Terbit: 15 March 2014 | Diperbarui: 9 September 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Gigi memang keras dan biasa digunakan untuk menggiling makanan di mulut, namun jangan salah, lapisan terluar gigi bisa menipis sehingga lapisan di bawahnya yang berisi pembuluh darah dan ujung saraf jadi terbuka. Apabila hal ini terjadi, timbullah rasa nyeri akibat gigi sensitif.

Cara Mendeteksi Gigi Sensitif

Gigi sensitif yang dibiarkan dapat menyebabkan peradangan jaringan pulpa, yaitu jaringan syaraf dan pembuluh darah di dalam gigi. Akibatnya akan menyebabkan rasa sakit yang berkepanjangan, bahkan bisa menyebabkan pada kematian gigi.

Cara mendeteksi gigi sensitif :

1. Cobalah kumur dengan air dingin
Pertama-tama cobalah rasakan, apakah ada rasa ngilu berdurasi pendek namun menusuk saat Anda berkumur dengan air dingin. Rasa ngilu ini cepat hilang dan berbeda dengan rasa ngilu yang konstan akibat gigi berlubang. Selain timbul ketika mengkonsumsi makanan dan minuman bersuhu dingin, rasa ngilu yang jadi pertanda utama gigi sensitif juga akan terasa ketika mengkonsumsi makanan dan minuman yang sifatnya panas, manis, asam.

2. Katupkan gigi dan hirup udara dengan mulut
Gigi sensitif cenderung lebih peka terhadap udara dingin, udara dingin yang masuk lewat sela-sela gigi akan menimbulkan rasa ngilu singkat pada penderita gigi sensitif. Rasa ngilu dapat dirasakan di beberapa gigi atau bahkan menyebar ke seluruh gigi, selain lebih sensitif terhadap udara dingin, penderita gigi sensitif juga seringkali merasakan ngilu ketika menyikat gigi atau membersihkan gigi dengan dental floss.

3. Perhatikan kebiasaan menyikat gigi
Apakah Anda memiliki kebiasaan menyikat gigi menggunakan sikat berbulu kasar dengan tekanan kuat dari kanan ke kiri? Anda yang sering melakukan kebiasaan seperti ini harus waspada pada kemungkinan terkikisnya lapisan luar gigi yang dapat menyebabkan gigi sensitif.

4. Ingat-ingat apakah Anda pernah melakukan proses pemutihan gigi
Pemutihan gigi memang sedang tren di kalangan masyarakat, tetapi apabila terlalu sering, bahan hydrogen peroxide dan carbamide hydroxide yang digunakan dalam proses pemutihan gigi akan berefek samping terkikisnya email gigi sehingga gigi menjadi lebih sensitif.

Gigi sensitif bukanlah suatu penyakit yang menyerang gigi, dan dapat diatasi dengan penanganan yang tepat. Untuk mengurangi sensitivitas gigi cobalah ubah kebiasaan menyikat gigi, sikatlah gigi dengan sikat bertekstur lembut, perlahan-lahan dengan gerakan memutar. Penderita gigi sensitif juga diharapkan mengurangi makanan dan minuman yang tinggi kadar acid karena dapat mengikis enamel gigi.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi