Terbit: 11 February 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Gigi berlubang adalah penyakit gigi yang paling banyak menyerang anak-anak. Salah satu kasus gigi berlubang yang paling sering terjadi adalah karies botol (nursing bottle carries), yang menyebabkan gigi bagian depan atas anak rata dengan gusi. Karies botol ini banyak terjadi sejak usia balita.

Kenali Tanda Karies Botol Pada Anak dan Cara Pencegahannya

Rata-rata kejadian karies botol ini disebabkan oleh kebiasaan kurangnya memperhatikan kebersihan gigi anak. Seringkali ibu memberikan susu botol pada anaknya hingga anak tertidur pulas. Selama anak mengisap botol susu, gigi depan atasnya akan terendam susu sehingga menyebabkan karies. Susu atau minuman manis lainnya merupakan lingkungan yang baik bagi perkembanga mikroorganisme penyebab karies.

Tanda-tanda karies botol ini biasanya sulit dideteksi. Munculnya tumpukan putih di sekitar gusi adalah tanda awal karies yang tidak disadari orang tua. Bakteri muncul pada plak gigi dan mengubah gula menjadi asal yang merusak mineral pada email gigi. Jika hal ini tidak ditanggulangi akan menyebabkan lubang pada gigi dan dapat meningkat menjadi pembusukan. Pembusukan dapat meluas dan ditandai dengan gigi yang berubah warna menjadi cokelat kehitaman.

Jika karies botol sudah terbilang parah, beberapa perawatan yang bisa dilakukan antara lain dengan melakukan perawatan saluran akar gigi dan dilanjutkan dengan pembuatan pasak gigi dari strip fiber, lalu dilakukan pembuatan mahkota gigi. Jika masih ada sisa mahkotanya, dapat dilakukan penambalan gigi dengan bahan tambal resin komposit atau dilakukan pembuatan mahkota.

Kehilangan gigi susu akibat karies dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan wajah, tulang rahang dan efisiensi pengunyahan. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah karies botol pada anak antara lain:
1. Melakukan perawatan gigi dan gusi sejak dini. Saat gigi anak belum tumbuh, bersihkan gusinya setelah makan atau minuman manis dengan kain kasa yang dibasahi air matang. Ketika gigi susu sudah muncul, biasakan menyikat gigi dengan sikat gigi yang lembut dan air yang matang.
2. Dampingi anak saat menyikat gigi sampai ia dapat menyikat gigi dengan baik seperti tidak menelan air kumur dan tidak menelan pasta giginya.
3. Biasakan hanya menaruh air susu ibu atau susu formula pada botol ank dan hindari meminumkan minuman manis lainnya seperti air gula atau jus buah dari botol susu.
4. Hindari kebiasaan anak minum susu selama tidur. Ajari anak untuk minum susu sebelum tidur dan dengan menggunakan gelas.
5. Ajari anak untuk membiasakan diri menyikat gigi sebelum tidur.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi