Terbit: 21 Maret 2020
Ditulis oleh: Rhandy Verizarie | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Arfen obat apa? Arfen adalah obat dengan kandungan bahan aktif ibuprofen yang fungsinya untuk mengatasi sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid, nyeri telinga, hingga sejumlah jenis nyeri ringan lainnya. Obat ini termasuk ke dalam jenis obat non-steroidal inflammatory drug (NSAID).

Arfen: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

Rangkuman Informasi Obat Arfen

 Nama obat  Arfen
 Diproduksi   oleh  Solas Langgeng
 Golongan   obat  Ibuprofen
 Kategori   obat  Obat resep
 Manfaat   obat
  • Mengatasi sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid, nyeri telinga
  • Mengatasi demam
 Sediaan   obat  Tablet

Cara Kerja Obat Arfen

Arfen adalah obat yang berfungsi untuk meredakan sakit kepala dan juga sejumlah nyeri ringan lainnya. Cara kerja dari obat Arfen bisa dilihat dari kandungan bahan aktifnya yakni ibuprofen. Ibuprofen memiliki mekanisme kerja yakni menghambat aktivitas enzim siklooksigenase (COX).

Enzim Siklooksigenase sendiri memiliki peran dalam memproduksi prostaglandin, yakni senyawa yang menghasilkan rasa nyeri dan juga peradangan (Inflamasi). Dengan adanya ‘kehadiran’ obat ini, produksi prostaglandin dapat diminimalisir yang mana hal ini berdampak pada menghilangnya rasa nyeri.

Indikasi Obat Arfen

Berikut ini adalah indikasi atau manfaat obat yang perlu Anda ketahui:

  • Meredakan sakit kepala
  • Meredakan sakit gigi
  • Meredakan nyeri saat haid
  • Meredakan nyeri pada telinga
  • Meredakan nyeri otot
  • Mengatasi demam ringan

Selain itu, obat ini juga bisa mengatasi sejumlah nyeri ringan lainnya semisal nyeri akibat cedera pada bagian tubuh tertentu. Pastikan Anda mengonsumsi obat Arfen sesuai dengan pemanfaatannya. Konsultasikan pada dokter terlebih dahulu apakah Anda bisa menggunakan obat ini atau tidak.

Kontraindikasi Obat Arfen

Akan tetapi, obat Arfen tidak disarankan—atau bahkan tidak diperkenankan sama sekali—untuk digunakan pada beberapa orang dengan kondisi tertentu. Pasalnya, efektivitas obat menjadi tidak optimal atau bahkan dapat menyebabkan komplikasi.

Berikut ini adalah sejumlah kondisi kesehatan yang dimaksud:

  • Hipersensitivitas terhadap kandungan obat yakni ibuprofen
  • Gangguan fungsi ginjal
  • Gangguan fungsi hati
  • Penyakit pernapasan (asma)
  • Penyakit tukak lambung
  • Penyakit usus
  • Sedang menderita demam berdarah
  • Riwayat operasi

Sampaikan pada dokter terlebih dahulu sebelum Anda menggunakan obat ini apabila memiliki salah satu dari kondisi-kondisi di atas. Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk mengonsumsi obat lainnya yang lebih aman dan sesuai.

Dosis Obat Arfen

Arfen adalah obat yang termasuk ke dalam kategori obat keras. Artinya, penggunaan obat ini tidak bisa sembarangan dan harus di bawah pengawasan dokter.

Dosis obat bisa berbeda-beda, tergantung dari jenis penyakit yang akan diatasi dengan obat ini. Berikut adalah contoh dosis obat yang perlu Anda ketahui.

  • Dewasa: 200 mg setiap 4 sampai 6 jam. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 400 mg setiap 4 sampai 6 jam (dosis maksimal 1200 mg/day)
  • Anak-anak (6-12 tahun): 10 mg/kg berat badan melalui intravena (IV) setiap 4 sampai 6 jam sekali
  • Anak-anak (12-17 tahun): 400 mg/kg berat badan melalui intravena (IV) setiap 4 sampai 6 jam sekali

Pastikan Anda menggunakan obat sesuai dengan dosisnya untuk menghindari gejala overdosis yang mengganggu tubuh.

Petunjuk Penggunaan Obat Arfen

Berikut adalah petunjuk penggunaan obat yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan obat ini:

  • Gunakan obat sesuai dengan dosis yang telah diresepkan oleh dokter
  • Minumlah obat secara teratur, yakni di rentang waktu yang sama setiap harinya. Contoh, setiap 8 jam sekali (untuk dosis 3 kali sehari). Tentukan jadwal minum obat dan lakukan setiap hari secara konsisten.
  • Apabila lupa minum obat pada jadwal yang sudah ditentukan, segera minum ketika ingat (berlaku jika jarak dengan jadwal minum obat selanjutnya masih jauh, misalnya 4 jam lagi). Hindari minum obat melampaui dosis sebagai pengganti jadwal yang terlewat
  • Imbangi konsumsi obat dengan minum air putih yang banyak

Petunjuk Penyimpanan Obat Arfen

Obat ini harus disimpan di tempat yang benar untuk agar kualitas obat tetap terjaga. Berikut adalah petunjuk penyimpanan obat yang benar:

  • Simpan obat di tempat bersuhu 15 – 30 derajat celcius
  • Hindari menyimpan obat di tempat lembap
  • Hindari menyimpan obat di tempat yang terpapar sinar matahari langsung
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Segera buang obat apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa

Efek Samping Obat Arfen

Penggunaan obat untuk mengatasi nyeri maupun demam mungkin akan menimbulkan gejala efek samping.

Berikut ini adalah beberapa contoh efek samping obat yang perlu Anda ketahui.

  • Mual
  • Muntah (terkadang disertai darah)
  • Gangguan pencernaan (diare)
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan pada organ hati (liver)
  • Ruam kulit
  • Kulit gatal
  • Pembengkakan pada tubuh
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Segera hentikan penggunaan obat apabila mengalami salah satu atau beberapa dari gejala di atas pasca mengonsumsinya. Bila perlu, kunjungi dokter agar bisa dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Interaksi Obat Arfen

Obat ini akan berinteraksi dengan sejumlah  jenis obat-obatan. Berikut adalah beberapa contoh obat-obatan yang dimaksud:

  • Acetaminophen
  • Naproxen
  • Aspirin
  • Loratadine
  • Duloxetine
  • Pregabalin
  • Meloxicam
  • Escitalopram
  • Albuterol
  • Alprazolam
  • Cetirizine
  • Sertraline
  • Tramadol

Sampaikan pada dokter sebelum Anda menggunakan obat apabila di saat bersamaan sedang mengonsumsi salah satu dari obat-obatan di atas.

Peringatan dan Perhatian Obat Arfen

Peringatan! Sebelum menggunakan obat, perhatikan juga hal-hal berikut ini:

  • Jangan mengonsumsi obat apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini
  • Jangan mengonsumsi obat apabila Anda memiliki ketergantungan terhadap alkohol
  • Obat masuk ke dalam kategori C untuk ibu hamil dan menyusui. Penggunaannya diperkenankan apabila manfaat yang diberikan lebih besar ketimbang risiko yang ditimbulkan
  • Hentikan penggunaan obat jika dirasa mengalami sejumlah efek samping seperti kepala pusing, gangguan pencernaan, dan gejala efek samping lainnya sebagaimana telah disebutkan di atas
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi obat, atau memiliki riwayat suatu penyakit

 

  1. Arfen. https://www.drugs.com/international/arfen.html (Diakses pada 21 Desember 2019)
  2. Ibuprofen. https://www.drugs.com/ibuprofen.html (Diakses pada 21 Desember 2019


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi