Terbit: 13 Juli 2020 | Diperbarui: 20 Juli 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Kuku yang berwarna kuning tentu saja akan mengurangi estetika bagian tubuh yang satu ini. Ketahui lebih lanjut mengenai kuku kuning mulai dari ciri-ciri, penyebab, pengobatan, hingga pencegahannya berikut ini!

Kuku Kuning: Gejala, Penyebab, Faktor Risiko, Pengobatan

Apa Itu Kuku Kuning?

Sesuai dengan namanya, kuku kuning adalah kondisi di mana warna kuku tampak kekuningan. Padahal, idealya kuku berwarna bening dan putih. Berubahnya warna kuku menjadi kuning bisa terjadi di kuku jari tangan maupun kuku jari kaki.

Kendati pada umumnya kuku kuning dialami oleh orang-orang berusia 50 tahun ke atas, tidak menutup kemungkinan kondisi ini bisa terjadi pada mereka yang notabene masih berusia muda. Pasalnya, kuku yang kekuningan juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti penyakit dan bahkan gaya hidup sehari-hari.

Ciri dan Gejala Kuku Kuning

Ciri atau gejala utama dari masalah kesehatan yang satu ini adalah warna kuku—baik itu kuku tangan atau kuku kaki—yang berubah warnanya menjadi kuning. Selain itu, kondisi ini juga bisa saja turut disertai oleh gejala-gejala seperti:

  • Kuku bertambah tebal
  • Tidak ada kutikula kuku, kutikula adalah lapisan yang berfungsi untuk melindungi kuku
  • Kuku melengkung
  • Kuku tidak bertumbuh
  • Kuku terpisah dari pangkal
  • Kuku rontok

Gejala kuku kuning yang disertai dengan gejala-gejala di atas bisa jadi pertanda bahwa kondisi ini merupakan indikasi awal dari suatu masalah kesehatan lainnya yang lebih serius.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Kapan Anda harus periksa ke dokter berkaitan dengan menguningnya kuku yang saat ini dialami? Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter apabila perubahan warna kuku tersebut diiringi oleh gejala-gejala di atas, pun gejala lainnya seperti:

  • Batuk kronis
  • Sesak napas
  • Nyeri dada

Penyebab Kuku Kuning

Meski terlihat sepele, siapa sangka jika kuku yang menguning bisa menjadi indikasi dari adanya suatu masalah kesehatan yang bisa dibilang serius.

Berikut ini adalah beberapa penyebab kuku kuning dari yang mulai bersifat ringan hingga berat untuk menjadi perhatian Anda!

1. Penggunaan Cat Kuku

Penyebab yang pertama adalah karena penggunaan cat kuku atau yang biasa kita kenal sebagai kuteks. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Cat kuku seperti yang kita ketahui mengandung sejumlah bahan kimia. Salah satu dari bahan kimia tersebut yakni oksida besi berfungsi untuk menghasilkan pigmen. Ketika Anda menggunakan kuteks pada kuku, kuku akan menyerap bahan tersebut. Lambat laun, bahan kimia yang terserap oleh kuku akan membuat warna kuku berubah menjadi kuning.

2. Radang Sendi (Arthritis)

Penyakit radang sendi atau dalam dunia kedokteran dikenal dengan nama arthritis juga membuat kuku jari tangan maupun kaki penderitanya berubah warna menjadi kekuningan. Akan tetapi, hal ini juga harus disertai oleh gejala umum dari masalah kesehatan tersebut, yaitu seperti:

  • Nyeri sendi, jari, punggung
  • Sendi membengkak
  • Sendi memerah dan terasa hangat
  • Otot melemah
  • Otot mengecil

3. Psoriasis

Psoriasis adalah masalah kulit yang diakibatkan oleh adanya peradangan (inflamasi). Selain munculnya ruam pada kulit dan kulit tampak kering serta bersisik, psoriasis yang ditengarai merupakan dampak dari terganggunya sistem kekebalan tubuh ini juga ditandai oleh kuku yang berubah warnanya menjadi kuning.

4. Diabetes

Seseorang yang mengalami penyakit diabetes, utamanya diabetes tipe 2 atau penyakit kencing manis, juga sangat berpotensi mengalami gejala berupa kuku kuning. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Penyakit diabetes secara tidak langsung menghambat produksi kolagen. Kolagen adalah protein yang salah satunya berfungsi untuk membentuk kuku. Terhambatnya produksi kolagen tersebut berakibat pada menurunnya kualitas kuku, termasuk warna kuku yang menguning.

5. Gangguan Kelenjar Tiroid

Adanya masalah pada kelenjar tiroid menjadi penyebab kuku kuning selanjutnya yang perlu Anda ketahui dan waspadai. Apabila akhir-akhir ini Anda sering merasa lelah disertai berubahnya warna kuku menjadi kekuningan, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

6. Gangguan Kelenjar Getah Bening

Ada juga argumen yang mengatakan jika kuku yang menguning disebabkan oleh gangguan kelenjar getah bening (sistem limfatik). Sirkulasi abnormal pada kelenjar getah bening menyebabkan cairan di dalamnya dapat masuk ke jaringan kulit.

Akibat dari ketidaknormalan tersebut, salah satu yang ditimbulkan adalah berubahnya warna kuku menjadi kuning. Kondisi ini tentu saja harus mendapat penanganan medis agar tidak semakin parah dan bisa saja membahayakan tubuh.

7. Penyakit Paru-paru

Penyakit paru-paru seperti tuberkulosis dan bronkitis juga ditengarai menjadi salah satu penyebab warna kuku berubah menjadi kekuningan. Belum dapat diketahui secara pasti mengapa penderita penyakit paru-paru bisa mengalami perubahan warna pada kukunya, kemungkinan karena oksigen yang dialirkan ke seluruh tubuh juga terhambat karena ada gangguan di paru-paru, sehingga warna kuku menjadi berubah.

8. Kanker

Kuku yang berubah warnanya menjadi kuning bisa jadi merupakan pertanda dari masalah kesehatan yang lebih serius lagi yakni kanker, utamanya kanker kulit. Akan tetapi, perubahan warna kuku sebagai gejala awal dari kanker tergolong jarang.

Faktor Risiko Kuku Kuning

Selain kondisi-kondisi di atas, masalah kesehatan yang satu ini juga dipengaruhi oleh sejumlah faktor risiko, yaitu:

  • Keturunan (genetik)
  • Kekurangan vitamin
  • Infeksi jamur
  • Kebiasaan merokok

Diagnosis Kuku Kuning

Diagnosis dilakukan guna mencari tahu apa yang menjadi penyebab dari kondisi tersebut. Pasalnya, sebagaimana yang telah kita ketahui, kuku yang menguning sejatinya merupakan gejala dari suatu masalah kesehatan.

Dalam mendiagnosis penyebab kuku menguning, tahapan yang akan dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Anamnesis

Pertama-tama, dokter akan menanyakan riwayat kesehatan pasien. Sesi anamnesis atau wawancara ini juga meliputi pertanyaan seputar gaya hidup pasien sehari-hari.

2. Pemeriksaan Fisik

Setelah mengajukan sejumlah pertanyaan terkait dengan keluhan yang dialami, selanjutnya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pasien, dalam hal ini kuku. Pemeriksaan fisik membantu dokter untuk mengukur tingkat keparahan kondisi sehingga dapat diketahui lebih lanjut kemungkinan penyebabnya.

3. Pemeriksaan Penunjang

Oleh karena kondisi ini bisa menjadi pertanda dari sejumlah jenis penyakit, maka dokter juga perlu melakukan pemeriksaan penunjang, utamanya jika memang ditemukan indikasi adanya kondisi kesehatan serius. Pemeriksaan penunjang yang dimaksud ada bermacam-macam, seperti:

  • Tes darah
  • Biopsi kelenjar getak bening
  • Biopsi cairan paru-paru
  • Rontgen
  • CT Scan
  • MRI

Pengobatan Kuku Kuning

Pengobatan kuku kuning disesuaikan dengan penyebabnya. Berikut adalah informasi mengenai apa saja metode pengobatan yang dapat dilakukan guna mengatasi masalah kesehatan ini.

1. Pengobatan Alami

Pada kasus yang terbilang ringan, kuku yang berwarna kekuningan dapat diatas secara mandiri dengan memanfaatkan bahan-bahan alami. Bahan-bahan alami yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Pasta gigi, berfungsi untuk menghilangkan noda kuning terutama yang disebabkan oleh penggunaan cat kuku. Sayangnya, pasta gigi tidak dapat menghilangkan noda kuning yang sudah terlalu lama.
  • Base coat, berfungsi untuk melindungi kuku dari paparan bahan kimia pada kuteks yang kerap menjadi penyebab menguningnya kuku.
  • Buffer, adalah alat khusus yang berfungsi untuk mengikis lapisan kuku bagian atas sehingga noda kuningnya menghilang. Akan tetapi, disarankan untuk menggunakan cairan penguat kuku setelahnya guna mencegah kerusakan kuku di kemudian hari.

Bahan-bahan alami lainnya yang dapat digunakan antara lain soda kue dan minyak daun teh. Akan tetapi, efektivitas keduanya masih belum dapat dipastikan oleh karena keterbatasan bukti ilmiah.

2. Pengobatan Medis

Apabila menguningnya kuku disebabkan oleh suatu penyakit tertentu, maka pengobatan disesuaikan dengan jenis penyakit tersebut. Sebagai contoh, kondisi ini merupakan akibat dari penyakit radang sendi, maka cara menghilangkan noda kuning adalah dengan mengobati peradangan pada sendi tersebut.

Selain itu, pengobatan juga bisa dengan menggunakan suplemen oral maupun topikal yang mengandung vitamin, khususnya vitamin E dan bisa juga mineral zinc. Ikuti saran dokter mengenai hal ini.

Pencegahan Kuku Kuning

Sama seperti pengobatan, cara mencegah kuku kuning juga tergantung dari faktor yang mendasarinya. Apabila hal ini terkait dengan penggunaan kuteks, maka Anda bisa melakukan pencegahan dengan cara terlebih dahulu melapisi kuku dengan cairan base coat. Selain itu, terapkan juga pola hidup sehat karena kondisi ini juga sedikit banyak dipengaruhi oleh gaya hidup seperti kebiasaan merokok dan sebagainya.

 

  1. Berry, J. 2017. What is yellow nail syndrome? https://www.medicalnewstoday.com/articles/319054#causes (Diakses pada 13 Juli 2020)
  2. Higuera, V. 2017. Recognizing the Symptoms of Yellow Nail Syndrome. https://www.healthline.com/health/yellow-nail-syndrome#outlook (Diakses pada 13 Juli 2020)
  3. Watson, K. 2017. Yellow Nails. https://www.healthline.com/health/yellow-nails#prevention (Diakses pada 13 Juli 2020)


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi