Terbit: 13 November 2020
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Jenis penyakit jantung berbagai macam, beberapa di antaranya dapat dicegah sementara yang lain tidak. Simak penjelasan selengkapnya mengenai macam-macam penyakit jantung.

12 Jenis Penyakit Jantung dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai

Mengenali Berbagai Jenis Penyakit Jantung

Pada dasarnya, penyakit jantung mengacu pada kondisi tidak normal yang memengaruhi jantung. Jenis penyakit yang berbeda dapat menyebabkan berbagai gejala yang berbeda pula. Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai beberapa jenis tersebut, antara lain:

1. Aritmia

Aritmia adalah kondisi irama jantung yang tidak normal. Gejala yang Anda alami tergantung pada jenis aritmia, detak jantung yang terlalu cepat atau terlalu lambat. Gejala aritmia yang umum, antara lain:

  • Pusing.
  • Jantung berdebar kencang.
  • Denyut nadi lambat.
  • Nyeri dada.
  • Pingsan.

2. Aterosklerosis

Pengerasan dan penyempitan pembuluh darah arteri akibat penumpukan plak pada dinding pembuluh darah bisa menyebabkan aterosklerosis. Jenis ini merupakan penyebab umum penyakit jantung koroner dan serangan jantung.

Selain nyeri dada dan sesak napas, gejala aterosklerosis lainnya:

  • Tungkai terasa dingin.
  • Mati rasa, terutama pada tungkai.
  • Muncul rasa nyeri yang tidak biasa atau tidak dapat dijelaskan.
  • Kaki dan lengan yang melemah.

3. Penyakit Jantung Bawaan

Jenis penyakit jantung ini adalah masalah yang berkembang saat janin tumbuh. Salah satu gejala yang umum adalah detak jantung yang tidak beraturan. Keadaan ini bisa terdeteksi selama pemeriksaan rutin kehamilan.

Bayi yang lahir dengan penyakit jantung bawaan umumnya mengalami sejumlah gejala seperti:

  • Kulit berwarna biru.
  • Pembengkakan pada area sekitar mata, perut atau tungkai.
  • Sesak napas atau kesulitan bernapas.
  • Tampak kelelahan, terutama ketika disusui.

4. Penyakit Arteri Koroner

Penyakit ini dipicu oleh plak yang menumpuk pada dinding pembuluh darah arteri yang memasok darah ke jantung atau bagian tubuh yang lain. Plak sendiri terbentuk dari kolesterol atau zat lain yang mengendap di arteri. Gejala dari penyakit arteri koroner adalah:

  • Nyeri dada.
  • Perasaan tertekan pada dada.
  • Sesak napas.
  • Mual.
  • Gangguan pencernaan.

5. Kardiomiopati

Kardiomiopati adalah penyakit yang menyebabkan otot jantung membesar, menjadi kaku, tebal, atau lemah. Jenis penyakit jantung ini membuat kemampuan jantung untuk memompa darah melemah. Gejala dari keadaan ini meliputi:

  • Mudah lelah.
  • Perut kembung.
  • Pembengkakan kaki.
  • Sesak napas.
  • Jantung berdebar atau denyut nadi cepat.

6. Endokarditis

Endokarditis adalah infeksi pada endokardium (lapisan bagian dalam jantung). Jika penyakit ini tidak tertangani dengan segera, hal itu dapat merusak katup jantung dan memicu komplikasi berbahaya. Gejala dapat bervariasi pada tiap penderita, beberapa gejala yang umum terjadi adalah:

  • Lemas.
  • Demam.
  • Sakit kepala.
  • Kulit memucat.
  • Nyeri otot dan sendi.
  • Nyeri dada terutama saat bernapas.
  • Sesak napas saat beraktivitas.
  • Pembengkakan pada tungkai atau perut.

7. Miokarditis

Miokarditis jenis penyakit jantung yang bisa terjadi pada segala usia. Keadaan ini disebabkan oleh peradangan yang terjadi pada otot jantung. Saat otot mengalami peradangan, maka fungsi jantung dalam memompa darah akan terganggu. Jika keadaan tergolong ringan, penyakit ini umumnya tidak menimbulkan gejala.

Berikut beberapa gejala yang umum terjadi, antara lain:

  • Sesak napas.
  • Nyeri dada.
  • Pembengkakan, biasanya terjadi pada tungkai.
  • Jantung berdebar.

8. Penyakit Katup Jantung

Penyakit ini terjadi akibat adanya kelainan atau gangguan pada salah satu atau lebih dari empat katup yang ada pada jantung. Gangguan ini membuat darah sulit mengalir ke pembuluh darah selanjutnya atau justru membuat darah berbalik.

Beberapa gejala yang harus Anda waspadai, antara lain:

  • Pusing.
  • Kelelahan.
  • Nyeri dada.
  • Sesak napas.
  • Gangguan irama jantung.
  • Pingsan.
  • Pembengkakan pada bagian kaki atau perut.
  • Pipi memerah, khususnya pada penderita stenosis katup mitral.
  • Batuk berdarah.

9. Henti Jantung Mendadak

Henti jantung mendadak atau sudden cardiac death adalah keadaan di mana jantung berhenti bekerja secara tiba-tiba. Keadaan yang diakibatkan karena gangguan listrik jantung ini mengakibatkan pompa jantung terhenti. Akibatnya aliran darah ke seluruh tubuh juga berhenti.

Henti jantung mendadak bukanlah serangan jantung (infark miokard) tetapi dapat terjadi selama serangan jantung. Dalam beberapa menit pertama, aliran darah ke otak akan berkurang secara drastis sehingga seseorang akan kehilangan kesadaran. Jika perawatan tidak segera dilakukan maka risiko kematian akan semakin besar.

10. Perikarditis

Perikarditis adalah peradangan pada salah satu lapisan perikardium. Perikardium adalah kantung jaringan tipis yang mengelilingi jantung. Lapisan ini memiliki fungsi untuk mencegah gesekan antara perikardium visceral dan perikardium parietal.

Gejala yang bisa terjadi saat mengalami penyakit ini adalah:

  • Nyeri dada. Nyeri sering kali tajam dan terletak di tengah dada. Rasa nyeri juga bisa menjalar ke leher dan bahu, dan kadang-kadang ke lengan dan punggung. Keadaan ini bisa menjadi lebih buruk saat berbaring, batuk, atau menelan.
  • Demam ringan.
  • Denyut jantung meningkat.

11. Sindrom Marfan

Sindrom Marfan adalah penyakit bawaan dari lahir yang memengaruhi jaringan ikat tubuh yang memberi kekuatan, dukungan, dan elastisitas pada tendon, tulang rawan, katup jantung, pembuluh darah, dan bagian penting lainnya dari tubuh.

Pada orang yang mengalami sindrom Marfan, jaringan ikat kekurangan kekuatan karena susunan kimianya yang berubah. Sindrom ini memengaruhi tulang, mata, kulit, paru-paru, sistem saraf,  jantung, dan pembuluh darah. Tanda dan gejala sindrom ini bisa berbeda dari satu orang ke orang lain.

12. Murmur Jantung

Murmur jantung adalah suara seperti berdesing atau berdesir yang dihasilkan oleh darah yang bergolak di dalam atau di dekat jantung. Keadaan ini dapat muncul saat lahir (bawaan) atau berkembang di kemudian hari.

Pada beberapa kasus, keadaan ini tidak memerlukan perawatan apa pun. Namun, murmur dapat dikaitkan dengan katup jantung yang rusak atau terlalu banyak bekerja. Beberapa orang terlahir dengan masalah katup jantung, sedang yang lain mendapatkannya sebagai bagian dari penuaan atau masalah jantung lainnya.

Nah, itulah berbagai jenis penyakit jantung yang perlu Anda waspadai.

 

  1. Anonim. Symptoms & Types. https://www.webmd.com/heart-disease/guide/heart-disease-symptoms-types. (Diakses pada 13 November 2020).
  2. Donovan, Robin. 2020. Everything You Need to Know About Heart Disease. https://www.healthline.com/health/heart-disease#heart-disease-symptoms-in-women. (Diakses pada 13 November 2020).
  3. Felman, Adam. 2020. Everything you need to know about heart disease. https://www.medicalnewstoday.com/articles/237191#symptoms. (Diakses pada 13 November 2020).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi