Terbit: 7 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Para pekerja kantoran atau mereka yang terlalu sibuk suka mencuri-curi kesempatan untuk makan. Misal saat dengan rapat atau sedang bertemu klien, makan diselip-selipkan karena terburu waktu. Selain itu, mereka yang punya banyak waktu luang juga tidak disarankan makan sambil mainan ponsel atau menonton TV.

Jangan Makan Sambil Multitasking, Bisa Bikin Gemuk

Aktivitas makan seperti contoh di atas mungkin terlihat biasa. Toh makan tetap di jamnya, bagaimana mungkin tidak dianjurkan dan bisa membuat seseorang jadi gemuk? Begini penjelasannya.

Multitasking membuat konsentrasi tubuh terpecah
Saat melakukan aktivitas yang banyak termasuk makan, konsentrasi dari tubuh akan terpecah. Misal saat Anda menyaksikan TV atau acara favorit. Makanan yang kita miliki akan masuk begitu saja ke mulut tanpa bisa kita kontrol. Konsentrasi yang Anda miliki hanya ada pada TV sementara konsentrasi makan akan terpecah.

Kalau konsentrasi makan terpecah, Anda tidak akan tahu kapan saja tubuh merasa kenyang secara fisik. Semua makanan akan masuk hingga akhirnya habis. Kalau kebiasaan ini terus dilanjutkan, bukan tidak mungkin, surplus kalori akan didapatkan tanpa disadari sebelumnya. Kalau tubuh mendapatkan surplus kalori setiap harinya, sisa kalori akan disimpan dalam bentuk lemak.

Mengatasi makan yang tidak sehat
Untuk mengetahui Anda benar-benar lapar atau tidak, coba minum air putih satu gelas sejam sebelum makan siang. Kalau masih lapar, tubuh benar-benar membutuhkan asupan nutrisi.

Anda bisa menyisihkan waktu selama 15-30 menit untuk makan dengan tenang tanpa ada gangguan sama sekali. Kalau di kantor banyak hal yang mengganggu, bisa keluar makan di warung atau membawa bekal untuk makan di taman atau tempat bersantai lainnya.

Mari lebih menjaga apa yang masuk ke mulut kita dengan lebih mengetahui kapan harus makan dan kapan harus berhenti makan.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi