Terbit: 17 February 2022 | Diperbarui: 25 October 2022
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Proses pemulihan seseorang yang terkena tipes atau tifus bisa berbeda-beda tergantung tingkat keparahannya, ada yang berlangsung singkat (kurang dari 2 minggu) atau lama (hingga berbulan-bulan). Oleh karena itu, mengetahui ciri tipes mulai membaik adalah sesuatu yang penting.

Bagaimana Ciri Tipes Mulai Membaik? Ini Tanda-tandanya

Ciri-ciri Sakit Tipes Mulai Membaik

Sebelum menjelaskan mengenai ciri tipes sudah mulai sembuh, hal penting yang harus Anda tahu yaitu tifus adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi.

Banyak orang yang menderita tifus merasa lebih baik setelah memulai pengobatan antibiotik. Namun pada beberapa orang, tanda dan gejala dapat muncul kembali hingga dua minggu setelah demam mereda.

Lantas, bagaimana ciri tipes mulai membaik? Ciri-ciri tipes sembuh adalah:

  • Sembuh dari demam.
  • Sakit kepala hilang.
  • Terasa lebih bertenaga.
  • Tidak terasa nyeri otot.
  • Tidak mengeluarkan keringat berlebih.
  • Batuk kering hilang.
  • Nafsu makan meningkat.
  • Perut tidak terasa sakit.
  • Sembuh dari diare atau sembelit.
  • Ruam hilang.
  • Perut tidak terlihat membuncit.
  • Mual dan muntah tidak terjadi lagi

Sementara seseorang yang memiliki daya tahan tubuh lemah, gejala tifus dapat muncul kembali beberapa bulan atau beberapa tahun setelah infeksi awal. Dalam dunia medis kondisi ini dikenal dengan sebutan penyakit Brill-Zinsser.

Meskipun terdapat vaksin tifus atau vaksin tifoid yang bisa Anda gunakan untuk mencegah tipes, tidak ada vaksin yang 100 % efektif.

Bagaimana Seseorang Bisa Terkena Tipus?

Seseorang bisa terkena penyakit ini apabila mengonsumsi minuman atau makanan yang terkontaminasi bakteri Salmonella typhi. Perlu diketahui juga, bakteri dapat dapat bertahan selama berminggu-minggu dalam air atau limbah kering.

Sekitar 3 sampai 5 % penderita akut dapat menjadi pembawa bakteri. Sementara ada juga penderita yang memiliki gejala sangat ringan, orang-orang ini dapat menjadi pembawa bakteri jangka panjang dan bisa menjadi sumber wabah selama bertahun-tahun.

Selain itu, penyakit ini paling sering terjadi wilayah yang memiliki sanitasi buruk dan akses air bersih yang terbatas. Anak-anak adalah yang paling berisiko jika terkena tipes, hal ini karena sistem kekebalan tubuhnya belum berkembang dengan sempurna.

Meski begitu, seorang anak dengan kondisi ini cenderung memiliki gejala yang lebih ringan daripada orang dewasa.

Baca Juga: Tubex, Tes Darah yang Lebih Efektif Mendiagnosis Tipes?

Bagaimana Tipes Didiagnosis?

Setelah menelan makanan atau air yang terkontaminasi, bakteri Salmonella menyerang usus kecil dan memasuki aliran darah untuk sementara. Setelah itu, bakteri dibawa oleh sel darah putih di hati, limpa, dan sumsum tulang, di mana mereka berkembang biak dan masuk kembali ke aliran darah.

Saat itulah, seseorang dapat mengalami gejala seperti demam. Bakteri menyerang kandung empedu, sistem bilier, dan jaringan limfatik usus. Di sini, bakteri berkembang biak dalam jumlah yang tinggi.

Bakteri masuk ke saluran usus dan dapat diidentifikasi dalam sampel tinja. Jika hasil tes tidak jelas, sampel darah atau urine akan diambil untuk menentukan diagnosis.

Perawatan Tipes

Penyakit ini umumnya diobati dengan dengan antibiotik untuk membunuh bakteri Salmonella. Kematian akibat penyakit ini disebabkan karena infeksi yang berlebihan, pneumonia, pendarahan usus, atau perforasi usus.

Dengan antibiotik dan perawatan suportif, kematian akibat penyakit ini dapat diturunkan. Pengobatan yang tepat biasanya akan menunjukkan perbaikan dalam satu sampai dua hari dan pulih sepenuhnya dalam 7 sampai 10 hari.

Mereka yang menjadi sakit kronis (sekitar 3 sampai 5%) dapat diobati dengan antibiotik yang berkepanjangan. Sering kali, pengangkatan kantung empedu—tempat infeksi kronis—akan memberikan kesembuhan.

 

  1. Anonim. Typhoid fever. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/typhoid-fever/symptoms-causes/syc-20378661. (Diakses pada 17 Februari 2022).
  2. Anonim. 2021. Typhoid Fever. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/typhoid-fever. (Diakses pada 17 Februari 2022).
  3. Anonim. Typhoid fever. https://www.nhs.uk/conditions/typhoid-fever/. (Diakses pada 17 Februari 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi