Terbit: 2 July 2019 | Diperbarui: 3 February 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Otak merupakan salah satu organ yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Otak mempunyai tugas untuk mengatur organ tubuh lainnya agar tetap berfungsi dengan baik. Lantas, bagaimana cara melatih otak agar tetap berfungsi dengan optimal?

11 Cara Melatih Otak agar Berfungsi dengan Optimal

Cara Melatih Otak Kanan dan Kiri

Sebelum menjelaskan mengenai cara melatih otak kanan dan kiri, perlu dipahami bahwa jika otak tidak berfungsi dengan baik, maka sejumlah organ di dalam tubuh juga tidak akan berfungsi dengan normal. Selain terkait dengan kondisi fisik, kondisi otak yang baik juga berpengaruh pada kesehatan mental.

Untuk membuat otak selalu sehat, karenanya Anda perlu melatihnya. Berikut adalah beberapa cara melatih otak agar dapat berfungsi dengan baik, di antaranya:

1. Waktu istirahat yang baik

Cara melatih otak yang pertama dan sering dilewatkan masyarakat perkotaan tidak memiliki waktu istirahat yang baik. Padahal, otak membutuhkan istirahat untuk menyimpan dan memproses ingatan serta hal-hal yang sudah dipelajari.

Kurangnya waktu istirahat bisa menurunkan fungsi otak untuk memproses informasi. Waktu ideal bagi tubuh untuk menyediakan energi bagi otak agar mampu konsentrasi penuh yaitu sekitar 7 jam.

2. Menggunakan permainan asah otak

Catur, teka-teki silang, sudoku atau puzzle adalah beberapa permainan yang bisa digunakan untuk olahraga otak. Melakukan beberapa permainan tersebut adalah cara melatih otak kiri yang umum digunakan.

Agar kemampuan otak meningkat, saat menjalankan beberapa permainan tersebut cobalah untuk meningkatkan kesulitan atau membuat strategi baru setiap harinya. Cara melatih otak kiri ini berguna agar otak Anda mengalami peningkatan dalam memecahkan masalah.

3. Olahraga dengan rutin

Cara melatih otak agar cepat tanggap juga bisa dilakukan hanya dengan olahraga secara rutin. Sejumlah studi menemukan bahwa mereka yang rutin melakukan olahraga memiliki daya ingat dan kemampuan konsentrasi yang baik, dibanding mereka yang jarang berolahraga.

Olahraga bisa merangsang perbaikan sel-sel saraf otak dan memperlancar aliran darah di otak.

4. Membaca

Selain bisa meningkatkan pengetahuan, membaca juga dapat digunakan sebagai cara melatih otak. Perbanyaklah membaca, bisa dari novel, koran, atau majalah. Jika Anda membaca tulisan yang baik, maka efek yang baik juga bisa memengaruhi kondisi otak.

Tidak seperti mendengarkan musik atau menonton, membaca akan memberi otak untuk lebih banyak waktu berpikir, membayangkan narasi, dan memproses informasi. Dengan membaca setiap hari, hal itu bisa memperlambat penurunan kognitif.

5. Menulis

Setelah membaca, cara melatih otak berikutnya yang bisa dilakukan adalah dengan menulis. Menulis membuat otak Anda untuk berpikir lebih banyak. Jika Anda masih bingung untuk menulis apa, coba menulis kegiatan sehari-hari atau yang terkait dengan hobi.

6. Bersosialisasi

Cara melatih otak yang paling mudah dilakukan adalah menjalin silaturahmi dengan semua orang. Sebagai mahluk sosial pada dasarnya setiap manusia pasti membutuhkan orang lain.

Bercengkrama dengan sahabat dan keluarga adalah salah satu cara melatih otak yang efektif. Dengan bersosialisasi, hal itu memungkinkan Anda terhindar dari stres dan depresi–dua kondisi yang menjadi penyebab turunnya daya ingat.

7. Mendengarkan musik

Cara melatih otak kanan bisa dilakukan dengan mengajarkan anak untuk memiliki sensitivitas terhadap seni. Salah satu caranya adalah cobalah untuk putar musik dipagi hari dengan tempo yang tenang. Cara melatih otak ini membuat anak akan lebih peka terhadap irama.

8. Melakukan aktivitas dengan tangan kiri

Selain bermain musik, cara melatih otak kanan lainnya adalah dengan membiasakan melakukan kegiatan dengan tangan kiri. Cobalah untuk melakukan beberapa aktivitas dengan tangan kiri seperti tanda tangan atau membuka gagang pintu. Cara melatih otak ini akan membuat otak kanan berfungsi dengan optimal.

Saat dewasa, otak yang lebih banyak digunakan adalah otak kiri karena pada masa ini otak akan banyak digunakan untuk berpikir secara logis. Guna meningkatkan kemampuan otak kanan, karenanya sebagai orang tua Anda harus sedini mungkin untuk melatih otak kanan anak.

9. Asupan bergizi

Salah satu organ tubuh yang membutuhkan energi paling banyak adalah otak. Sekitar 20% energi tubuh akan dihabiskan oleh otak untuk melakukan pekerjaan. Memenuhi kebutuhan karbohidrat dan glukosa akan menyediakan energi yang cukup bagi otak untuk melakukan fungsinya.

Sementara itu, kecerdasan otak juga bisa ditingkatkan dengan memakan makanan bergizi yang kaya akan omega-3 dari minyak ikan, protein dan vitamin B kompleks. Kandungan ini terbukti dapat merangsang otak untuk bekerja lebih baik.

Jenis vitamin B12 dan vitamin D dapat memengaruhi fungsi dan perkembangan saraf pusat. Kurangnya asupan dari dua vitamin ini bisa meningkatkan risiko untuk kehilangan ingatan dan penurunan kemampuan berpikir.

Asupan DHA atau omega-3 yang cukup dapat membantu memperlambat penurunan fungsi otak yang biasanya terjadi seiring bertambahnya usia. Kandungan ini dapat ditemui pada ikan, alpukat, sereal, beras merah, sayuran dan buah-buahan.

10. Mengendalikan stres

Saat Anda sedang stres hormon kortisol dalam tubuh akan meningkat. Kondisi ini disebabkan karena otak terus memproses pikiran yang menimbulkan kecemasan. Jika stres terjadi dalam jangka waktu yang lama, hal ini bisa menurunkan fungsi otak dan kesulitan dalam belajar.

Cara melatih otak agar berfungsi dengan baik ketika sedang stres bisa dilakukan dengan meditasi atau yoga. Meski kedua cara itu hanya menghilangkan stres untuk sementara, cara ini berguna agar kadar hormon kortisol tidak mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

11. Melakukan berbagai aktivitas baru

Melakukan banyak aktivitas baru akan membuat Anda terbuka terhadap pengalaman. Cara ini mengharuskan otak untuk terus aktif memproses informasi. Dampak lanjutannya, fungsi kognitif meningkat karena informasi baru akan meningkatkan struktur dan ukuran neuron serta koneksi antara neuron. Dengan begitu maka risiko Alzheimer bisa dicegah.

Nah, itulah beberapa cara melatih otak yang bisa Anda praktikkan. Selamat mencoba.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi