Terbit: 15 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Sebuah penelitian yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal berjudul Cyberpsychology, Behavior, and Social Networking yang diterbitkan tahun 2015 lalu menghasilkan sebuah fakta mengejutkan yakni mereka yang menjalani kesedihan yang berat setelah putus cinta cenderung memiliki keinginan lebih besar untuk mencari tahu keseharian mantannya di media sosial.

Ini Penyebab Banyak Orang Suka Stalking Mantannya

Penelitian yang dilakukan dr. Jese Fox dan dr. Robert Tokunaga ini dilakukan untuk mencari tahu dampak dari hubungan antar manusia, khususnya hubungan percintaan.  Salah satu yang dipelajari adalah tekanan emosional setelah mengalami putus cinta.

Terdapat 431 peserta yang berasal dari Midwestern University, Amerika Serikat yang dilibatkan dalam penelitian ini. Mereka sempat mengalami putus cinta di tahun sebelumnya. Para peserta ini kemudian diminta untuk mengisi sebuah survey yang bisa mengukur berbagai faktor dalam hubungan percintaanya. Hasilnya adalah, mereka yang mengalami trauma atau kesedihan luar biasa setelah putus cenderung lebih sering untuk stalking mantan-nya di media sosial Facebook.

Pakar kesehatan Dr. Brenda Wiederhold dari Interactive Media Institute, San Diego, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa stress ternyata bisa memicu penggunaan internet yang tidak sehat, termasuk stress yang disebabkan oleh putus cinta. Selain itu, dalam sebuah penelitian yang hasilnya diterbitkan dalam Journal of Neurophysiology pada tahun 2010 lalu juga menyebutkan bahwa hubungan percintaan bisa menyebabkan kecanduan sehingga saat putus cinta, kita seperti kesulitan menghentikan kecanduan untuk bersama dengan pasangan yang sudah berpisah tersebut.

Dalam penelitian yang disebut terakhir, para partisipan yang terdiri dari 5 pria dan 10 wanita diminta untuk melihat foto mantan pasangannya. Hasilnya adalah, terjadi lonjakan hormon endorphin dalam otak meraka. Kondisi ini disebut sebagai exaholic yang bisa menyebabkan sensasi seperti kecanduan narkoba. Mereka yang mengalami kondisi exaholic ini seperti terjebak dalam obsesi kerinduan yang sulit untuk dihilangkan dan bisa menyebabkan penurunan produktifitas. Karena alasan inilah mereka bisa memiliki keinginan berlebih untuk stalking media sosial mantannya demi meredakan sedikit kecanduan tersebut.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi