Terbit: 8 Juni 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Obat sakit gigi berlubang penting untuk diketahui karena keadaan ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada rongga mulut. Apa saja obat yang bisa digunakan untuk mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh gigi berlubang? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Berbagai Obat Sakit Gigi Berlubang yang Harus Anda Tahu

Mengenali Obat Sakit Gigi Berlubang

Salah satu komplikasi gigi yang paling sering dilaporkan dari gigi berlubang adalah munculnya rasa sakit. Oleh karena itu, manajemen nyeri merupakan tujuan dari dari perawatan. Berikut adalah berbagai obat yang bisa Anda gunakan, di antaranya:

1. Analgesik

Ini adalah obat yang paling umum digunakan untuk menghilangkan sakit gigi atau nyeri setelah perawatan gigi serta demam. Obat-obatan yang biasa digunakan adalah:

  • Ibuprofen, acetaminophen, dan aspirin.
  • Kortikosteroid seperti orabase-HCA, oracort, dan oralone adalah obat antiinflamasi yang digunakan untuk meredakan ketidaknyamanan dan kemerahan pada mulut.
  • Codeine atau hydrocodone dapat digunakan untuk mengatasi nyeri yang parah.

Penting untuk diketahui, ibuprofen terkadang menyebabkan xerostomia (mulut kering) yang dapat meningkatkan plak mulut dan karies gigi.

2. Anestetika

Anestesi topikal tersedia dalam bentuk salep, semprotan, atau cairan. Anestesi topikal digunakan untuk mencegah rasa sakit pada permukaan lapisan mulut. Jenis obat ini juga dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit akibat luka superfisial di mulut atau untuk mematikan rasa di suatu area sebelum diberikan suntikan anestesi lokal.

Sementara itu, anestesi topikal yang umum digunakan termasuk Anbesol dan Orajel. Sedangkan anestesi lokal yang umum adalah 2% lidocaine hydrochloride and 2% mepivacaine. Anestesi umum yang dihirup adalah antianxiety agents seperti nitrous oxide dan yang dapat digunakan bersama anestesi lokal.

Pada dasarnya, anestesi digunakan untuk menghilangkan rasa sakit sementara dan tidak boleh digunakan untuk jangka waktu yang lama.

3. Antibiotik

Antibiotik seperti penisilin dan amoxicillin digunakan untuk berbagai infeksi yang mungkin terjadi setelah prosedur gigi. Erythromycin biasanya diresepkan ketika pasien memiliki alergi terhadap penisilin atau amoxicillin.

Sementara itu, clindamycin sering digunakan dalam pengobatan infeksi serius yang disebabkan oleh bakteri anaerob dan tidak merespons penisilin atau erythromycin.

Chlorhexidine adalah antibiotik yang digunakan untuk mengontrol plak dan gingivitis di mulut. Sedangkan tetracyclines, seperti doxycycline digunakan untuk membantu mengobati penyakit periodontal.

Antibiotik dapat diberikan secara oral, intramuskular, atau intravena. Obat ini biasanya digunakan sebelum operasi gigi dan dilanjutkan tidak lebih dari beberapa dosis, misalnya, kurang dari satu hari atau lebih.

Penting untuk diketahui, chlorhexidine dapat menyebabkan pewarnaan pada gigi dan gigi palsu. Penggunaan tetracyclines selama fase perkembangan gigi menyebabkan perubahan warna permanen (kuning, abu-abu, coklat) pada gigi.

4. Antifungal

Obat ini digunakan untuk pengobatan kandidiasis di rongga mulut, termasuk sariawan dan denture stomatitis. Salah satu jenis obat yaitu nystatin yang tersedia dalam bentuk tablet hisap dan suspensi oral.

Saat mengambil suspensi oral, pasien diinstruksikan untuk mengambil setengah dosis di setiap sisi mulut, mempertahankannya sambil berkumur selama beberapa saat sebelum menelannya.

5. Obat Sakit Gigi berlubang Lainnya

Berikut adalah beberapa obat yang juga bisa digunakan untuk mengatasi gigi berlubang, di antaranya:

  • Fluoride. Mineral ini tersedia di sebagian besar pasta gigi yang dijual bebas dan dapat digunakan untuk mencegah kerusakan gigi.
  • Antiseptik. Zat ini tersedia sebagai obat kumur yang dijual bebas yang digunakan untuk mengurangi plak dan radang gusi serta membunuh kuman penyebab bau mulut.
  • Benzodiazepin. Contoh obat ini seperti diazepam, digunakan untuk mengelola gangguan kecemasan atau untuk menghilangkan gejala kecemasan jangka pendek. Obat ini bekerja dengan merelaksasi pasien selama prosedur gigi seperti gangguan sendi temporomandibular.

Baca Juga: 13 Penyebab Gigi Berlubang yang Sering Kali Tidak Disadari

Perawatan Rumahan untuk Mengatasi Gigi Berlubang

Setelah Anda mengetahui berbagai obat sakit gigi berlubang seperti di atas, terdapat beberapa pengobatan rumahan dapat memperkuat email gigi sehingga mencegah pembentukan lubang pada gigi. Beberapa perawatan tersebut, di antaranya:

1. Oil Pulling

Oil pulling adalah berkumur menggunakan satu sendok makan wijen atau minyak kelapa selama beberapa waktu kemudian mengeluarkannya. Sebuah studi mengungkapkan bahwa berkumur dengan minyak wijen dapat mengurangi jumlah plak dan dan bakteri pada tingkat yang sama seperti obat kumur

Plak yang berkurang dapat membantu remineralisasi email dan mencegah gigi berlubang. Meski begitu, studi lanjutan masih diperlukan untuk mengonfirmasi hal ini.

2. Lidah Buaya

Gel gigi lidah buaya dapat membantu melawan bakteri penyebab gigi berlubang. Efek antibakteri dari gel ini membunuh bakteri berbahaya di mulut. Meski begitu, klaim lidah buaya dapat membantu membantu remineralisasi email masih diperlukan penelitian lanjutan.

3. Menghindari Asam Fitat

Sebuah studi menghubungkan gigi berlubang dengan diet tinggi asam fitat. Namun, belum ada bukti terbaru untuk mendukung klaim ini.

Sebuah studi lainnya menemukan bahwa asam fitat memengaruhi penyerapan mineral dari makanan. Studi ini belum juga bisa dipastikan kebenarannya karena baru dilakukan pada ruang lingkup yang terbatas.

Asam fitat paling sering ditemukan dalam sereal dan kacang-kacangan, termasuk pada:

  • Jagung.
  • Gandum.
  • Nasi.
  • Gandum hitam.
  • Kacang haricot.
  • Kacang pinto.
  • Kidney bean atau kacang merah.
  • Kacang navy.
  • Kacang hitam.
  • Broad beans atau kacang fava.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah asam fitat mempengaruhi mineral dalam email gigi.

4. Vitamin D

Sebuah tinjauan menyimpulkan bahwa suplemen vitamin D membantu mengurangi kejadian gigi berlubang secara signifikan. Vitamin ini mungkin memiliki efek mineralisasi yang membantu memperkuat email gigi.

5. Hindari Makanan dan Minuman Manis

Konsumsi gula adalah salah satu penyebab utama gigi berlubang. Gula bercampur dengan bakteri di mulut dan membentuk asam yang bisa merusak email gigi. Agar gigi berlubang tidak terjadi, Anda dianjurkan untuk membatasi konsumsi makanan dan minuman manis.

6. Permen Karet Bebas Gula

Hasil studi menunjukkan bahwa mengunyah permen karet bebas gula setelah makan mengurangi tingkat bakteri yang merusak email. Memiliki lebih sedikit bakteri dapat menyebabkan enamel lebih kuat dan lebih siap untuk menahan pembusukan.

Kapan Waktu yang Tepat untuk ke Dokter Gigi?

Tidak semua gigi berlubang menyebabkan rasa sakit, namun tetap penting untuk mengunjungi dokter gigi secara teratur. Dokter gigi dapat mendeteksi gigi berlubang secara dini dan merekomendasikan tindakan pencegahan.

 

  1. Burgess, Lana. 2018. Natural ways to remove cavities at home. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321259#seeing-a-dentist. (Diakses pada 8 Juni 2021).
  2. Ogbru, Annette (Gbemudu). 2021. Dental Medications. https://www.rxlist.com/dental_medications/drug-class.htm. (Diakses pada 8 Juni 2021).


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi