Terbit: 3 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Sperma adalah sel kelamin pada pria yang keluar bersama dengan carian mani saat pria ejakulasi. Sperma akan berenang ke rahim untuk membuahi sel telur kalau pria melakukan ejakulasi di dalam vagina. Selanjutnya, banyak atau tidaknya sperma memengaruhi kemampuan pembuahan sehingga pria harus memiliki minimal 15 juta sel per mililiter air mani.

Selain fakta yang terlah disebutkan sebelumnya, Anda juga harus fakta dan mitos seputar sperma yang tersaji di bawah ini.

1. Sperma berguna untuk vitalitas
Beberapa lapisan masyarakat percaya kalau mengonsumsi sperma bisa menyebabkan vitalitas meningkat. Oleh karena itu, pria atau wanita banyak memakan sperma yang dihasilkan dengan harapan bisa lebih kuat dan tidak letoi saat berhubungan badan.

Sperma memang mengandung banyak nutrisi seperti protein dan glukosa yang membuatnya manis. Namun, belum ada penelitian yang membuktikan kemampuan dari sperma ini. Bahkan, mengonsumsi sperma bisa saja menimbulkan penyakit kalau sperma yang dihasilkan tidak sehat dan mengandung bakteri.

2. Rokok menurunkan jumlah sperma
Mekanisme rokok untuk menurunkan jumlah sperma masih belum diketahui dengan jelas. Namun, pria yang ingin mendapatkan momongan memang disarankan untuk berhenti merokok. Saat pria berhenti merokok, aliran darah dalam tubuh bisa berjalan dengan lancar sehingga testis mendapatkan suplai makanan yang banyak dan sperma yang dihasilkan jadi melimpah.

3. Sperma mudah mencapai rahim dengan lubrikan
Berhubungan seks dengan menggunakan lubrikan membuat sperma yang dihasilkan pria mudah menjangkau rahim dan membuahi sel telur. Pernyataan ini adalah mitos karena pada dasarnya sperma justru susah berenang saat lubrikan digunakan untuk membantu penetrasi.

4. Sperma bikin wanita awet muda
Sperma yang dihasilkan pria dianggap mampu membuat wanita jadi awet muda kalau dimanfaatkan sebagai masker. Fungsi dari sperma untuk masker adalah mitos. Seperti halnya poin nomor 2, penggunaan sperma untuk masker juga berisiko.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi