Terbit: 7 Juni 2021 | Diperbarui: 8 Juni 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Cara menghilangkan keloid dapat menggunakan bahan alami yang sangat mudah Anda dapatkan di dapur, seperti bawang putih atau bawah merah. Anda juga dapat melenyapkan keloid dengan cara medis yang mungkin lebih efektif, termasuk laser. Yuk simak lebih lanjut tentang cara melenyapkan keloid di bawah ini!

12 Cara Menghilangkan Keloid yang Efektif (Alami dan Medis)

Cara Menghilangkan Keloid yang Alami dan Medis

Menghilangkan keloid tergantung pada penampilannya, apakah ukurannya kecil, besar, atau berwarna kemerahan. Ada sejumlah cara untuk menghilangkannya untuk meningkatkan percaya diri Anda terhadap penampilan kulit. Anda dapat mencoba beberapa cara alami atau jika tidak efektif bisa dengan cara medis.

Berikut ini daftar cara menghilangkan keloid:

1. Bawang Putih

Bumbu dapur ini bekerja seperti aspirin, yang menghambat enzim tertentu memasuki area yang memicu penumpukan jaringan dan pigmen. Seiring waktu, mengoleskan (topikal) bawang putih dapat membantu meringankan keloid akibat bekas luka.

Berikut cara menggunakan bawang putih untuk menghilangkan keloid:

  • Hancurkan sekitar 2-3 siung bawang putih segar.
  • Oleskan pada area keloid dan diamkan selama kurang lebih 15 menit.
  • Bilas dengan air dan segera oleskan pelembap.
  • Jika membakar kulit, hentikan penggunaan atau kurangi waktu aplikasi bawang putih.

2. Bawang Merah

Selain bawang putih, tidak sedikit penelitian yang mendukung bahwa bawang merah untuk menghilangkan keloid. Sebuah penelitian di tahun 2013 menemukan bahwa penggunaan ekstrak bawang merah dapat menghentikan fibroblas (sel yang menghasilkan jaringan parut) memasuki kulit.

Sementara penelitian lain di tahun 2012 menemukan gel ekstrak bawang merah mampu mempercepat penyembuhan dan mengurangi keloid. Dalam uji coba di tahun 2011, bawang merah mengurangi pigmentasi. Ini kemungkinan besar karena kandungan quercetinnya, flavonol dengan sifat antioksidan.

Berikut cara menghilangkan keloid menggunakan bawang merah:

  • Potong bawang merah menjadi potongan kecil (warna merah, putih, atau kuning bisa Anda gunakan).
  • Peras potongan bawang dengan kain bersih untuk mendapatkan sari air bawang.
  • Oleskan air perasan tersebut pada keloid.
  • Diamkan sampai kering dan kemudian bilas dengan air sampai bersih.
  • Aplikasikan air perasan bawang sebanyak 3- 4 kali per hari sampai mendapatkan hasil yang Anda inginkan.

3. Madu

Madu mengandung senyawa antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi pembentukan keloid. Ini juga memiliki potensi menghilangkan keloid secara khusus. Mengoleskan madu bisa menjadi alternatif pengobatan yang tidak berpotensi menimbulkan efek samping berbahaya.

Berikut ini cara menggunakan madu untuk keloid:

  • Oleskan sedikit madu mentah (akan lebih bagus madu organik) pada keloid. Biarkan sampai benar-benar menjadi lengket.
  • Bilas dengan air dan keringkan dengan handuk.
  • Oleskan sesering mungkin sampai keloid hilang, tetapi sebaiknya 2-3 kali sehari sampai mendapatkan hasil maksimal.

4. Cuka Sari Apel

Cuka sari apel adalah exfoliant kimia dan astringent, yang sekaligus dapat membantu mengurangi kemerahan dan ukuran keloid di kulit yang terbentuk akibat luka. Cara menggunakannya cukup mudah dan akan mendapatkan hasil yang Anda inginkan jika menerapkannya secara rutin. 

Cara cara menggunakan cuka sari apel untuk keloid:

  • Encerkan cuka sari apel bersama air dengan perbandingan yang sama.
  • Oleskan campuran tersebut pada keloid dan biarkan selama 30 menit.
  • Bilas dengan air dan keringkan dengan handuk.
  • Oleskan dua kali sehari selama 4-5 minggu.

5. Air Lemon

Buah lemon tinggi akan vitamin C dan bekerja sebagai antioksidan yang sangat bagus dalam menghilangkan keloid dengan cepat. Dalam beberapa minggu mengoleskan air lemon ke keloid, akan tampak perubahan pada fleksibilitas, tekstur, dan warna kulit.

Berikut cara menghilangkan keloid menggunakan air lemon:

  • Peras lemon untuk mendapatkan airnya.
  • Oleskan air lemon langsung pada keloid dan biarkan selama 30 menit.
  • Basuh dengan air hangat dan keringkan dengan handuk.
  • Oleskan air lemon sebanyak 2 kali sehari.

Baca Juga: Keloid: Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan

6. Gel Lidah Buaya

Gel lidah buaya mengandung antiseptik dan antibakteri yang membantu menghilangkan keloid. Lidah buaya juga mengurangi rasa sakit dan peradangan, serta memiliki sifat penyembuh luka.

Berikut ini cara menggunakan gel lidah buaya untuk keloid:

  • Kupas kulit lidah buaya untuk mendapatkan gelnya.
  • Bersihkan kulit yang tumbuh keloid dengan air hangat dan oleskan gel lidah buaya.
  • Biarkan selama sekitar 30 menit sebelum membilasnya. Anda juga dapat membiarkannya semalaman.
  • Oleskan gel lidah buaya sebanyak 2 kali sehari.

7. Baking Soda

Selain sebagai bahan makanan, soda kue juga dapat membantu pengelupasan dan menjaga kulit tetap bersih karena bersifat abrasif. Soda kue juga menenangkan kulit yang teriritasi dan mengurangi pembengkakan. 

Berikut cara menghilangkan keloid menggunakan soda kue:

  • Campurkan 1 sendok teh soda kue dan 3 sendok teh hidrogen peroksida untuk membentuk pasta yang halus.
  • Oleskan pasta ini pada keloid menggunakan bola kapas dan biarkan selama 20 menit.
  • Bilas dengan air dan keringkan dengan handuk.
  • Oleskan pasta tersebut sebanyak 2 kali sehari.

8. Krim Retinoid

Krim retinoid adalah turunan dari vitamin A atau retinol. Sama dengan pengobatan alami, seperti bawang putih atau bawang merah, krim ini telah terbukti secara klinis dapat membantu mengurangi terbentuknya keloid.

Sebelum menggunakannya krim retinoid, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter dan mengikuti petunjuk penggunaan pada kemasan produk krim retinoid.

9. Silikon

Dokter mungkin akan merekomendasikan silikon dalam bentuk gel atau lembaran untuk membantu menghilangkan keloid. Sebuah percobaan di tahun 2013 menemukan bahwa kedua jenis silikon ini sama efektifnya seperti krim retinoid. Jika ingin menggunakan silikon, ikuti instruksi atau petunjuk pada kemasan produk silikon di apotek, atau atau mengikuti saran dari dokter.

10. Krioterapi

Perawatan ini bekerja paling efektif pada keloid kecil dengan cara membekukan keloid menggunakan nitrogen cair dari dalam ke luar. Ini dapat meratakannya, tetapi seringkali menggelapkan atau mencerahkan tempat pengobatan.

Metode ini sering digunakan sebelum atau sesudah suntikan kortikosteroid untuk membantu membuat suntikan lebih efektif.

Baca Juga: 12 Cara Menghilangkan Bekas Luka di Wajah yang Alami dan Medis

11. Suntikan Steroid

Suntikan steroid antiperadangan biasanya juga sebagai salah satu cara menghilangkan keloid. Namun, ini telah terbukti lebih efektif setelah perawatan utama untuk keloid, termasuk operasi pengangkatan bekas luka, perawatan laser, dan banyak perawatan utama lainnya.

Kombinasi suntik steroid berbeda juga telah terbukti lebih berhasil dalam analisis di tahun 2012. Namun, tingkat kekambuhan sekitar 80 persen. Untuk itu, konsultasikanlah dengan dokter tentang penggunaan suntik steroid  dalam kombinasi dengan operasi, laser, atau operasi lainnya.

12. Laser

Menggunakan pulsed-dye laser efektif meratakan keloid dan memudarkan kemerahan. Perawatan ini aman dan tidak terlalu menyakitkan, tetapi memerlukan beberapa sesi perawatan. Terapi laser mungkin membutuhkan biaya yang tinggi, karena perawatan seperti ini biasanya tidak ditanggung oleh asuransi.

 

  1. Cole, Gary W. 2019. Keloid Scar. https://www.medicinenet.com/keloid/article.htm (Diakses pada 7 Juni 2021)
  2. Karkala, Pooja. 2020. 12 Home Remedies To Get Rid Of Keloids + Causes + Symptoms. https://www.stylecraze.com/articles/effective-home-remedies-to-treat-keloids/ (Diakses pada 7 Juni 2021)
  3. Lee, Katherine. 2020. What Are Keloids? Symptoms, Causes, Diagnosis, Treatment, and Prevention. https://www.everydayhealth.com/keloids/guide/ (Diakses pada 7 Juni 2021)
  4. White, Adrian. 2018. How to Get Rid of Keloids. https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-keloids (Diakses pada 7 Juni 2021)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi