Terbit: 22 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Seorang ibu bernama Laura Handley berhasil menyelamatkan anaknya yang terkena kanker darah berkat sebuah artikel di mesin pencari Google. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Berkat Artikel di Google, Wanita Ini Berhasil Menyelamatkan Nyawa Anaknya

Photo Source: New York Post

Putri Laura, Tazmin, kerap mengeluarkan keringat di malam hari. Sang anak juga kerap mengalami nyeri otot. Hanya saja, Laura menganggapnya sebagai hal yang tidak perlu dikhawatirkan. Bahkan, saat di kakinya mulai muncul bercak kecil dan tanda kemerahan, Ia masih menganggapnya sebagai hal sepele.

Pada suatu hari, Laura sedang asyik membaca-baca artikel di laman pencari Google. Ia kemudian menemukan sebuah artikel yang menceritakan kisah seorang remaja bernama James O’Mara yang meninggal akibat kanker darah. Laura kemudian penasaran dengan gejala-gejala dari kanker yang mematikan ini. Saat membaca gejala-gejala inilah Ia kemudian curiga jika Tazmin juga mengalami masalah kesehatan yang sama. Pada 6 Juli 2017, Tazmin kemudian diperiksakan kondisinya ke dokter.

Saat itulah dokter mendiagnosis Tazmin dengan masalah myelodysplasia, kelainan pada sumsum tulang yang bisa saja berkembang menjadi leukemia. Tiga belas hari kemudian, di tubuh Tazmin ditemukan 67 tanda leukemia dan sel darah putihnya hanya tinggal tersisa 24. Ternyata, ruam-ruam kemerahan di kulitnya adalah petechia yang menandakan pecahnya pembuluh darah kapiler. Tazmin pun segera dipindahkan ke Rumah Sakit Anak Birmingham untuk segera mendapatkan kemoterapi.

Sempat merasa hancur tatkala melihat putrinya kehilangan rambut dan berjuang melawan penyakit mematikan, Laura akhirnya mendapatkan kabar baik saat perayaan Hari Natal tahun 2017 lalu. Putrinya yang baru berusia dua tahun ini akhirnya diperbolehkan oleh pulang karena sudah sembuh dari penyakitnya.

Laura mengaku sangat terbantu dengan artikel yang Ia baca sebelumnya. Tanpa artikel tersebut, bisa saja Tazmin telat diperiksakan ke dokter dan ada kemungkinan tidak akan selamat dari kanker darah.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi