Terbit: 16 June 2020 | Diperbarui: 7 February 2022
Ditulis oleh: Devani Adinda Putri | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Posesif adalah sifat di mana seseorang bertindak seolah dia dapat mengendalikan hidup orang lain yang biasanya dilatarbelakangi alasan cinta atau perhatian. Ketahui ciri-ciri pasangan posesif dan cara menanganinya.

10 Ciri Pasangan Posesif dan Cara Menghilangkan Sifatnya

Apa Itu Posesif?

Arti posesif adalah sebuah sifat yang ditandai dengan keinginan untuk memiliki seseorang dari segala aspek. Seseorang yang posesif menuntut seluruh perhatian dan cinta tanpa batasan dari orang lain yang dianggap sebagai miliknya. Perilaku orang yang posesif juga termasuk ingin mengendalikan (controlling behaviour), mengetahui seluruh hal, terlalu protektif, dan cemburu berlebihan.

Ciri-Ciri Pasangan Posesif

Anda mungkin tidak menyadari bahwa seseorang atau pasangan Anda memiliki sifat posesif. Awalnya, perilaku mengendalikan pasangan tersebut dianggap sebagai bentuk dari perhatian, cinta, atau sesuatu yang manis namun semuanya akan berubah menjadi hubungan yang tidak sehat dari waktu ke waktu.

Ketahui ciri-ciri pasangan posesif berikut ini:

1. Mereka Tidak Menghargai Batasan Pribadi Anda

Ciri-ciri pasangan posesif yang pertama adalah mereka tidak menghargai atau tidak mau tahu bila Anda juga memiliki batasan pribadi. Mereka selalu ingin masuk ke ruang pribadi Anda, mengetahui semua rahasia, hingga mengendalikan pikiran Anda. Mereka akan bertingkah seolah tindakan tersebut adalah bagian dari cinta, namun itu berlebihan.

Orang yang posesif akan menuntut atensi, cinta, waktu, dan semua perhatian Anda untuk dirinya tanpa berpikir tentang batasan pribadi Anda. Mereka juga akan meminta Anda untuk menjadikan dirinya sebagai prioritas tanpa berpikir bahwa ada banyak pekerjaan lain yang harus Anda selesaikan.

2. Cemburu dan Paranoia Berlebihan

Rasa cemburu mungkin dianggap biasa dalam sebuah hubungan, namun rasa cemburu berlebihan dan tidak masuk akal bisa jadi ciri-ciri pasangan posesif, loh. Sebagai contoh, apabila pasangan Anda tidak mengizinkan Anda pergi dengan teman-teman lama Anda karena dia curiga Anda akan selingkuh.

Pacar posesif juga cenderung mengontrol dengan siapa saja Anda boleh dan tidak boleh bertemu. Bila boleh, pasangan Anda akan bertanya satu per satu orang yang akan Anda temui secara detail. Mereka juga akan penasaran dengan setiap lawan jenis yang bicara dengan Anda. Hal ini juga menunjukkan bahwa pasangan Anda tidak percaya pada Anda.

3. Mengendalikan Semua Aktivitas Anda

Pasangan posesif akan merasa tidak nyaman bila Anda tidak berada di sisinya atau ketika sebentar saja tidak mengetahui kabar Anda. Mereka ingin mengetahui dan bahkan mengendalikan semua aktivitas Anda. Mereka cenderung untuk mengontrol kemana saja Anda bisa pergi, jam berapa Anda harus pulang, dan dengan siapa Anda boleh berkomunikasi.

Bila Anda sedang berada di luar, pasangan Anda akan mengirim pesan atau menelepon Anda lebih sering untuk alasan yang tidak jelas. Setelahnya, pasangan Anda akan menuntut agar Anda menghabiskan waktu selama mungkin hanya dengan Anda.

4. Memiliki Ekspektasi Tak Realistis

Apabila pasangan Anda memiliki ekspektasi tak realistis tentang hubungan Anda, maka itu salah satu ciri-ciri pasangan posesif. Sebagai contoh, apabila Anda baru memulai hubungan namun pasangan Anda sudah membicarakan tentang pernikahan. Pasangan Anda juga mungkin sudah mulai menekan atau mengikat Anda dengan hubungan tersebut.

5. Manipulatif Secara Emosional atau Psikologis

Pasangan posesif adalah orang yang manipulatif secara emosional dan psikologis bagi Anda. Mereka akan membuat Anda merasa bersalah atau tidak percaya diri apabila Anda tidak menuruti apa yang dia inginkan.

Sifat posesif ini juga merupakan awal dari perilaku gaslighting, yaitu sikap manipulatif di mana korbannya akan merasa lemah, bersalah, hingga mempertanyakan kewarasannya sendiri bila tidak melakukan hal-hal sesuai dengan perintah orang tersebut.

 

6. Pasangan Anda Tidak Memiliki Hidup yang Seimbang

Umumnya, pacar posesif adalah mereka yang tidak memiliki hidup yang seimbang atau secara emosional belum dewasa. Mereka mungkin memiliki terlalu banyak waktu luang untuk mengirimi Anda pesan setiap detik dan akan marah bila Anda lama membalasnya.

Orang tersebut mungkin juga tidak memiliki kehidupan sosial atau pekerjaan yang baik hingga melimpahkan itu semua kepada Anda dengan sebutan atas nama cinta dan perhatian. Padahal, perilaku posesif ini mungkin sangat mengganggu keseimbangan hidup Anda.

7. Menjauhkan Anda dari Orang Lain

Pasangan posesif cenderung akan menjauhkan Anda dari orang-orang yang Anda sayangi. Mereka akan melarang Anda untuk bertemu teman-teman Anda, rekan kerja, kerabat, atau orang-orang dalam lingkup sosial Anda tanpa alasan yang jelas. Dalam perilaku yang lebih ekstrim, mereka mungkin akan membatasi komunikasi Anda dengan keluarga Anda.

8. Memata-Matai atau Mengintai Anda Setiap Saat

Ya, pasangan posesif akan berusaha masuk ke hidup kamu tanpa memerhatikan batas pribadi. Bila Anda tidak mengizinkannya, mereka akan mematai-matai atau mengintai (stalk) Anda setiap saat. Sebagai contoh, mereka mungkin akan memeriksa ponsel, media sosial, atau catatan pribadi Anda tanpa izin.

9. Selalu Ingin Bertemu dengan Anda

Pasangan posesif cenderung ingin bertemu setiap hari atau setiap saat. Orang tersebut tidak peduli bila Anda memiliki urusan lain yang lebih mendesak.

Umumnya, orang tersebut tidak memiliki kehidupan sosial jadi hanya ingin bergaul dengan Anda. Menghabiskan waktu bersama pasangan memang wajar, namun keduanya harus merasa nyaman.

10. Pasangan Anda Tidak Memiliki Support System Lain Selain Anda

Support system adalah sekelompok orang-orang yang Anda sayangi dan selalu mendukung Anda dalam situasi apapun. Pada pacar posesif, umumnya mereka tidak memiliki support system lain selain Anda sehingga dia bergantung sepenuhnya pada Anda. Kondisi ini membuatnya selalu ingin bersama Anda tanpa memikirkan tentang Anda.

Itulah beberapa ciri-ciri pasangan posesif yang mudah dikenali. Apabila Anda menemukan sifat tersebut pada pacar Anda, sebaiknya segera bicarakan karena akan menciptakan hubungan tidak sehat bila dibiarkan.

 

Cara Menghilangkan Sifat Posesif

Seseorang yang memiliki sifat posesif mungkin tidak menyadarinya. Pasalnya, ada banyak alasan yang tidak dapat dijelaskan kenapa seseorang dapat memiliki sifat tersebut.

Berikut ini beberapa cara menghilangkan sifat posesif:

  • Jangan Mengungkit Masa Lalu Pasangan: Semakin Anda mencari tahu masa lalu pasangan Anda, maka Anda akan semakin mengembangkan sifat posesif dan ketidakpercayaan.
  • Jangan Paranoid: Percaya pada pasangan Anda. Jangan khawatir atau paranoid berlebihan saat pasangan Anda pergi dengan orang lain.
  • Nikmati Hidup Anda: Memiliki pacar bukan berarti semua hidup Anda bergantung atau hanya tentang dia. Anda juga harus menikmati hidup dan mengembangkan diri.
  • Jangan Cemburu: Cemburu mungkin perasaan natural, namun Anda harus mengontrolnya. Bicara baik-baik dengan pasangan Anda daripada cemburu akan seseorang tanpa alasan yang jelas.
  • Kenali Pasangan Anda Lebih Dalam: Buat pasangan Anda nyaman sehingga komunikasi menjadi lancar. Hal ini akan membuat Anda semakin kenal dengan pasangan hingga tidak perlu mengontrol hidupnya.
  • Jangan Merubah Pasangan: Meminta pasangan Anda untuk berubah sesuai dengan keinginan Anda bukanlah jalan terbaik. Sebaiknya, belajar untuk saling mengerti dan tidak menuntutnya macam-macam.

Itulah arti posesif dan cara mengatasinya. Bila Anda memiliki pacar posesif, sebaiknya bicarakan baik-baik agar hubungan Anda tetap sehat dan langgeng.

 

  1. Bonior, Andrea Ph.D. 2015. 20 Signs Your Partner Is Controlling. https://www.psychologytoday.com/us/blog/friendship-20/201506/20-signs-your-partner-is-controlling. (Diakses pada 16 Juni 2020).
  2. Esperas Marie, Fae. 2018. 8 Tips on How to Stop Being Possessive in a Relationship. https://inspiringtips.com/tips-how-to-stop-being-possessive-relationship/. (Diakses pada 16 Juni 2020).
  3. Luna, Aletheia. 2020. 12 Signs You Have a Possessive Boyfriend, Girlfriend or Partner (and What to Do). https://lonerwolf.com/possessive-boyfriend-girlfriend-partner/. (Diakses pada 16 Juni 2020).
  4. Power of Positivity. 2020. 10 Signs of a Possessive Relationship. https://www.powerofpositivity.com/10-signs-partner-jealous/. (Diakses pada 16 Juni 2020).
  5. Steber, Carolyn. 2019. 7 Signs Your Partner Is Possessive — & What Experts Say To Do About It. https://www.bustle.com/p/7-signs-your-partner-is-possessive-what-experts-say-to-do-about-it-18846586. (Diakses pada 16 Juni 2020).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi