Terbit: 2 February 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Di Indonesia, kita tentu pernah mendengar istilah hidup habis di jalan. Biasanya, istilah ini kerap diucapkan oleh orang-orang yang menjadi komuter setiap hari dan melakukan perjalanan jauh menuju tempat kerjanya. Tak hanya terpapar polusi dalam jumlah yang banyak dan lelah menghadapi padatnya lalu lintas, pakar kesehatan menyebut habisnya waktu di perjalanan juga bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan psikis.

Dampak Kesehatan Hidup Habis di Perjalanan

Dalam penelitian yang dilakukan oleh media Time Out, 3 ribu warga London, Inggris, dimintai pendapatnya tentang fantasi kecil yang bisa membuat rasa bahagia. Tak disangka, jawaban dari kebanyakan responden adalah waktu perjalanan yang jauh lebih pendek sudah cukup untuk membuat mereka berbahagia.

Durasi perjalanan yang dianggap singkat adalah yang hanya membutuhkan 15 hingga 30 menit, termasuk saat melakukan perjalanan dengan transportasi umum. Sebagai informasi, rata-rata perjalanan yang dilakukan oleh warga London adalah 39 menit and hal ini dianggap masih terlalu lama.

Penelitian lain yang dilakukan oleh University of Waterloo menyebutkan bahwa ada kaitan langsung antara waktu perjalanan dengan kepuasan hidup yakni semakin lama hidup habis di perjalanan, maka semakin rendah pula kepuasan hidup seseorang. Hal ini disebabkan oleh tingkat stress yang lebih tinggi dan kecenderungan untuk terburu-buru. Hal yang sebaliknya dirasakan oleh mereka yang melakukan perjalanan dalam waktu yang lebih singkat.

Penelitian lain yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal berjudul American Journal of Preventive Medicine yang terbit tahun 2012 lalu menunjukkan bahwa durasi perjalanan yang lama bisa menurunkan kebugaran kardiorespirasi, meningkatkan berat badan dengan signifikan, dan menyebabkan masalah kesehatan metabolik lainnya. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan mereka yang menghabiskan waktu lama di perjalanan yang cenderung lebih jarang berolahraga.

Kalau anda sendiri, berapa lama waktu yang dihabiskan untuk mencapai tempat kerja?


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi