Terbit: 22 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Baru-baru ini ada sebuah tren kebugaran yang sedang hangat dibincangkan oleh netizen di jagad maya. Tren tersebut diberi nama Plogging, yaitu tren kebugaran yang ramah lingkungan. Mengapa dikatakan demikian? Karena tren Plogging mengajak semua orang untuk berolahraga sembari memunguti sampah-sampah yang berkeliaran di jalan.

Mengenal Plogging, Tren Kebugaran Sambil Buang Sampah

Photo Credit : pexels.com

Awalnya, tren ini sudah berjalan cukup lama di Swedia. Pemberian nama Plogging sendiri berasal dari kata plocka upp yang artinya mengambil. Maka tak heran, jika fokus utama dari tren ini adalah kesehatan tubuh yang didapatkan dengan berolahraga dan menjaga kebersihan lingkungan. Karena dianggap memiliki banyak manfaat, maka tren ini mulai diadopsi di beberapa negara, termasuk Indonesia.

Sebagai pembanding, mungkin Anda pernah mengingat ada sebuah komunitas di Bali yang beberapa waktu lalu meramaikan berita tentang olahraga sembari memunguti sampah yang berserakan di pinggiran pantai. Nah, tren Plogging hampir sama dengan hal tersebut, hanya saja tren Plogging tidak membatasi tempat. Sebab, berolahraga bisa di manapun, seperti di taman, lapangan, pantai, perkampungan, bukit, hingga pegunungan.

Selain itu, di Indonesia juga ada tren semacam ini yang telah berjalan cukup lama. Tren tersebut dilakukan oleh komunitas Workout Embassy yang bermarkas di Jakarta. Komunitas ini juga kerap melakukan olahraga sekaligus membersihkan sampah berserakan saat Car Free Day (CFD).

Dalam melakukan Plogging, Anda hanya perlu berbekal tas plastik berukuran besar. Jadi, saat sedang berlari dan menemukan ada sampah berserakan, misalnya botol, plastik, bungkus rokok, ataupun sampah kering lainnya, maka Anda bisa berhenti untuk mengambil sampah tersebut dan memasukkan ke dalam kantong plastik atau saku pakaian Anda.

Hebatnya, Plogging ini dikatakan sebagai sebuah gerakan kombinasi lengkap dalam berolahraga. Bisa dilihat sendiri, saat sedang mengambil sampah, pasti Anda akan jongkok dan sedikit membungkuk. Nah, hal tersebut dikenal dengan istilah kombinasi run-squat. Jika dilakukan secara rutin dan disiplin, maka tidak membutuhkan waktu lama untuk membakar kalori yang menumpuk pada tubuh Anda.

Bahkan, sampai ke tahap yang lebih ekstrem, ada beberapa orang yang sengaja menggendong tas plastik berukuran besar layaknya ingin hiking. Padahal, isi tas tersebut tidak lain dari sampah. Menerapkan tren Plogging sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh Anda dan kebersihan lingkungan. Ada nilai moral yang terkandung di dalamnya. Jadi, tren ini bisa dikatakan sebagai tren yang sangat fenomenal dengan mendatangkan berbagai manfaat.

Nah bagaimana, Anda ingin mencobanya?


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi