Terbit: 22 February 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Jika kita cermati, sebelum menaiki pesawat terbang, kita seringkali disarankan untuk memakai sepatu atau alas kaki yang tertutup. Banyak pihak yang mengaitkan saran ini dengan kompresi atau tekanan udara di dalam pesawat. Linda Ferguson, seorang pramugari senior pun mengungkapkan alasan dibalik rekomendasi ini.

Ternyata Ini Alasan Mengapa Sebaiknya Kita Tidak Bertelanjang Kaki Saat Naik Pesawat

Menurut Ferguson, ada baiknya penumpang pesawat terbang selalu mengenakan sepatunya sepanjang waktu dan tidak melepasnya selama penerbangan. Yang menjadi masalah adalah, banyak penumpang yang melepas sepatunya agar lebih nyaman karena melihat lantai pesawat sepertinya cukup bersih dan mereka bisa dengan santai bertelanjang kaki dan berjalan menuju toilet. Padahal, dalam realitanya lantai pesawat sangatlah kotor dan penuh dengan kuman.

Tanpa kita sadari, lantai pesawat telah diinjak-injak oleh sangat banyak orang. Di setiap alas kaki yang dipakai untuk menginjak lantai pesawat tersebut, bisa jadi ada banyak sekali kotoran atau kuman yang terbawa dari tempat-tempat dimana alas kaki digunakan sebelumnya. Selain itu, karpet alas pesawat meskipun terlihat bersih bisa jadi penuh dengan sisa makanan atau minuman yang tumpah. Memang, saat pesawat mendarat, lantai ini dibersihkan sehingga tidak ada lagi nodanya. Namun, dalam realitanya lantai tetap dipenuhi dengan kuman.

Selain lantai pesawat, Ferguson juga menyarankan kita untuk selalu mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer setelah memakai sandaran tangan dan sebelum makan atau minum karena tempat ini juga pasti pernah dipegang oleh banyak orang dan kaya akan kuman penyebab penyakit.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita memakai sepatu saat naik pesawat. Jika kita memakai sandal, ada baiknya kita juga menyiapkan kaus kaki karena suhu udara di dalam kabin yang cenderung dingin dan membuat kaki tidak nyaman.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi