bertahan lama. Oleh karena itu, orang dengan kulit kering akan membutuhkannya.

Manfaat Asam Hialuronat secara Keseluruhan

Banyak orang mengenal hyaluronic acid dari berbagai produk kecantikan, misalnya saja serum. Namun, apakah Anda tahu bahwa zat ini menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan? Berikut ini rinciannya:

1. Membantu merawat kesehatan kulit

Asam hialuronat dapat membantu merawat kesehatan kulit sehingga elastisitasnya terjaga. Selain menghidrasi, kulit pun akan tampak lebih sehat.

Melansir Healthline, secara garis besar manfaat HA untuk kulit, di antaranya:

  • Melembapkan.
  • Mencegah tanda-tanda penuaan dini karena bersifat anti-aging dan anti-wrinkle.
  • Membantu mempercepat penyembuhan luka.
  • Merawat kekencangan kulit.
  • Mengatasi kemerahan pada wajah.
  • Membantu meringankan eksim.

2. Meringankan nyeri sendi

Manfaat asam hialuronat berikutnya adalah membantu meringankan nyeri sendi. Menurut studi di jurnal PubMed, HA terdapat di persendian tubuh dan membuatnya terlumasi dengan baik.

Apabila mendapat lubrikasi, kemungkinan tulang antarsendi untuk bergesekan menjadi lebih sedikit sehingga dapat mengurangi rasa nyeri.

Selain itu, hyaluronic acid dalam bentuk suplemen bermanfaat bagi penderita osteoartritis. Osteoartritis sendiri adalah kondisi peradangan pada sendi akibat tulang rawan yang rusak.

Menurut studi, konsumsi suplemen HA sebanyak 80-200 mg setiap hari selama dua bulan telah terbukti mengurangi nyeri lutut pada penderita osteoartritis secara signifikan, terutama pada orang yang berusia antara 40 hingga 70 tahun.

Tidak hanya dalam bentuk suplemen, asam hialuronat juga dapat digunakan dalam bentuk cairan injeksi (viscosupplementasi) untuk mengatasi nyeri.

Sayangnya, menurut penelitian yang dilakukan pada 12.000 orang dewasa, penurunan rasa sakit sangat sedikit, bahkan memiliki risiko efek samping yang lebih besar.

Baca JugaKolagen: Manfaat, Sumber, Efek Samping

3. Membantu menangani mata kering

HA memiliki sifat melembapkan sehinggsa penggunaannya dapat membantu mengatasi masalah mata kering.

Penelitian telah membuktikan bahwa tetes mata yang memiliki kandungan asam hialuronat sebanyak 0,2-0,4 persen dapat mengurangi gejala mata kering dan menunjang kesehatan mata.

Khasiat ini baru terbukti dari penggunaan HA sebagai obat tetes mata. Jadi, belum dapat diketahui jika suplemen HA bisa memberikan manfaat yang serupa.

4. Menangani infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih adalah infeksi yang menyerang organ sistem kemih, yaitu ureter, kandung kemih, ginjal, dan uretra. Kondisi ini lebih sering menimpa wanita. 

Nah, asam hialuronat dapat membantu memperbaiki kerusakan pada jaringan kandung kemih sehingga rasa sakit dapat berkurang.

5. Mengurangi keluhan asam lambung (GERD)

Kenaikan asam lambung pada penderita gastroesophageal reflux disease (GERD) akan membuat isi lambung dimuntahkan ke tenggorokan. Kondisi ini menyebabkan kerusakan pada lapisan kerongkongan dan menimbulkan rasa nyeri.

Asam hialuronat dapat membantu menenangkan lapisan kerongkongan yang rusak sehingga keluhan dapat segera teratasi.

6. Merawat kesehatan tulang

Selain mengurangi nyeri sendi, manfaat hyaluronic acid juga dapat merawat kesehatan tulang Anda. Penelitian menemukan bahwa suplemen asam hialuronat dapat membantu memperlambat laju pengeroposan tulang pada tikus yang memiliki osteopenia (tahap awal kondisi osteoporosis). 

Kendati begitu, perlu penelitian terhadap manusia untuk mendukung khasiat tersebut.

Khasiat Asam Hialuronat bagi Kecantikan

Manfaat utama asam hialuronat ialah membantu menjaga cairan dalam jaringan dan sel. Hal ini akan mendatangkan beragam khasiat lainnya.

Menurut penelitian pada PubMed, tanda penuaan dini berhubungan dengan hidrasi kulit. Oleh karena itu, zat ini akan mencegah berbagai tanda penuaan dini, misalnya keriput.

Selain itu, bagi Anda dengan kulit kering, zat ini bisa membantu mengatasi masalah kulit tersebut. Sebuah studi pada tahun 2014 di Jepang menunjukkan, penggunaan hyaluronic acid dapat membantu melembapkan kulit sehingga kemungkinan dapat meningkatkan kualitas hidup orang yang menderita kulit kering.

Mengetahui berbagai khasiat di atas, tak mengherankan bila hyaluronic acid terkenal karena khasiatnya bagi kesehatan kulit.

Anda mungkin akan mudah menemui zat ini dalam kandungan skincare, misalnya pada beberapa produk berikut:

  • Serum.
  • Sheet mask.
  • Pelembap.
  • Sabun cuci muka.
  • Eye cream.
  • Produk perawatan bibir.

Baca JugaMengenal Skin Barrier dan Cara Menjaganya Agar Tetap Sehat

Adakah Efek Samping Asam Hialuronat?

Efek samping mengenai potensi bahaya asam hialuronat sangat jarang terjadi. Jadi, penggunaan zat ini umumnya aman, asalkan sesuai dengan petunjuk pemakaian produk.

Selain itu, tidak ditemukan adanya efek samping berbahaya pada studi terhadap 60 orang dengan osteoartritis yang mengonsumsi 200 mg hyaluronic acid per hari selama satu tahun.

Kendati demikian, risiko alergi mungkin dapat meningkat pada sebagian orang, terutama pada penggunaan asam hialuronat injeksi. Namun, efek ini kemungkinan muncul sebagai dampak dari injeksi, bukan dari hyaluronic acid sendiri.

Melansir Medical News Today, sejumlah efek samping yang dapat muncul, di antaranya:

  • Kemerahan.
  • Bengkak.
  • Memar.
  • Rasa gatal.
  • Nyeri.

Sebelum menggunakan produk dengan kandungan asam hialuronat, sebaiknya lakukan tes alergi terlebih dahulu. Bila perlu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit untuk memastikan keamanannya.

 

  1. Anonim. 2019. Why Science Says Hyaluronic Acid Is the Holy Grail to Wrinkle-Free, Youthful Hydration. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/hyaluronic-acid#. (Diakses pada 26 Maret 2022).
  2. Eske, Jamie. 2019. Everything You Need to Know About Hyaluronic Acid. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326385. (Diakses pada 26 Maret 2022).
  3. Julson, Erica. 2018. 7 Surprising Benefits of Hyaluronic Acid. https://www.healthline.com/nutrition/hyaluronic-acid-benefits#. (Diakses pada 26 Maret 2022).
  4. Kalman, Douglas, S., dkk. 2008. Effect of A Natural Extract of Chicken Combs With A High Content of Hyaluronic Acid (Hyal-Joint) on Pain Relief and Quality of Life In Subjects With Knee Osteoarthritis: A Pilot Randomized Double-Blind Placebo-Controlled Trial. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18208600/. (Diakses pada 26 Maret 2022).
  5. Kawanda, Chinatsu, dkk. Ingested Hyaluronan Moisturizes Dry Skin. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/25014997/. (Diakses pada 26 Maret 2022).
  6. Kogan, Grigorij, dkk. 2006. Hyaluronic Acid: A Natural Biopolymer with A Broad Range of Biomedical And Industrial Applications. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17091377/. (Diakses pada 26 Maret 2022).
  7. Lawler, Moira. 2021. Hyaluronic Acid: Definition, Benefits, and the Best Serums. https://www.everydayhealth.com/skin-beauty/hyaluronic-acid-definition-benefits-and-the-best-serums/. (Diakses pada 26 Maret 2022).
  8. Oe, Mariko, dkk. 2016. Oral Hyaluronan Relieves Knee Pain: A Review. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4729158/. (Diakses pada 26 Maret 2022).
  9. Papakonstantinou, Eleni, dkk. 2012. Hyaluronic Acid: A Key Molecule In Skin Aging. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3583886/. (Diakses pada 26 Maret 2022).
  10. Tashiro, Toshiyuki, dkk. 2020. Oral Administration of Polymer Hyaluronic Acid Alleviates Symptoms of Knee Osteoarthritis: A Double-blind, Placebo-controlled Study Over A 12-Month Period. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23226979/. (Diakses pada 26 Maret 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi