Terbit: 16 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.ComРCukup banyak orang yang suka mengkonsumsi daging bebek karena rasanya yang sangat lezat. Tak hanya itu, terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa daging bebek kaya akan kandungan protein, fosfor, niacin, zat besi, riboflavin, zink, vitamin B6, vitamin B 12, asam folat, magnesium, serta tiamin. Hanya saja, dibalik berbagai kandungan menyehatkan tersebut, ada baiknya kita tidak sering-sering mengkonsumsi daging bebek karena bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti sebagai berikut.

Berbahayakah Hobi Makan Daging Bebek?

Menyebabkan obesitas
Pakar gizi dr. Inge Permadhi, MS, SpGk menyebutkan bahwa kandungan lemak hewani di dalam daging bebek cukup tinggi. Jika kita tidak mengimbangi kebiasaan mengkonsumsi daging bebek dengan asupan sehat lain atau berolahraga, maka kita pun akan mengalami kenaikan berat badan dan lebih berisiko terkena obesitas.

Meningkatkan risiko kolesterol tinggi
Kandungan lemak hewani yang tinggi di dalam daging bebek jika terlalu sering dikonsumsi bisa memicu peningkatan kadar kolesterol di dalam tubuh. Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika kolesterol tinggi bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius seperti tekanan darah tinggi, serangan jantung, atau stroke.

Menyebabkan diabetes
Tingginya kandungan lemak dan kolesterol di dalam daging bebek jika dikonsumsi dengan berlebihan ternyata bisa menyebabkan diabetes. Menurut dr. Inge, diabetes terjadi karena gaya hidup yang tidak sehat, termasuk mengkonsumsi makanan yang kaya lemak seperti daging bebek. Jika ditambah dengan malas mengkonsumsi makanan sehat dan jarang melakukan aktifitas fisik, maka risiko terkena diabetes juga akan meningkat.

Meningkatkan risiko terkena kanker
Tingginya kandungan lemak dan kolesterol di dalam daging bebek ternyata juga bisa memicu datangnya penyakit kanker. Dalam penelitian yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal berjudul Science, disebutkan bahwa konsumsi makanan kaya lemak dan kolesterol seperti daging bebek dengan frekuensi terlalu sering bisa meningkatkan risiko terkena kanker payudadara dan penyakit kronis lainnya.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita tidak terlalu sering mengkonsumsi daging bebek meskipun rasanya sangat enak.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi