Terbit: 4 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Salah satu tips paling ampuh untuk mengatasi gangguan insomnia atau susah tidur adalah dengan membaca buku. Dalam realitanya, kita memang mudah untuk mengantuk saat membacanya. Sebenarnya, apa sih penyebab dari munculnya sensasi rasa mengantuk ini meskipun kita sudah beristirahat dengan cukup sebelumnya?

Mengapa Saat Membaca Buku Kita Mudah Mengantuk?

Pakar kesehatan Raman Malhotra, MD dari Washington University Sleep Center menyebutkan bahwa aktivitas membaca buku sangatlah menenangkan. Kita bisa membuat pikiran dan tubuh rileks sehingga akhirnya menghilangkan berbagai beban pikiran. Hal ini berpengaruh besar bagi kemampuan tubuh untuk beristirahat dengan lebih baik.

“Bagi sebagian besar orang, membaca bisa meningkatkan mood untuk tidur dengan nyenyak. Pikiran kita akan beristirahat dengan baik sebelum kita benar-benar mematikan lampu sebelum tidur,” ucap Raman.

“Menciptakan rutinitas sebelum tidur yang dilakukan hampir setiap malam akan membantu kita memperbaiki pola tidur dengan lebih baik. Hal ini berperan besar dalam mengatasi insomnia sekaligus meningkatkan kualitas tidur. Meski kita hanya membaca sekitar 15-30 menit saja, berbagai hal yang membuat kita terlalu bersemangat, stres, atau beban pikiran lainnya bisa dihilangkan,” lanjutnya.

Membaca juga akan membuat mata kita lelah. Fokus pada kata-kata yang dibaca dan mencoba untuk memahaminya bisa membuat otak bekerja dengan keras. Ditambah dengan tubuh yang nyaman di atas kasur, maka kita pun akan bisa segera mengantuk dan terlelap.

Hanya saja, ada baiknya kita membaca buku konvensional, bukannya buku elektronik yang membuat kita harus membacanya lewat layar peralatan elektronik. Bukannya membuat kita menjadi mengantuk, paparan layar gadget justru akan membuat otak kesulitan memproduksi hormon yang membuat kita mengantuk. Selain itu, pastikan untuk membaca buku yang santai, bukannya buku yang horor atau penuh dengan cerita yang menegangkan karena hal ini justru membuat kita susah tidur.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi