Terbit: 29 January 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Setelah melakukan banyak pekerjaan, dikejar deadline, hingga posisi tidur yang tidak benar, bagian belakang kepala kerap sakit. Rasa sakit ini bervariasi mulai dari ringan hingga berat sehingga membuat beberapa orang harus minum obat anti nyeri agar bisa tidur.

Bagian Belakang Kepala Kerap Sakit? Ini Penyebabnya

Sebenarnya sakit kepala belakang itu karena apa? Apakah berbahaya kalau dibiarkan saja?

1. Tension type headache
Sakit kepala pertama adalah tension type headache yang disebabkan oleh stres dan dehidrasi. Sakit kepala ini umum terjadi pada orang dewasa karena beban pekerjaan dan kehidupannya.

Sakit kepala ini muncul pada bagian kepala sehingga leher kadang susah digerakkan. Untuk menyembuhkan sakit kepala ini, penderita disarankan untuk minum banyak air, beristirahat, dan minum obat pereda nyeri sesuai anjuran dokter.

2. Giant cellarteritis
Giant cellarteritis  adalah peradangan yang terjadi pada pembuluh darah khususnya di daerah oksipital bagian belakang kepala. Gangguan pembuluh darah ini akan menyerang sebagian besar pembuluh darah yang berada di kepala, mata, dan esktremitas. Kalau seseorang mengalami keadaan ini, bagian belakang kepalanya akan mengalami nyeri.

3. Spasm otot leher
Saat sedang berolahraga atau tidur dengan posisi yang salah, otot di sekitar leher akan mengalami gangguan seperti memar atau peradangan. Saat otot di area itu tidak bisa berfungsi dengan maksimal, rasa sakit akan muncul dengan intensitas ringan hingga tinggi.

Untuk meredakan rasa sakit pada otot ini, beberapa penderita mengoleskan salep yang mampu merekan nyeri dan memberikan efek hangat atau panas.

4. Pendarahan subarachnoid
Sakit kepala pada belakang kepala juga bisa terjadi karena pendarahan subarachnoid. Jika seseorang baru saja mengalami kecelakaan dan kepalanya membentur benda keras, pendarahan subarachnoid  atau pendarahan otak bisa saja terjadi. Keadaan ini akan memicu rasa sakit yang sangat besar sehingga beberapa orang tidak kuat dengan rasa sakit bisa mengalami pingsan atau tubuhnya lemas.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi