Terbit: 14 April 2018 | Diperbarui: 8 Juni 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Suplemen apa sih yang harusnya dikonsumsi para pria? Umumnya suplemen yang kerap dikonsumsi pria kerap berkaitan dengan pembentukan otot tubuh ya. Namun ternyata ada lo zat gizi yang sering tidak tercukupi kebutuhannya untuk pria. Apa sajakah itu?

Ini Dua Suplemen Yang Perlu Dikonsumsi Pria

Taylor Wolfram, dietitian dari Eatright.org menyebutkan bahwa secara umum kebutuhan pria lebih mudah dipenuhi dibandingkan dengan wanita, karena pria tidak mengalami fase menstruasi, hamil atau menyusui.

Penerapan diet yang seimbang dan bervariasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu tentu sudah bisa memenuhi kebutuhan asupan gizi para pria.

Namun bukan berarti pria tidak rentan mengalami kekurangan asupan gizi ya. Beberapa zat gizi yang perlu mendapatkan perhatian khusus untuk pria adalah:

1. Vitamin D

Sumber terbaik untuk vitamin D adalah paparan sinar matahari yang cukup. DI negara yang tidak terpapar sinar matahari sepanjang tahun hal ini tentu menjadi masalah. Namun bukan berarti di Indonesia kita bisa aman dari kekurangan vitamin D ya.

Salah satu alasan utamanya adalah padatnya aktivitas dalam ruangan yang bisa menyebabkan pria kekurangan vitamin D. Pria dewasa harus memenuhi 600 IU kebutuhan vitamin D hariannya. Pada kondisi kekurangan yang parah, suplementasi vitamin D diperlukan untuk tubuh. Seperti yang kita ketahui kekurangan vitamin D tentu akan memengaruhi pembentukan tulang hingga meningkatkan risiko osteoporosis.

2. Vitamin untuk mata

Risiko kekurangan zat dan vitamin penting untuk mata, misalnya karoten, lutein dan zeaxanthin, cukup besar terjadi pada pria. Asupan yang tercukupi dari ketiga zat tersebut diperlukan untuk mendukung fungsi vitamin A dalam kesehatan mata.

Suplementasi vitamin untuk mata dianjurkan, umumnya suplemen tersebut tersedia dalam satu sediaan khusus untuk mata.

Agar dosis yang kita konsumsi sesuai dengan kebutuhan tubuh serta kondisi kesehatan umum lainnya maka sebelum memutuskan menggunakan suplemen, jangan lupa untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau dietitian ya.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi