Terbit: 21 February 2020 | Diperbarui: 23 June 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Jati Satriyo

Terkadang efek samping gigi palsu permanen cukup mengganggu saat mengunyah maupun saat berbicara. Gigi palsu adalah solusi untuk mengganti gigi yang tanggal atau ompong. Implan gigi merupakan salah satu pilihan pemasangan gigi palsu secara permanen atau bertahan lebih lama dari yang sementara. 

11 Efek Samping Pasang Gigi Palsu (Disertai Manfaatnya)

Efek Samping Gigi Palsu Permanen dan Sementara

Implan gigi adalah prosedur pembedahan untuk mengganti akar gigi yang rusak, cedera, atau penyakit periodontal. Implan sebagai pondasi kuat pada gigi palsu yang permanen atau bisa dilepas yang dibuat sesuai dengan gigi asli Anda. 

Seperti jenis operasi lainnya, implan gigi juga memiliki beberapa efek samping yang perlu Anda perhatikan. Sebelum memutuskan implan gigi, terlebih dahulu ketahui efek sampingnya untuk mempersiapkan kondisi yang mungkin terjadi.    

Berikut adalah beberapa efek samping pasang gigi palsu:

1. Selera Makan yang Berkurang

Meski jangka pendek, efek pasang gigi palsu mungkin akan mengalami penurunan sensasi rasa di mulut. Namun, ini berlangsung sementara dan akan kembali normal seperti biasa. Selain itu, berikut adalah efek penyebab penurunan sensasi rasa akibat pemasangan gigi palsu:

  • Terlalu sering menggunakan perekat gigi tiruan.
  • Sisa makanan sering tersangkut di gigi palsu dan menimbulkan rasa yang tidak nyaman.
  • Gigi tiruan bagian atas menutupi langit-langit mulut yang memiliki indera perasa.
  • Mulut sering bersentuhan dengan gigi palsu ketika mengunyah makanan, ini membuat Anda merasakan plastik dari gigi palsu.

2. Sulit Makan dan Mengunyah

Mengunyah makanan dengan gigi palsu baru membutuhkan kesabaran dan latihan. Berikut adalah beberapa masalah makan yang mungkin Anda alami ketika baru menggunakan gigi palsu:

  • Gigi palsu kemungkinan dapat copot saat mengunyah atau menggigit.
  • Luka atau lecet di mulut menimbulkan rasa sakit saat mengunyah makanan.
  • Penumpukan sisa makanan di area gigi palsu.
  • Kelebihan produksi air liur.

Jika mengalami beberapa efek samping gigi palsu permanen di atas, berikut adalah beberapa tips untuk makan ketika baru menggunakan gigi palsu:

  • Mengunyah makanan secara perlahan sebelum ditelan.
  • Mengunyah makanan secara merata di kedua sisi di belakang mulut.
  • Hindari mengunyah daging yang keras, Anda bisa mengganti dengan ikan atau ayam.
  • Menggunakan perekat gigi palsu.
  • Jangan menahan cairan di mulut untuk waktu yang lama karena dapat melonggarkan gigi palsu.
  • Hindari makanan yang lengket.

3. Kesulitan Berbicara

Mengalami masalah atau gangguan bicara setelah memasang gigi palsu adalah efek samping gigi palsu permanen yang umum, dan biasanya akan hilang seiring terbiasa dengan gigi palsu. Berikut adalah beberapa efek pasang gigi palsu:

  • Cadel

Gigi palsu merupakan benda asing yang mengambil ruang di mulut, yang menyebabkan produksi air liur lebih banyak. Inilah yang biasanya menyebabkan cadel ketika berbicara.

  • Berbicara seperti Berkumur

Gigi palsu mungkin akan banyak bergerak di mulut karena air liur berlebih. Akibatnya, ini yang mengakibatkan bicara seperti berkumur.

  • Bicara Menimbulkan Siulan

Bagian gigi depan dari gigi palsu cenderung diposisikan berbeda dari gigi asli. Ini mungkin perlu waktu bagi Anda untuk menemukan posisi baru dengan lidah ketika berbicara. Karena alasan inilah, memungkinkan munculnya suara siulan ketika berbicara.

  • Mulut Terasa Penuh

Ketika memakai gigi palsu pertama kali, mungkin Anda merasa mulut penuh ketika berbicara.

4. Pembengkakan

Gusi membengkak setelah operasi mulut adalah bagian dari pertahanan alami mulut. Dalam beberapa kasus, pipi atau sisi wajah mungkin juga tampak bengkak setelah operasi implan gigi. 

Biasanya, efek samping gigi palsu permanen akan hilang seiring waktu, tetapi pembengkakan bisa dikompres es yang dibungkus kain untuk membantu penyembuhan.

Sementara pembengkakan yang luas dianggap kondisi yang tidak mereda jika berlangsung  2 sampai 3 hari. Jadi, jika pembengkakan meningkat atau tidak mereda dalam 72 jam, ini kemungkinan merupakan tanda jaringan lunak yang melawan organisme asing atau infeksi.

5. Nyeri

Efek samping gigi palsu permanen akan terasa nyeri atau ketidaknyamanan. Kondisi ini normal, karena tulang rahang telah dipasang sekrup yang dibor ke dalamnya, dan ini menyebabkan rasa sakit dan kerusakan pada jaringan.

Setiap pasien memiliki ambang rasa sakit yang berbeda, oleh karena itu sulit untuk menentukan hanya pada efek samping dari implan gigi, apakah rasa sakit yang normal atau ada sesuatu yang salah.

Untuk mengantisipasi, pasien biasanya diresepkan obat penghilang rasa sakit. Tetapi jika rasa sakitnya tidak kunjung berkurang, mungkin itu tanda adanya masalah. Misalnya, implan gigi bisa saja dekat dengan saraf, area sensitif yang sebelumnya terinfeksi, atau karena alasan tertentu seperti area sensitif. Kondisi Ini biasanya terjadi pada implan di rahang atas.

6. Memar

Memar pada wajah sangat mungkin terjadi setelah pembedahan. Efek pasang gigi palsu tidak perlu dikhawatirkan, karena cukup normal. Bahkan, beberapa orang lebih mudah memar daripada yang lain, seperti pada orang berkulit putih dan berambut pirang. Untungnya, kondisi ini akan hilang dalam waktu beberapa hari.

7. Infeksi

Jika salah satu dari efek samping gigi palsu permanen di atas disertai dengan keluarnya nanah pada area pembedahan, itu adalah tanda infeksi. Terlepas dari prosedur pembedahan, kondisi mulut pasien mungkin kurang bersih sehingga terjadi infeksi ringan akibat bakteri yang hidup di dalam mulut.

Selain itu, infeksi juga ditandai kemerahan, nyeri pada jaringan gusi implan, dan pendarahan ketika menyikat gigi. Perokok, penderita diabetes dan mereka yang memiliki penyakit gusi lebih berisiko mengalami infeksi ini.

Jika nanah menumpuk dan tidak mereda dalam waktu 72 jam, segera periksakan ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Biasanya Anda akan diresepkan antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri.

8. Masalah Sinus

Khusus untuk implan yang dipasang pada rahang atas, masalah sinus dapat terjadi setelah operasi jika pasak implan menonjol ke dalam rongga sinus. Seperti yang dijelaskan oleh penelitian dimuat oleh Journal of Korean Association of Oral and Maxillofacial Surgeons, komplikasi ini dapat menyebabkan sakit kepala dan sakit di dalam tulang pipi.

9. Ketidaknyamanan

Seperti halnya operasi mulut lainnya, efek pasang gigi palsu cenderung menimbulkan ketidaknyamanan beberapa hari setelah perawatan. Nyeri biasanya tidak terlalu parah, karena dokter meresepkan obat penghilang rasa sakit untuk membantu mengatasi rasa ketidaknyamanan.

10. Pendarahan

Pendarahan biasanya tidak menjadi masalah setelah melakukan prosedur implan gigi, karena pendarahan yang keluar dari area implan adalah kondisi yang normal. Pendarahan ini biasanya berlangsung singkat dan seharusnya tidak lebih dari satu atau dua hari.

11. Cedera pada Gigi, Pembuluh Darah, dan Saraf

Efek pasang gigi palsu permanen berikutnya ditandai dengan rasa sakit, mati rasa, kesemutan pada gigi, gusi, bibir atau dagu. Kondisi ini terkadang bisa menjadi tanda bahwa saraf atau struktur di sekitarnya mungkin telah rusak selama operasi.

Manfaat Memasang Gigi Palsu

Terlepas dari efek samping gigi palsu permanen yang mengganggu aktivitas, namun ada banyak manfaat implan gigi, di antaranya:

1. Meningkatkan Penampilan

Implan gigi terlihat dan terasa seperti gigi alami, karena dirancang untuk menyatu dengan tulang rahang, sehingga akan bertahan lama atau permanen.

2. Meningkatkan Kepercayaan Diri dalam Berbicara

Ketika gigi palsu tidak pas, gigi bisa tergelincir ke dalam mulut yang menyebabkan gangguan ketika berbicara, seperti cadel atau bicara kurang jelas. nah, implan gigi memungkinkan Anda untuk berbicara tanpa khawatir gigi tergelincir.

Selain itu, implan gigi juga dapat memudahkan Anda untuk senyum dan membantu merasa lebih percaya diri di depan orang lain.

3. Meningkatkan Kenyamanan

Manfaat gigi palsu permanen atau Implan dapat menghilangkan ketidaknyamanan daripada menggunakan gigi palsu yang dapat dilepas. Implan gigi juga dapat menghilangkan ketidaknyamanan yang memalukan saat melepaskan gigi palsu, ketika harus menggunakan perekat gigi yang berantakan.

4. Makan Lebih Mudah

Gigi palsu tidak permanen yang tergeser dapat menyebabkan kesulitan untuk makan. Sementara Implan gigi berfungsi seperti gigi Anda sendiri, yang memungkinkan makan makanan menjadi nikmat, percaya diri, dan tidak menimbulkan rasa sakit.

5. Meningkatkan Kesehatan Mulut

Implan gigi tidak perlu mengurangi jumlah gigi yang berfungsi untuk menopang gigi palsu tidak permanen, sehingga gigi dibiarkan utuh dan meningkatkan kesehatan mulut jangka panjang. 

Implan juga dapat meningkatkan kebersihan mulut, karena lebih mudah untuk disikat setiap hari seperti gigi normal. 

6. Permanen

Manfaat implan gigi sangat tahan lama dan bertahan selama bertahun-tahun atau permanen. Jika melakukan perawatan gigi dengan baik, implan bisa bertahan seumur hidup.

 

  1. Anonim. 2019. Dental Implant Side-Effects and Complications. https://forest-ray.com/news/dental-implant-side-effects-and-complications.html. (Diakses 21 Februari 2020).
  2. Anonim. What Are The Possible Side Effects of Dental Implant Surgery?. https://www.harmonydentalcare.com/dental-implants/what-are-the-possible-side-effects-of-dental-implant-surgery/. (Diakses 21 Februari 2020).
  3. Anonim. Dental Implants. https://www.webmd.com/oral-health/guide/dental-implants#1. (Diakses 21 Februari 2020).
  4. Dumbrava, Vlad. 2017. 3 Unwanted Side Effects of Dentures and How To Fix Them. https://calgarydentureclinic.net/blog/3+Unwanted+Side+Effects+of+Dentures+and+How+To+Fix+Them+/142%20. (Diakses 21 Februari 2020).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi