Terbit: 1 Februari 2018 | Diperbarui: 18 Februari 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Batuk pada dasarnya adalah cara tubuh mengeluarkan benda asing dari dalam tenggorokan seperti lendir, debu atau asap. Dalam beberapa kondisi, batuk merupakan hal yang normal dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun jangan remehkan jika Anda mengalami batuk berdarah. Hal ini bisa merupakan gejala penyakit yang serius.

Jangan Remehkan Batuk Darah!

Darah yang dikeluarkan dalam batuk pun bermacam-macam, bisa berwarna merah terang, namun bisa juga berbusa atau bahkan bercampur dengan lendir. Beberapa penyebab batuk darah antara lain:

Bronkitis
Bronkitis merupakan penyebab batuk darah yang paling sering. Bronkitis merupakan peradangan pada saluran pernapasan yang menyebabkan penumpukan dahak. Pada umumnya bronkitis disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri atau bisa juga dipicu oleh kebiasaan merokok dan lingkungan kerja yang tidak sehat.

Tuberkulosis atau TB
TB adalah infeksi paru-paru yang cukup serius dengan gejala umum berupa demam, keringat, batuk disertai dahak yang berwarna atau mengandung nanah dan rasa sesak di dada. Selain batuk darah, pasien TB biasanya akan mengalami demam dan berkeringat berlebihan.

Edema paru
Edema paru merupakan penumpukan cairan di sekitar paru-paru dengan gejala berupa dahak yang berwarna merah dan berbusa. Edema paru biasanya terjadi pada penderita edema paru yang juga memiliki masalah jantung.

Emboli paru
Emboli paru adalah terjadinya pembekuan darah pada pembuluh di paru-paru yang dapat menyebabkan sesak napas dan nyeri dada mendadak.

Kanker paru
Pada beberapa pasien dengan kanker paru, terutama stadium akhir kadang mengalami batuk darah serta sesak napas.

Melihat banyaknya gejala penyakit yang disebabkan oleh batuk darah, maka perlu rangkaian tes untuk menentukan pengobatan yang tepat. Beberapa tes yang biasa dilakukan antara lain dengan melakukan pemeriksaan sampel dahak, tes darah, foto rontgen pada dada, bronkoskopi, CT scan, dan pemeriksaan urine.

Sebaiknya jangan kondisi gejala batuk darah ini berlarut-larut agar tidak memperparah kondisi tubuh. Segera periksakan ke dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi