Terbit: 27 August 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Morning wood adalah istilah untuk menggambarkan penis ereksi ketika bangun di pagi hari. Apakah ereksi yang terjadi di waktu pagi adalah sesuatu yang normal? Bagaimana jika seorang pria tidak mengalami morning wood? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Morning Wood pada Pria, Ketahui Fakta dan Penyebabnya

Apa Itu Morning Wood?

Seperti penjelasan sebelumnya, hal ini membuat istilah morning wood artinya penis yang ereksi di pagi hari. Dalam dunia medis, fenomena disebut nocturnal penile tumescence (NPT). Selain itu, kondisi ini ada juga dikenal dengan sebutan nocturnal erection.

NPT tidak terkait dengan gairah seksual atau terkait dengan mimpi berhubungan seks. Hal ini justru menjadi penanda sistem reproduksi pria berjalan normal. Ereksi di pagi hari secara teratur adalah tanda bahwa saraf dan suplai darah berfungsi baik.

Jika seorang pria tidak mengalami NPT secara teratur, hal ini dapat mengindikasikan masalah kesehatan, seperti disfungsi ereksi (DE), masalah dengan saraf, atau gangguan suplai darah ke organ reproduksi.

Ketidakseimbangan hormon, seperti penurunan testosteron, juga dapat memengaruhi seberapa sering seseorang mengalami NPT. Kurangnya NPT teratur kadang-kadang dapat diakibatkan seseorang tidak mendapatkan tidur yang berkualitas.

Seiring bertambahnya usia, seorang pria bisa mengalami morning wood lebih jarang.

Baca Juga: 11 Cara Menjaga Kesehatan Penis dan Manfaatnya (Mudah Dilakukan!)

Penyebab Morning Wood

Meski terdapat beberapa teori yang dapat membantu menjelaskan penyebab penis ereksi di waktu pagi, tetapi tidak satupun dari teori yang didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Beberapa teori tersebut, di antaranya:

  • Stimulasi Fisik

Meskipun mata tertutup, tubuh Anda masih sangat sadar akan apa yang terjadi di sekitar. Jika pasangan secara tidak sengaja menyentuh penis, ereksi bisa terjadi. Tubuh merasakan rangsangan dan meresponsnya dengan ereksi.

Ereksi yang disebabkan oleh NPT mungkin berbeda secara fisik dari ereksi yang disebabkan oleh gairah. Satu studi menemukan bahwa beberapa pria mengalami rasa sakit ketika mengalami NPT, tetapi tidak sakit saat mengalami ereksi yang khas.

  • Pergeseran Hormon

Tingkat testosteron berada pada titik tertinggi di pagi hari setelah Anda bangun. Peningkatan hormon ini saja mungkin cukup untuk menyebabkan ereksi, bahkan tanpa adanya rangsangan fisik.

Seiring bertambahnya usia pria, biasanya antara usia 40 sampai 50 tahun, kadar testosteron alami mulai turun. Saat tingkat ini menurun, frekuensi NPT juga dapat menurun.

  • Relaksasi Otak

Selama jam bangun, tubuh akan melepaskan hormon untuk menekan ereksi. Saat Anda tidur, tubuh melepaskan lebih sedikit hormon tersebut. Kombinasikan fakta ini adalah alasan Anda mungkin mengalami ereksi dalam tidur, sehingga NPT lebih mungkin terjadi.

Morning wood juga tidak selalu merupakan tanda rangsangan seksual. Dalam banyak kasus, NPT tidak disebabkan oleh mimpi atau pikiran yang bersifat seksual.

Seberapa Sering Morning Wood Harus Muncul?

Pada dasarnya, pria dari berbagai usia bisa mengalami NPT. Biasanya, orang dewasa yang lebih muda, yang memiliki kadar testosteron tertinggi, akan mengalami ereksi malam hari lebih sering. Pria dewasa muda mungkin mengalami ereksi setiap pagi dan beberapa kali pada malam hari.

Puncak kematangan seksual umumnya terjadi ketika pria berusia akhir belasan hingga akhir 30-an, dan ini mungkin terkait dengan kadar testosteron yang lebih tinggi. Morning wood artinya adalah sesuatu yang normal bagi orang-orang dalam rentang usia ini.

Saat seorang pria mendekati usia 40 hingga 50-an, frekuensi NPT mungkin lebih jarang. Hal ini terjadi karena kadar testosteron secara alami menurun. Namun, penurunan harus terjadi secara bertahap, tidak tiba-tiba.

Ketidakseimbangan hormon, terutama yang memengaruhi penis dan testis, dapat mengakibatkan sedikit atau tidak ada episode NPT. Inilah salah satu alasan mengapa ereksi teratur di pagi hari merupakan indikator penting kesehatan organ seksual pria.

Satu studi menemukan bahwa pria dengan hipogonadisme, yaitu kondisi yang mencegah organ seksual berfungsi penuh, mengalami peningkatan NPT setelah menerima terapi testosteron.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kualitas tidur seseorang dapat memengaruhi frekuensi NPT. Jika seseorang tidak mendapatkan tidur yang baik dan tidak memasuki fase tidur REM, seorang pria mungkin tidak mengalami ereksi malam hari.

Sebuah penelitian terhadap 61 pria dengan obstructive sleep apnea dan disfungsi ereksi, menemukan bahwa kualitas tidur yang lebih baik menghasilkan NPT yang lebih sering.

Apa Artinya Jika Anda Berhenti Mengalami Morning Wood?

Jika Anda berhenti mengalami NPT atau menyadari bahwa Anda tidak bangun dengan penis yang ereksi lagi, ini mungkin merupakan tanda awal dari masalah medis yang mendasarinya.

Kemungkinan besar, ini adalah tanda disfungsi ereksi fisik. Anda mungkin mengalami sesuatu yang terjadi di dalam tubuh yang mencegah suplai darah atau saraf yang cukup untuk fungsi ereksi yang tepat. Anda lebih mungkin mengalami disfungsi ereksi jika:

  • Kelebihan berat badan.
  • Memiliki tekanan darah tinggi.
  • Kadar kolesterol tinggi.
  • Menderita diabetes.
  • Mengalami depresi.

Cacat fisik tertentu juga dapat membuat disfungsi ereksi lebih mungkin terjadi.

Baca Juga: 9 Cara Mengatasi Disfungsi Ereksi dengan Efektif dan Aman

Kapan Waktu yang Tepat untuk ke Dokter?

Dikarenakan morning wood adalah indikator kualitas tidur dan kesehatan organ seksual, ada baiknya untuk memperhatikan seberapa sering hal ini muncul.

Jika NPT tiba-tiba berhenti atau terjadi lebih jarang, konsultasi dengan dokter diperlukan. Kondisi ini dapat mengindikasikan masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau diabetes, terutama pada pria yang lebih muda. Seorang dokter dapat membantu mengobati kondisi ini.

Obat-obatan tertentu seperti antidepresan, dapat mempersulit seseorang untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi. Beberapa obat yang juga dapat menyebabkan penurunan atau penghentian tiba-tiba NPT, antara lain:

  • Obat darah tinggi.
  • Pelemas otot.
  • Obat hormonal.
  • Obat kejang.
  • Histamine H2 antagonist.
  • Obat kemoterapi.
  • Obat untuk mengobati aritmia.
  • Diuretik.

Jika seseorang baru saja memulai pengobatan dan melihat perubahan frekuensi NPT, konsultasi dengan dokter diperlukan. Terkadang, dokter dapat meresepkan obat yang berbeda untuk membantu mengatasi efek samping ini. Selain itu, konsultasi dengan dokter diperlukan jika ereksi terasa menyakitkan.

 

  1. Berry, Jennifer. 2019. What is ‘morning wood,’ and why does it happen?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325305. (Diakses pada 27 Agustus 2021).
  2. Holland, Kimberly. 2018. Everything You Need To Know About Morning Wood. https://www.healthline.com/health/mens-health/morning-wood. (Diakses pada 27 Agustus 2021).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi